News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Ramuan Herbal di Rumah

Selain bahan herbal yang harus dipastikan segar dan tidak tercemar, alat membuat ramuan herbal guna menjaga kesehatan tubuh juga tak kalah penting
Minggu, 30 Oktober 2022 - 17:21 WIB
Ilustrasi herbal
Sumber :
  • (Pixabay)

Jakarta - Selain bahan herbal yang harus dipastikan segar dan tidak tercemar, alat untuk membuat ramuan herbal yang benar dan baik guna menjaga kesehatan tubuh juga tak kalah penting. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania.

Menurut Inggrid, walau terbuat dari bahan segar, tetap ada risiko jamu dapat tercemar. Oleh karena itu, upaya pertama untuk membuat jamu segar yang baik, dimulai dari memilih bahan baku yang bagus seperti rimpang, kulit batang, daun, bunga, biji dan buah. Tidak masalah apabila bahan didapatkan dari pasar, bukannya menanam sendiri. Namun sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Pada ramuan yang memanfaatkan rimpang-rimpangan seperti jahe, maka pastikan kulit rimpang tampak halus, tidak kisut, tidak mengkilat, tidak ada patahan, tidak bertunas, tidak rusak, penampang melintangnya cerah, tidak busuk dan tidak ada bagian lunak atau bonyok.

2. Memotong sedikit bagian rimpang dapat menjadi cara memastikan kondisinya bagus.

3. Untuk daun, pilih yang segar, tidak layu, sementara untuk bunga atau biji, buah-buahan carilah yang tidak kisut dan kulitnya tidak mengkilat.

4. Bahan-bahan yang sudah dipilih kemudian disortir kembali lalu dicuci dengan air mengalir dan tiriskan. Sumber air bisa dari sumur, PAM, atau air isi ulang asalkan tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau.

5. Untuk herbal-herbal yang tidak direbus atau mentah, pastikan air yang digunakan dalam kondisi matang.

6. Panci yang digunakan untuk merebus, misalnya terbuat dari stainless steel, panci kaca, gerabah atau tanah liat. Dia melarang penggunaan panci berbahan aluminium karena bisa berinteraksi dengan zat aktif di dalam herbal.

7. Wadah untuk menyimpan jamu sebaiknya dalam botol kaca atau botol plastik yang food grade. Botol kemasan air mineral tidak boleh dipakai karena ada risiko zat-zat karsinogenik keluar dari plastik dan bercampur dengan jamu. Selain itu, jagalah kebersihan saat menyiapkan dan lingkungan di sekitar.

Inggrid mengatakan dari sisi manfaat, jamu sudah terkonfirmasi secara empirik dan eksperensial. Tetapi dia mengaku, efeknya tidak secepat obat kimia konvensional.

"Jamu biasanya takarannya tidak berupa konsentrat, jadi kandungan senyawa walau banyak tetapi dalam volume yang sedikit. Tidak seperti obat konvensional yang satu zat aktif tetapi sebetulnya besar, berupa konsentrat," kata dia.

Ramuan herbal yang biasanya dibuat pada level rumah tangga merupakan jamu segar yakni baru dibuat, segar dari sisi bahan ramuan tumbuhan obat, segera dikonsumsi dan dibuat untuk satu hari konsumsi. Jamu gendong termasuk dalam jenis ini.

Tetapi, sebenarnya jamu segar dapat dibuat untuk tiga hari, asalkan disimpan dalam lemari es.

Selain jamu segar, ada juga dalam bentuk lain semisal jamu godogan yakni rebusan dari bahan-bahan herbal yang sudah dikeringkan. Jenis lainnya berupa seduhan, olesan, pil, tablet atau kapsul.

Jamu segar untuk yang dewasa dapat dicampur anggur jamu, kuning telur, madu ataupun produk jamu bungkusan asal tahu persis campuran yang dimasukkan sehingga tidak ada kandungan yang berlebihan.

Takaran

Inggrid mengatakan, untuk membuat ramuan herbal seseorang harus memiliki pengetahuan yang memadai mulai dari jamu yang akan dibuat hingga bahannya. Informasi dari Badan POM, Kementerian Kesehatan dan PDPOTJI dapat menjadi sumber referensi yang tepat.

Dari sisi takaran, herbal segar memiliki rentang keamanan yang luas, sama halnya saat mengonsumsi buah dan sayur. Saat jumlahnya berlebihan, maka dapat berefek samping semisal perut menjadi sakit dan diare.

Oleh karena itu, orang-orang disarankan menggunakan takaran misalnya dalam bentuk gram alih-alih sekadar menyebut semisal satu ruas jempol dan lainnya. Jahe contohnya. Bentuk jahe yang beragam terkadang menyulitkan orang menentukan ukuran satu ruas jempol.

“Kalau ukuran rumah tangga kadang-kadang masih boleh dengan takaran misalnya jempol. Tapi takaran jempol dari yang minum bukan dari yang bikin, menurut ilmu pengobatan tradisional,” kata Inggrid.

Namun, takaran tak mesti presisi yang artinya sedikit lebih atau kurang tak akan mengurangi khasiat dan mempengaruhi keamanan. Misalnya dalam takaran tertulis 10 gram jahe, tetapi orang memasukkan 8-9 gram atau 11-12 gram, maka tidak menjadi masalah.

Masalah akan muncul bila takaran menjadi 100 gram untuk sekali minum pada beberapa orang yang sensitif pada kandungan shogaol dalam jahe. Efek yang dapat dirasakan seperti perut menjadi panas dan diare,

Sementara pada mereka yang tak memiliki sensitivitas terhadap shogaol atau kandungan di dalam jahe, maka konsumsi 100 gram jahe dikatakan aman.

Walau begitu, Inggrid mencatat, takaran pada bahan kering dan ekstrak harus presisi.

Dari sisi waktu minum, jamu segar dan jamu godogan umumnya disiapkan untuk 24 jam konsumsi. Orang-orang sebenarnya boleh menyiapkan untuk kebutuhhan tiga hari, dengan catatan botol yang digunakan sebagai wadah terbagi tiga. Selain itu, ramuan yang sudah disimpan dalam lemari es juga dapat dihangatkan saat akan diminum.

Inggrid lalu mengatakan, ramuan herbal dapat dikonsumsi setiap hari tanpa jeda mengingat pembuktian empirik menyatakan aman.

Dia menyarankan akan lebih ideal adanya variasi herbal yang dikonsumsi yang disesuaikan kebutuhan. Saat seseorang mengalami pegal misalnya, maka bisa meminum beras kencur selama tiga hari hingga sepekan, kemudian menggantinya dengan jamu puyang untuk mengatasi keluhan lain seperti nyeri otot.

Dalam kesempatan itu, Anggota PDPOTJI dr. Lonah, Sp.FK mengingatkan orang-orang mengetahui betul kandungan zat aktif dalam setiap tanaman yang akan digunakan sebagai ramuan. Dia mengatakan, kandungan zat aktif dalam tanaman berbeda-beda.

Pada tanaman mahkota dewa, misalnya. Bagian yang dijadikan obat yakni daging buahnya. Tetapi, apabila biji kulit ikut tercampur, maka bisa mengakibatkan keluhan atau manifestasi klinis seperti pusing, gangguan saluran cerna, mual dan muntah. (ant/mii)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari sebagai Penghormatan Terakhir

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari sebagai Penghormatan Terakhir

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta. Kabar duka ini langsung viral di medsos.
Kronologi Pria Gasak Rp75 Juta dari Brankas Masjid di Makassar, Nekat Mencuri Demi Narkoba hingga Judol

Kronologi Pria Gasak Rp75 Juta dari Brankas Masjid di Makassar, Nekat Mencuri Demi Narkoba hingga Judol

Polrestabes Makassar mengungkap kronologi aksi pria inisial AF (19) nekat mencuri brankas Masjid Al Markaz Al Islami berisi Rp75 juta untuk narkoba dan judol.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita bercadar berinisial I diamuk warga setelah aksi penculikan anak diketahui ibu korban di Kelurahan Mawang, Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Seorang pria kehilangan sepeda motornya saat apel ke rumah kekasihnya di kawasan Jelambar Utama 4, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (24/9/2026) malam.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 Sabtu 26 September setelah seluruh cabor menyelesaikan pertandingan pada hari Jumat kemarin.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT