Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini
- Tangkapan layar instagram
Berbeda dengan Tesla, Alef menggunakan konsep Distributed Electric Propulsion (DEP), yakni sistem yang memanfaatkan sejumlah motor listrik untuk menghasilkan daya angkat.
Kendaraan Model A dirancang dengan badan yang membentuk sayap dan kabin yang dapat berputar, sehingga pendekatan penerbangannya tidak hanya mengandalkan semburan gas bertekanan.
Dalam konsep Alef, kendaraan dapat digunakan seperti mobil biasa untuk melaju dan parkir, kemudian beralih ke mode penerbangan ketika diperlukan. Karena itu, perusahaan memosisikan Model A sebagai kendaraan yang menggabungkan fungsi mobil jalan raya dengan kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal.
Pendekatan tersebut kerap dikaitkan dengan kategori *electric vertical take-off and landing* (eVTOL). Namun, Alef menekankan perbedaan konsepnya: kendaraan tidak hanya dirancang untuk terbang, tetapi juga untuk digunakan di jalan tanpa perlu mengangkut mobil terpisah sebagai bagian dari sistemnya.
Mobil Terbang Alef Masih Hadapi Tantangan Produksi dan Regulasi
Walaupun telah mencatat ribuan penerbangan uji dan mengantongi sertifikat kelaikudaraan eksperimental dari FAA, Alef masih harus melewati berbagai tahap sebelum mobil terbangnya dapat digunakan secara luas.
Pengembangan prototipe hanyalah satu bagian dari proses panjang yang juga mencakup pengujian keselamatan, sertifikasi lanjutan, kesiapan produksi, dan aturan operasional.
Kendaraan yang dapat terbang membutuhkan standar keselamatan berbeda dari mobil konvensional. Selain harus mampu dikendalikan di jalan, sistem penerbangan, pendaratan, dan pengoperasian di ruang udara juga harus memenuhi ketentuan yang berlaku.
Persyaratan tersebut menjadi tantangan bagi Alef maupun Tesla jika keduanya ingin membawa teknologi masing-masing ke pasar konsumen.
Tesla sendiri menargetkan produksi Roadster generasi terbaru mulai 2028. Namun, kemampuan yang ditampilkan dalam demonstrasi tidak serta-merta berarti seluruh fitur akan tersedia pada produk akhir atau kendaraan langsung memperoleh izin untuk digunakan di ruang publik.
Bagi Alef, kehadiran Tesla dapat menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap industri mobil terbang. Sementara bagi konsumen, persaingan kedua perusahaan menunjukkan bahwa teknologi kendaraan masa depan mulai bergerak dari konsep menuju pengujian yang lebih nyata.
Meski demikian, mobil yang bisa melayang dalam demonstrasi belum tentu siap menjadi sarana transportasi harian.
Load more