News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deteksi Dini Kanker Kulit Dibalik Tahi Lalat

DInas Kesehatan Sulawesi Selatan memberikan pemeriksaan gratis bagi warga yang hendak memeriksakan tahi lalat yang tidak normal untuk mencegah timbulnya kanker
Kamis, 19 Januari 2023 - 19:23 WIB
Pemeriksaan dini penyakit kulit dibalik pertumbuhan tahi lalat yang tidak normal penting untuk mencegah kanker kulit
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, Sulawesi Selatan - Menyusul tingginya angka kanker kulit yang menempati urutan ketiga di Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Unit Pelayanan Kesehatan Kulit, Kelamin dan Kosmetik (UPK4) Dinas Kesehatan Sulsel melaksanakan pemeriksaan gratis Mulai dari 16 Januari hingga 13 Februari 2023, di UPK4 Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Jalan Veteran Utara. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kegiatan sosial pemeriksaan gratis selama satu bulan ini, dilakukan sebagai upaya deteksi kanker kulit pada pasien untuk dilakukan tindakan medis. Hal tersebut untuk mendeteksi di dini resiko kanker pada pasien," ujar Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rosmini Pandin, Kamis (19/1/2023).

 

Umumnya masyarakat tidak mengetahui jika benjolan atau tahi lalat yang berada di bagian tubuhnya bisa jadi adalah kanker atau tumor ganas. Sehingga perlu diidentifikasi lebih dini untuk dilakukan pencegahan dengan peralatan medis. 

 

“Layanan ini gratis, masyarakat silahkan datang sesuai jadwal yang ada. Untuk memeriksakan kulitnya, selanjutnya diidentifikasi apakah ada potensi bahaya kanker atau tumor untuk selanjutnya jika ditemukan ditindaki secara medis,” tambahnya.

 

Untuk diketahui, kegiatan pelayanan tersebut merupakan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Selatan dalam upaya menurunkan angka pasien kanker kulit. Berdasarkan data dari UPK4 Dinas Kesehatan Sulsel, catatan jumlah kunjungan pasien 22.000 pasien setiap tahun atau rata-rata 2.000 setiap bulan.

 

Rosmini Pandin, menyebut program ini untuk lebih memperkenalkan ke masyarakat terkait layanan yang terdapat di UPK4 Dinkes Sulsel, Sekaligus tentunya untuk peningkatan pelayanan yang dilakukan.

 

Sementara itu dr. Thomas Utomo, dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK) menjelaskan, terkait tahi lalat yang pada dasarnya tidak berbahaya tetapi dapat berubah sifat menjadi ganas dan menjadi kanker kulit. Sehingga penting dilakukan pemeriksaan, jika diketahui lebih dini maka penanganan cepat menjadi lebih baik.

 

“Jadi itu yang perlu diketahui oleh masyarakat umum pada lima tanda tadi. Diataranya kelihatan tambah besar dalam waktu cepat, warna berubah dan terdapat berbagai warna bukan cuma hitam. Maka silahkan periksakan ke dokter,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Dijelaskan ada 5 (lima) hal yang perlu diperhatikan dengan aturan ABCDE untuk menilai tahi lalat, yaitu Asymmetry jika bentuknya simetris berarti baik dan sebaliknya. Border, jika tepinya berbatas tegas, bagus dan rata berarti baik. Color, warna dari tahi lalat, jika banyak warna maka patut dicurigai. Diameter atau ukurannya jika lebih besar dari penghapus yang ada pada pensil (0,6 cm) bukan tanda yang baik. Dan  Elevation/enlargement atau evolusi perubahan bentuk yang sangat cepat maka patut dicurigai.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka! Eks Bintang Chelsea Oscar Terpaksa Gantung Sepatu Gegara Masalah Ini

Kabar Duka! Eks Bintang Chelsea Oscar Terpaksa Gantung Sepatu Gegara Masalah Ini

Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola. Mantan gelandang Chelsea dan timnas Brasil, Oscar, memutuskan untuk gantung sepatu setelah didiagnosis mengalami masalah pada jantungnya.
Tak Berdaya! Semen Padang Dibungkam Persib Bandung di Kandang Sendiri

Tak Berdaya! Semen Padang Dibungkam Persib Bandung di Kandang Sendiri

Semen Padang FC harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Persib Bandung pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026.
Pasca Gempa Magnitudo 7,6 di Ternate, BMKG Rekam 960 Aktivitas Gempa Susulan

Pasca Gempa Magnitudo 7,6 di Ternate, BMKG Rekam 960 Aktivitas Gempa Susulan

Aktivitas seismik di Barat Daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara masih berlangsung pascagempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi Kamis (2/4). 
Nasihat Tegas Dedi Mulyadi Usai Lihat Guru Bersihkan Ruang Kelas di SMAN 2 Subang: Jangan Takut Dibully Warga

Nasihat Tegas Dedi Mulyadi Usai Lihat Guru Bersihkan Ruang Kelas di SMAN 2 Subang: Jangan Takut Dibully Warga

Dedi Mulyadi heran lihat guru bersihkan kelas di SMAN 2 Subang. Ia beri nasihat tegas agar guru tak takut dibully warga dan dorong siswa lebih aktif lagi.
Rekam Dosen yang sedang di Toilet, Mahasiswa di Banten Dipolisikan

Rekam Dosen yang sedang di Toilet, Mahasiswa di Banten Dipolisikan

Polda Banten menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh seorang dosen oleh mahasiswanya di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, wilayah Banten.
Tak Hanya Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Bantu Sopir Truk Asal Jawa Tengah hingga Jutaan Rupiah di Pintu Tol Subang

Tak Hanya Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Bantu Sopir Truk Asal Jawa Tengah hingga Jutaan Rupiah di Pintu Tol Subang

Tak hanya warga Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi beri bantuan ke sopir truk asal Wonogiri Jawa Tengah hingga jutaan rupiah saat bertemu di jalan tol Subang.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Daftar Pemain FA Grade A Liga Voli Korea 2026-2027: Ada Yeum Hye-seon Hingga Park Jeong-ah

Daftar Pemain FA Grade A Liga Voli Korea 2026-2027: Ada Yeum Hye-seon Hingga Park Jeong-ah

Berikut daftar pemain free agent (FA) atau agen bebas yang berstatus Grade A untuk Liga Voli Korea musim 2026-2027. Salah satunya ada nama Yeum Hye-seon yang merupakan sahabat Megawati Hangestri di Red Sparks.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT