GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Normal! One Way Tol Trans Jawa Resmi Dihentikan, Ini Penjelasannya

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara resmi menghentikan skema one way nasional yang sebelumnya diberlakukan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek. 
Rabu, 25 Maret 2026 - 22:19 WIB
Ilustrasi Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Normal! One Way Tol Trans Jawa Resmi Dihentikan, Ini Penjelasannya
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta mulai memasuki fase normal setelah beberapa hari sebelumnya dipadati kendaraan dari berbagai daerah di Pulau Jawa. 

Salah satu kebijakan utama yang sebelumnya diterapkan untuk mengurai kepadatan, yakni sistem one way nasional di ruas Tol Trans Jawa, kini resmi dihentikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan ini menjadi sinyal bahwa puncak arus balik telah terlewati dan kondisi lalu lintas berangsur stabil.

Penghentian skema satu arah tersebut dilakukan setelah evaluasi menunjukkan volume kendaraan yang melintas sudah menurun signifikan. 

Dengan berakhirnya kebijakan one way, arus lalu lintas kini kembali diberlakukan dua arah secara normal, meskipun petugas masih menyiapkan langkah antisipatif lain seperti contraflow di titik-titik tertentu untuk menjaga kelancaran perjalanan para pemudik.

Hal ini menjadi kabar baik bagi para pemudik yang masih dalam perjalanan kembali ke ibu kota.

Salah satu indikator penting dari meredanya arus balik adalah dihentikannya rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way nasional. 

Skema yang sebelumnya diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan kini resmi dicabut setelah puncak arus balik dinyatakan telah terlewati. 

Kebijakan ini tentu berdampak langsung pada kelancaran mobilitas kendaraan di jalur utama menuju Jakarta.

One Way Nasional Resmi Dihentikan

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara resmi menghentikan skema one way nasional yang sebelumnya diberlakukan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek

Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi lalu lintas terkini.

Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa volume kendaraan yang melintas sudah kembali normal.

"Pagi ini tadi kami melakukan analisa dan evaluasi traffic counting yang melintasi Gate Banyumanik dan Kalikangkung cukup landai, cukup normal," ujarnya kepada awak media di Karanganyar, Rabu (25/3).

Ia juga menambahkan bahwa proses normalisasi dilakukan secara bertahap, mulai dari KM 414 hingga akhirnya seluruh jalur kembali dibuka dua arah hingga KM 70. 

Dengan demikian, kendaraan kini dapat melintas secara normal baik dari arah Jakarta maupun sebaliknya.

Contraflow Masih Berlaku di Titik Tertentu

Meski skema one way nasional telah dihentikan, Korlantas masih menerapkan rekayasa lalu lintas lain berupa contraflow di beberapa titik. 

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap sisa kepadatan kendaraan yang masih terjadi di jalur tertentu.

Agus menjelaskan bahwa contraflow satu lajur masih diberlakukan di KM 70 hingga KM 55 ruas Tol Trans Jawa.

"Di KM 70 masih kami lakukan rekayasa lalu lintas dari KM 70 sampai 55, kami masih berlakukan contraflow lajur satu. Demikian juga yang dari Jawa Barat masih kita berlakukan dan kita buka tol fungsional Japek II Selatan dari Sadang, Deltamas hingga Setu dan nanti bisa masuk di JORR," tuturnya.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan yang masih mengalir menuju Jakarta, terutama dari wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Puncak Arus Balik Sudah Terlewati

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa puncak arus balik Lebaran 2026 telah terjadi pada Selasa (24/3) malam. 

Pernyataan tersebut disampaikan usai meninjau pusat kendali lalu lintas di kawasan Bekasi.

Berdasarkan data hingga Rabu siang, jumlah kendaraan yang telah masuk ke Jakarta mencapai sekitar 2.040.000 unit. Angka ini bahkan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Ini lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin, tahun kemarin 223.163 kendaraan. Namun Alhamdulillah kita melihat bahwa puncak arus balik kurang lebih sudah terjadi tadi malam, tinggal kita urai untuk yang lain," ujarnya.

Dengan kondisi lalu lintas yang mulai normal, diharapkan sisa arus balik dapat terurai dengan lebih lancar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, para pengendara tetap diimbau untuk berhati-hati, mengikuti arahan petugas, serta memantau informasi terkini sebelum melanjutkan perjalanan.

Normalisasi ini menjadi tanda bahwa fase terpadat arus balik Lebaran 2026 telah terlewati. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat pergerakan kendaraan masih cukup tinggi di beberapa titik jalur utama Trans Jawa. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Program Magister Teknik Lingkungan Angkatan 2024 Arief Wibisono dikabarkan hilang di Gunung Puntang.
Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Pengamat sepak bola Bung Binder memuji strategi efektif Persib Bandung asuhan Bojak Hodak saat menaklukkan Persija Jakarta di laga El Clasico, menilai permainan
ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

Institut Teknologi Bandung (ITB) buka suara soal hilangnya salah satu mahasiswa Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.
Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Suana syahdu sore di Embung Sigit, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah berubah menjadi mencekam, Minggu 10 Mei 2026.
Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Emil Audero menerima keuntungan di klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Di sisi lain, AC Milan berada dalam posisi terancam untuk tampil di Liga Champions musim depan.
Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pagi hari ini 11 Mei 2026 bergerak melemah 4 poin atau 0,02 persen.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT