News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahaya Kekurangan Gizi Picu Turunnya Tingkat Kecerdasan

Kekurangan gizi dapat menjadi pertanda atau penyebab awal anak mengalami stunting hingga menurunnya tingkat kecerdasan,
Selasa, 24 Januari 2023 - 18:28 WIB
Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Prof. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Ph.D, SpA(K) saat Diskusi daring dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Sumber :
  • (ANTARA/tangkapan layar)

Jakarta, tvOnenews.com - Kekurangan gizi dapat menjadi pertanda atau penyebab awal anak mengalami stunting hingga menurunnya tingkat kecerdasan, ungkap Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Prof. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Ph.D, SpA(K).

"Mulainya dari kekurangan gizi. Dari kekurangan gizi ini, mulanya yang akan terjadi, anaknya kenaikan berat badannya tidak cukup atau weight faltering. Kalau tidak segera cari penyebabnya, lama-lama dia akan mengalami under weight. Kalau sudah under weight, daya tahan tubuhnya bisa menurun, akhirnya terjadilah gizi buruk," ungkap Damayanti saat diskusi daring, Selasa.

"Nah ini mempengaruhi pembentukan hormon pertumbuhan. Sehingga ketika hormon pertumbuhan berkurang, maka pertumbuhan tinggi badan juga berhenti. Kalau tidak segera diatasi, sampailah ke titik stunting. Yang ditakutkan itu justru karena dia nggak cukup makanan, perkembangan otak juga akan terhambat. Ini menyebabkan dia mengalami kecerdasan yang menurun," tambahnya.

Lebih mendetil, Damayanti menjelaskan bahwa kekurangan gizi jangka panjang juga dapat menyebabkan oksidasi. Sehingga, anak pun dapat mengalami overweight dan kemudian dapat mengalami penyakit tidak menular. Hal inilah yang harus dicegah, sebab akan sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di masa depan.

"Karena kekurangan gizi jangka panjang juga bisa menyebabkan oksidasi. Jeleknya kalau ini sudah terjadi, mau dikasih makan yang normal pun lemaknya tetap ditahan. Sehingga berakhir dengan overweight, dan di kemudian hari bisa menjadi penyakit tidak menular. Dua masalah inilah yang menjadi masalah karena ini bisa mempengaruhi kualitas dari SDM kita," kata Damayanti.

Kenaikan berat badan yang tidak cukup atau weight faltering nyatanya dapat sangat berpengaruh terhadap IQ anak. Damayanti menjelaskan anak yang mengalami weight faltering selama dua bulan pertama, setelah berusia 8 tahun akan mengalami jumlah IQ yang berbeda 3 sampai 4 poin dengan anak yang tidak pernah mengalaminya.

"Ternyata seorang anak yang weight faltering pada dua bulan pertama kehidupan, terbukti setelah 8 tahun itu IQ-nya beda dengan anak yang tidak pernah weight faltering sebanyak 3 sampai 4 poin. Itu kalau segera diatasi ya," jelas Damayanti.

"Kalau tidak segera diatasi, maka akan terjadi gizi kurang, gizi buruk. Menurut penelitian, anak yang pernah mengalami gizi kurang, gizi buruk di usia 1 tahun pertama kehidupannya, 65 persen itu IQ-nya di bawah 90. Artinya dia hanya mampu sekolah sampai SMP," sambungnya.

Jika sampai terjadi stunting, Damayanti menyebutkan bahwa IQ anak dapat menurun hingga 15 sampai 20 poin. Kendati demikian, hal ini masih bisa diatasi dengan memberikan asupan makanan yang baik dan memberikan stimulasi yang tepat pada anak.

"Kalau jangka panjangnya sampai terjadi stunting, ternyata IQ-nya bisa turun sampai 15 hingga 20 poin. Masih bisa balik nggak? Masih ada harapan kalau kita berikan asupan makanan dan stimulasi," ujar Damayanti.

"Kalau dibilang 2 tahun sudah nggak bisa diapa-apakan lagi, itu salah ya. Ternyata kalau kita sedang memperbaiki sampai 2 tahun, kalau kita terus kontrol sampai usia 5 tahun, IQ-nya yang turun tidak terlalu banyak. Tetapi kalau sampai 9 tahun kita nggak kejar, maka ini cukup besar masalahnya yang berkurang. Artinya sampai usia 5 tahun kita masih bisa kejar, bahkan sampai 9 tahun," tambahnya.

Terakhir, Damayanti mengimbau apabila anak mengalami weight faltering, segeralah mencari dokter untuk mengetahui penyebab anak tidak mengalami kenaikan berat badan. Dengan demikian, maka stunting pun juga dapat dicegah.

"Begitu anaknya weight faltering, segera cari dokter untuk mencari kenapa anaknya berat badannya nggak naik. Menurut penelitian, weight faltering yang segera diatasi, maka kita akan mencegah stunting 34 persen di 12 bulan, 24 persen di 24 bulan," pungkasnya. (ant/mii)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT