GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menengok Goa Landak di Semarang, Malah Ketemu Banyak Kera

Terletak di Semarang, Jawa Tengah, Goa Landak merupakan perpaduan bebatuan goa dengan hutan alami. Di sekitar goa sering muncul kawanan kera yang mencari makan.
Jumat, 21 Januari 2022 - 10:52 WIB
Kera yang berkeliaran di sekitar Goa Landak.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Jika anda jalan-jalan ke Kota Semarang, Jawa Tengah, jangan lupa mampir ke destinasi yang satu ini. Namanya Goa Landak, yang merupakan perpaduan bebatuan goa dengan hutan yang alami. Yang tambah menarik, di sekitar goa juga sering muncul kawanan kera yang sedang mencari makan.  

Meski namanya Goa Landak, namun sudah tak terlihat lagi ada hewan landak di situ. Justru yang banyak malah kawanan kera tadi. Goa ini berada di area wisata Goa Kreo. Jadi pintu masuknya juga sama, yaitu di Dusun Talunkacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kasno, salah satu petugas pengelola obyek wisata ini, nama Goa Landak diberikan karena dulu memang goa tersebut menjadi sarang landak. Tapi karena mungkin habitatnya berubah dan tidak cocok lagi, landak pun masuk ke hutan yang dirasa lebih aman.

"Jadi waktu dulu itu kan kata penduduk sini banyak landak di goa itu, tapi kemudian banyak orang yang datang untuk jalan-jalan dan melihat-lihat. Lama-lama ya landaknya mungkin merasa terusik, maka masuk lebih ke dalam hutan," kata Kasno.

Goa Landak lebih berupa cerukan selebar satu hingga dua meter dengan kedalaman duapuluh meteran. Seperti Goa Kreo di sebelahnya yang cukup dimasuki orang, maka Goa Landak juga begitu. Tapi harus rela membungkuk jika mau masuk untuk menuntaskan rasa penasaran. Dinding goa berupa batu padas, tanah liat dan batu kapur. 

"Saya sarankan membawa senter atau lampu led untuk penerangan. Karena suasananya sangat gelap," kata Kasno lagi.

Dari pintu goa, wisatawan bisa melihat perairan Waduk Jatibarang di seberang hutan. Cukup indah karena ada pendar-pendar cahaya yang memantul di permukaannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turun dari goa ada jalan setapak ke kiri yang sudah dibuat permanen. Menyusuri jalan tersebut, akan ketemu bukit kecil yang menjadi habitat kera.

Jangan panik, asal tidak mengganggu, kera tersebut tidak akan menyerang. Kera juga akan senang kalau wisatawan memberi makan berupa kacang atau buah-buahan. Tapi tetap harus jaga jarak. (Teguh Joko Sutrisno/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilang Kontak usai Kirim SOS, Ini Pesan Terakhir Aktivis hingga Jurnalis Republika dari Kapal

Hilang Kontak usai Kirim SOS, Ini Pesan Terakhir Aktivis hingga Jurnalis Republika dari Kapal

Pesan SOS aktivis dan jurnalis Republika viral usai kapal misi kemanusiaan Gaza diduga diintersep otoritas Israel di Siprus. Simak pernyataan selengkapnya!
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

PT Pertamina (Persero) bersama ASRI Energi Edukasi menggelar program edukasi transisi energi di SMAN 40 Jakarta pada Senin, 11 Mei 2026. 
Meski Dipanggil, Lamine Yamal Terancam Absen Bela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026

Meski Dipanggil, Lamine Yamal Terancam Absen Bela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026

Lamine Yamal terancam absen membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 nanti. Sang bintang Barcelona masih berada dalam kondisi penuh keraguan akibat cedera hamstring.
Nasib Penyanderaan ABK RI di Somalia, Kemlu RI: Kondisi Kru Sehat dan Gaji Mereka Tetap Dibayarkan

Nasib Penyanderaan ABK RI di Somalia, Kemlu RI: Kondisi Kru Sehat dan Gaji Mereka Tetap Dibayarkan

Pemerintah Indonesia terus berpacu membebaskan para anak buah kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pembajakan kapal MT Ander 25 di wilayah Somalia.
PRT Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Jakarta Selatan Ajukan Permohonan Perlindungan ke LPSK, Ngaku Alami Kekerasan Verbal-Fisik

PRT Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Jakarta Selatan Ajukan Permohonan Perlindungan ke LPSK, Ngaku Alami Kekerasan Verbal-Fisik

LPSK menerima pengajuan permohonan perlindungan dari seorang pegawai rumah tangga (PRT) dan saksi kasus dugaan penganiayaan di sebuah rumah wilayah Jakarta Selatan.
Cocok dengan Kode John Herdman, Gelandang Eropa yang Eligible Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia Ini Pernah Dapat Julukan Spesial

Cocok dengan Kode John Herdman, Gelandang Eropa yang Eligible Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia Ini Pernah Dapat Julukan Spesial

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai memberi sinyal pemain keturunan yang sedang dipantau untuk memperkuat Garuda. Salah satunya adalah Laurin Ulrich.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT