News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menikmati Keteduhan Cemara di Pantai Ngebum Kendal

Pantai Ngebum di Kendal, Jawa Tengah memiliki deretan panjang pohon cemara udang yang menjadi tempat berteduh sambil menikmati keindahan pantai di depannya.
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:56 WIB
Pantai Ngebum, Kaliwungu, Kendal dengan Deretan Pohon Cemara.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Kendal, Jawa Tengah - Cuaca di pantai memang panas. Namun, tidak begitu dengan pantai Ngebum di Kendal, Jawa Tengah. Karena ada deretan panjang pohon cemara udang yang menjadi tempat berteduh sambil menikmati keindahan pantai di depannya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran jika pantai di perbatasan Kendal dan Semarang ini menjadi destinasi wisata favorit. Tak hanya bagi warga Kendal, tapi juga wisatawan dari daerah sekitar seperti Semarang, Ungaran, Salatiga, dan Batang.

 

Mereka sebagian besar datang pada hari Sabtu-Minggu serta hari libur. Destinasi ini pun menjadi salah satu penghasil pendapatan bagi desa setempat.

 

Pantai Ngebum berada di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Kalau dari Kota Semarang tidak terlalu jauh, setengah jam perjalanan saja. Rutenya melewati Kecamatan Kaliwungu lalu berbelok ke arah utara. Jalannya cukup lumayan berlapis aspal, dengan panorama tambak udang yang dikelola warga.

 

Pintu masuknya masih sederhana, dijaga oleh petugas Bumdes Mororejo. Setelah beli tiket, wisatawan bisa parkir di lahan yang disediakan. Lalu, jalan kaki lima menit saja menuju pantai. Biasanya, rombongan wisatawan menggelar tikar di bawah rindangnya pohon cemara. Jika tidak bawa tikar bisa menyewa penduduk setempat. 

 

Pohon cemara ini menjadi salah satu kelebihan Pantai Ngebum. Pemerintah desa setempat bersama instansi terkait, menanam pohon cemara beberapa tahun yang lalu. Kini, pohon dengan jenis cemara udang tersebut tumbuh tinggi dan rindang, dengan alur batang yang melebar. Deretan pohonnya memanjang sekitar seratus meter. Sehingga sangat nyaman untuk berteduh sambil menikmati kuliner dan memandang laut lepas.

 

"Sudah lama ditanamnya. Waktu itu bersamaan, antara warga dengan petugas pemerintahan dan relawan lingkungan. Sekarang sudah tumbuh bagus, dan bermanfaat juga bagi warga di sini, karena wisatawan yang duduk-duduk di bawah pohon beli makanan yang kita jual," kata Ninik, warga yang membuka usaha kuliner di Pantai Ngebum.

 

Pengelola Pantai Ngebum juga membuat tempat bersantai yang terbuat dari kayu. Di sebelahnya ada lahan lebar yang dipakai untuk persewaan ban dan pelampung. Wisatawan terutama anak-anak bisa menyewa untuk bermain ombak. Tapi ingat, meski ombak di pantai ini landai, orang tua harus tetap mengawasi. 

 

"Lumayan Mas, kalau hari libur banyak yang menyewa pelampung dan ban. Ada beberapa warga yang membuka usaha persewaan pelampung, di sini dan di ujung," jelas Ninik.

 

Pasir pantai Ngebum punya ciri khas berwarna hitam. Teksturnya halus sehingga anak-anak dapat bermain di sini. Mereka membuat aneka bangunan tinggi dengan cara mengucurkan pasir yang bercampur air. Tekstur halus pasirnya membuat bangunan dari pasir yang dibuat tidak mudah runtuh. Anak-anak biasanya sangat betah berada di tepi pantai sambil bermain pasir ini.

 

"Saya sudah beberapa kali ke sini. Dekat sih. Anak-anak yang ngajak karena mereka suka bermain pasir. Ombaknya juga tidak besar dan di sini aman," kata Hartono, wisatawan asal Semarang.

 

"Adem ya, ada pohonnya. Jadi, tidak kepanasan karena ada tempat berteduh," tambah Nia yang ada di sebelahnya.

 

Ombak di Pantai Ngebum termasuk landai yang merupakan tipikal pantai di pesisir Laut Jawa. Jarang ada ombak besar. Kecuali jika musim angin kencang, disarankan tidak bermain ombak. 

 

Bagi yang punya waktu luang, paling asyik ke Pantai Ngebum itu bukan hari libur. Suasananya lebih santai. Apalagi kalau datangnya sore hari. Selain udaranya sejuk, temaram langit senja menjadi panorama yang sangat romantis. Sunsetnya mempesona, bisa melihat siluet perahu nelayan dengan latar belakang matahari yang membulat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kulinernya? 

Ada kepiting rebus dan gimbal udang yang dijamin membuat penikmatnya tak mau berhenti makan. (Teguh Joko Sutrisno/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina dukung bank sampah Desa Kuta, pengelolaan sampah kawasan wisata Mandalika lebih optimal.
Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Kodam II Sriwijaya kembali menggelar Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam di Venue Dayung, kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (10/10/2026).
Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Persib akan berlaga pada 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Pihak kepolisian mengingatkan agar Bobotoh menjaga perilaku selama pertandingan.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT