GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keren, Desa Nglanggeran di Gunungkidul Raih The Best Tourism Villages 2021

Desa wisata  Nglanggeran di Gunungkidul, berhasil meraih The Best Tourism Villages 2021 (UNWTO), pada gelaran adu keindahan desa-desa wisata Internasional.
Jumat, 3 Desember 2021 - 11:46 WIB
Desa wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Yogyakarta (Dokumentasi)
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul,DIY - Desa wisata  Nglanggeran, berhasil meraih The Best Tourism Villages 2021 (UNWTO), pada gelaran adu keindahan desa-desa wisata Internasional.

Desa Wisata Nglanggeran maju dalam kontes UNWTO, mewakili Indonesia bersama dua desa wisata yang lain, yaitu Desa Wisata Tetebatu di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Desa Wae Rebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Ketiga desa tersebut beradu keindahan dengan desa wisata lain dari berbagai desa di dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tentu bangga dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pengelola Desa Wisata Nglanggeran yang selalu konsisten mengembangkan Nglanggeran, dan sekarang menang di kontestasi Internasional," kata Harry Sukmono, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Jumat (3/12/2021).

Bukan perkara mudah untuk bisa maju dalam kontestasi ini. Bahkan beberapa desa di negara yang sudah cukup terkenal secara global, menjadi pesaing berat Indonesia.  

Desa-desa tersebut diantaranya adalah Kaunetral di Austria, Morella Spanyol, Gruyres Swiss, Caspala Argentina, Cumeada Portugal, Bkassine yang mewakili Lebanon, dan masih banyak lagi. Sementara desa wisata dari Asia adalah Vietnam, Filipina, Thailand, Malaysia, Kamboja, Jepang.

Prestasi ini, menurut Harry, tak lepas dari semangat dan inovasi yang dilakukan oleh anak-anak muda di Nglanggeran, dimana mereka mampu membentuk sebuah desa di gunung api purba menjadi desa wisata yang berkembang dengan cepat. 

"Melalui tangan dingin anak-anak muda lokal dalam mengelola Desa Wisata Nglanggeran patut mendapatkan apresiasi," lanjut Harry.

Diharapkan penghargaan ini mampu menginspirasi dan memicu desa-desa wisata yang lain di Gunungkidul, agar lebih bisa berkembang dalam menata potensinya masing-masing.

Selain itu, anak-anak muda di desa wisata yang lain, juga mampu berinovasi dan berkreasi memanfaatkan potensi alam yang ada, sehingga desa wisata akan semakin baik dalam pengelolaannya," lanjutnya.

"Tentunya ke depan bisa memberikan kontribusi lebih luas, khususnya secara ekonomi bagi masyarakat," imbuhnya.

Bermodal keindahan alam, potensi, dan kreatifitas mengolah potensi inilah yang membuat Nglanggeran berulangkali mampu berbicara di kancah dunia.

"Kami berharap, anak anak muda di desa wisata yang lain, mampu berinovasi dengan modal alam serta kreatifitas mereka, sehingga  pengelolaan desa wisata akan semakin baik," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desa Wisata Nglanggeran, berada di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, di Desa Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Gunungkidul.

Yang menjadi daya tarik terbesar dari desa wisata ini adalah Gunung Api Purba, kawasan ini merupakan salah satu Geopark yang diakui dunia, yaitu Geopark Gunung Sewu. Kawasan ini terletak di Zona pegunungan Batur Agung Utara wilayah Gunungkidul. (Lucas Didit/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Festival Bandeng kembali berlangsung di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sebagai momen peringatan perayaan Imlek pada tiap tahunnya.
Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Bersamaan dengan Indonesia, Malaysia telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 dalam pengumuman yang keluar Selasa (17/2/2026).
Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hasil pemantauan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di Palembang dilaporkan tidak terlihat karena posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Hal ini disampa
Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,
Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT