Bikin Dompet Menjerit! Varian Murah Dihapus, Kia Sorento PHEV Kini Hanya Dijual Mulai Rp920 Juta
- REUTERS/Benoit Tessier
Jakarta, tvOnenews.com - Kia membuat perubahan pada jajaran Sorento plug-in hybrid (PHEV) untuk model tahun 2027. Varian termurah EX resmi dihentikan sehingga konsumen hanya memiliki satu pilihan.
Kini, Sorento PHEV hanya tersedia dalam varian X-Line SX-Prestige. Keputusan ini membuat harga awal SUV tersebut naik cukup signifikan dibandingkan model tahun sebelumnya.
Dilansir CarBuzz, Kia menetapkan harga dasar Sorento PHEV terbaru sebesar 53.890 dolar AS. Jika ditambah biaya pengiriman, harganya mencapai 55.385 dolar AS atau setara sekitar Rp920 juta.
Sebelumnya, varian EX ditawarkan mulai 48.290 dolar AS. Penghentian varian tersebut membuat harga awal Sorento PHEV naik 5.600 dolar AS dibandingkan pilihan termurah tahun lalu.
Meski demikian, konsumen yang sejak awal mengincar varian X-Line SX-Prestige tidak menghadapi kenaikan harga terlalu besar. Kia hanya menaikkan harga varian tersebut sebesar 400 dolar AS.
Kia juga menambahkan sejumlah fitur untuk meningkatkan kenyamanan pengemudi dan penumpang. Perlengkapan barunya mencakup aksen kayu pada interior, logo X-Line timbul di bagian belakang jok, serta head-up display (HUD).
Selain perubahan pada fitur, Sorento PHEV terbaru juga mencatatkan peningkatan efisiensi. Data EPA memperkirakan mobil ini mampu menempuh jarak 33 mil atau sekitar 53 kilometer hanya dengan tenaga baterai.
Angka tersebut meningkat tiga mil dibandingkan model sebelumnya. Konsumsi bahan bakar ketika hanya mengandalkan mesin bensin juga naik menjadi 36 mil per galon (mpg), dari sebelumnya 33 mpg.
Peningkatan itu membuat efisiensi gabungan Sorento PHEV mencapai 83 MPGe saat baterai terisi penuh. Sebagai perbandingan, model tahun lalu mencatatkan angka 74 MPGe.
Meski memiliki sejumlah keunggulan, Sorento PHEV kini menghadapi persaingan harga yang cukup ketat. Dua pesaing utamanya di pasar Amerika Serikat adalah Mitsubishi Outlander PHEV dan Mazda CX-90 PHEV.
Mitsubishi Outlander PHEV memiliki harga awal 43.245 dolar AS. Setelah ditambah biaya pengiriman, harganya menjadi 45.240 dolar AS, jauh di bawah Sorento PHEV terbaru.
Dari sisi performa, Outlander PHEV menghasilkan tenaga 297 daya kuda. Mobil ini juga menawarkan jarak tempuh listrik murni hingga 44 mil atau sekitar 71 kilometer.
Namun, efisiensi gabungan Outlander tercatat 73 MPGe saat baterai penuh. Konsumsi bahan bakarnya ketika hanya menggunakan mesin bensin juga berada di angka 27 mpg.
Sementara itu, Mazda CX-90 PHEV dibanderol mulai 50.695 dolar AS. Setelah biaya pengiriman, harganya mencapai 52.340 dolar AS, masih lebih rendah dibandingkan Sorento PHEV.
Mazda menawarkan tenaga 323 daya kuda, tertinggi di antara ketiga SUV tersebut. Namun, jarak tempuh listrik murninya hanya 27 mil atau sekitar 43 kilometer, dengan efisiensi gabungan 56 MPGe.
Keputusan Kia menghapus varian EX juga terjadi ketika sejumlah produsen mulai mengurangi pilihan kendaraan plug-in hybrid. Hyundai Tucson PHEV untuk pasar Amerika Serikat, misalnya, dikabarkan dihentikan akibat permintaan yang rendah.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa Kia ingin memusatkan penjualan Sorento PHEV pada varian yang lebih menguntungkan. Meski begitu, alasan khusus di balik penghentian varian EX belum dijelaskan secara terperinci dalam laporan tersebut.
Ke depan, Sorento PHEV berpotensi mendapat penerus dengan teknologi kendaraan listrik jarak jauh atau extended-range electric vehicle. Kemungkinan ini menarik perhatian karena Hyundai juga dikabarkan tengah menyiapkan teknologi serupa untuk Santa Fe.
Bagi konsumen, perubahan tersebut berarti pilihan Sorento PHEV dengan harga lebih terjangkau tidak lagi tersedia untuk model tahun 2027. Mereka kini perlu menyiapkan anggaran lebih besar jika ingin membawa pulang SUV plug-in hybrid andalan Kia tersebut.
(sub)
Load more