Bonus Hari Raya Lebaran 2026 Cair! 50 Ribu Mitra Pengemudi Dapat BHR, Ini Aturan dan Cara Penilaiannya
- Antara
tvOnenews.com -Selain Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja formal, sektor ekonomi digital juga mulai menerapkan skema Bonus Hari Raya (BHR) bagi para mitra kerja, termasuk pengemudi transportasi berbasis aplikasi.Â
Kebijakan ini menjadi salah satu upaya untuk memberikan apresiasi atas kontribusi para pekerja yang selama ini mendukung layanan transportasi digital di berbagai kota.
Ketentuan BHR biasanya disesuaikan dengan karakter hubungan kemitraan dalam ekonomi digital.Â
Berbeda dengan THR yang bersifat wajib bagi pekerja dengan hubungan kerja formal, BHR diberikan berdasarkan sejumlah indikator seperti tingkat produktivitas, kualitas layanan, serta kepatuhan terhadap aturan perusahaan.Â
Menjelang Lebaran 2026, skema ini kembali menjadi sorotan karena semakin banyak perusahaan teknologi yang mulai menyalurkan bonus khusus bagi mitra mereka.
Melansir dari Antara, salah satu perusahaan transportasi daring yang menyalurkan bonus tersebut adalah Maxim.Â
Perusahaan ini menyalurkan Bonus Hari Raya kepada lebih dari 50 ribu mitra pengemudi yang tersebar di lebih dari 100 kota di Indonesia.
Apresiasi Pemerintah terhadap Program Bonus Hari Raya
Program penyaluran BHR tersebut mendapat perhatian dari pemerintah karena dinilai menjadi bentuk dukungan nyata bagi pekerja di sektor ekonomi digital.Â
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Indah Anggoro Putri, menilai langkah perusahaan tersebut sebagai bentuk kepedulian sektor swasta terhadap para mitra pengemudi.
Ia menjelaskan bahwa inisiatif pemberian bonus hari raya kepada mitra pengemudi menunjukkan perhatian yang baik dari sektor swasta terhadap pekerja yang memiliki peran penting dalam mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi.Â
Menurutnya, pemerintah berharap langkah seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pekerja di sektor ekonomi digital.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Chairul Saleh.Â
Ia menuturkan bahwa pemerintah saat ini sedang mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif sekaligus berkelanjutan.Â
Program bonus bagi mitra pengemudi diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara perusahaan dan para pengemudi.
Dukungan juga datang dari sektor transportasi. Direktur Angkutan Jalan di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Muiz Thohir, menilai perhatian perusahaan terhadap mitra pengemudi merupakan langkah positif.Â
Ia menegaskan bahwa upaya tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para mitra sekaligus menjaga keberlanjutan industri transportasi daring di Indonesia.
Jumlah Penerima BHR Meningkat Seiring Ekspansi Perusahaan
Peningkatan jumlah penerima Bonus Hari Raya tahun ini tidak lepas dari pertumbuhan perusahaan yang cukup pesat di berbagai wilayah Indonesia.Â
Dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan tersebut memperluas jaringan operasional dengan membuka banyak cabang baru.
Saat ini, jumlah cabang yang beroperasi telah mencapai lebih dari 350 di berbagai daerah di Indonesia. Ekspansi tersebut juga berdampak pada meningkatnya jumlah pengemudi aktif yang bergabung dalam platform layanan transportasi daring tersebut.
Development Director Maxim di Indonesia, Dirhamsyah, menjelaskan bahwa penyaluran Bonus Hari Raya merupakan bentuk penghargaan kepada para mitra pengemudi yang telah berkontribusi dalam perkembangan perusahaan selama ini.Â
Para pengemudi memiliki peran penting dalam perjalanan perusahaan di Indonesia.
Menurutnya, dukungan finansial tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus mempererat hubungan kemitraan yang telah terjalin selama ini.
Penilaian Bonus Berdasarkan Kinerja Pengemudi
Dalam proses penyalurannya, Bonus Hari Raya diberikan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator yang berkaitan dengan aktivitas para pengemudi dalam aplikasi.Â
Penilaian dilakukan secara individual agar proses distribusi bonus dapat berjalan secara objektif.
Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam pemberian BHR antara lain tingkat produktivitas pengemudi di aplikasi, kualitas pelayanan yang diberikan kepada pengguna, serta kepatuhan terhadap aturan perusahaan.Â
Dengan metode ini, setiap pengemudi mendapatkan penilaian berdasarkan kinerja masing-masing sehingga bonus yang diberikan dinilai lebih tepat sasaran.
Selain menyalurkan Bonus Hari Raya, perusahaan juga menjalankan berbagai program dukungan selama bulan Ramadan.Â
Salah satu program yang dihadirkan adalah kebijakan potongan aplikator sebesar nol persen bagi mitra pengemudi penyandang disabilitas.Â
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong kesempatan kerja yang lebih inklusif.
Tak hanya itu, perusahaan juga menyalurkan bantuan sembako serta hampers Lebaran kepada para mitra pengemudi di lebih dari 55 kota di Indonesia sepanjang bulan Ramadan.Â
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan dukungan kepada para mitra pengemudi sekaligus mempererat hubungan kemitraan menjelang perayaan Idul Fitri. (udn)
Â
Load more