News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bali dan Yogyakarta Minggir Dulu, Jawa Tengah sebagai Provinsi dengan Pendapatan Pariwisata Tertinggi

Dari laporan BPS, pendapatan sektor pariwisata Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menduduki peringkat pertama sebesar Rp2,77 triliun, mengalahkan Bali dan DI Yogyakarta.
Rabu, 7 Januari 2026 - 02:39 WIB
Telaga Warna di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Jakarta, tvOnenews.com - Pariwisata sebagai bagian sektor strategis penting. Kehadiran pariwisata mampu mendorong pembangunan, penggerak, hingga peningkatan ekonomi Indonesia, baik berbasis nasional maupun daerah.

Merujuk dari Jurnal Pengembangan Sektor Pariwisata untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah di Indonesia karya Hasana Fadilla dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, kontribusi sektor pariwisata terus meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan pendapatan daerah setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Bali dan Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta selama bertahun-tahun dikenal menjadi ikon utama sektor pariwisata di Indonesia. Di mata wisatawan domestik maupun mancanegara, keindahan alam kedua provinsi ini sangat memukau.

Bali dan Yogyakarta mulanya memang memegang penuh peta pariwisata Indonesia. Uniknya, kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara terus bergeser ke provinsi lain yang berhasil direbut oleh Jawa Tengah (Jateng).

Berdasarkan hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS), Jateng resmi terpilih sebagai provinsi dengan total pendapatan ekonomi terbanyak dari sektor pariwisata.

Ribuan pengunjung padati destinasi wisata alam hutan pinus di Kudus, Jawa Tengah.
Ribuan pengunjung padati destinasi wisata alam hutan pinus di Kudus, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Hal ini mengacu BPS melaporkan data periode Q4 2022 hingga Q3 2025 dengan perhitungan angka miliar US$. Catatan tersebut dari sektor pariwisata di 10 provinsi yang paling laku dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Data tersebut tercatat dalam trading economics yang menunjukkan sektor pariwisata Indonesia semakin meningkat. Tren peningkatan ini atas keberhasilan meraih pendapatan ekonomi pasca pandemi.

Dari data laporan BPS, daya tarik objek wisata komersial mencapai Rp11,63 triliun pada periode 2024. Sementara, pendapatan pariwisata Indonesia menyentuh angka US$5,2 miliar atau setara Rp93,92 triliun pada periode triwulan III 2025.

Hitungan mengenai pendapatan pariwisata Indonesia tersebut melalui beberapa bagian, yakni pendapatan utama dan lainnya. Hasil total pendapatan dari penjualan tiket menduduki peringkat tertinggi karena menyumbang sebesar 85,5 persen.

Sementara pendapatan lainnya dalam bentuk penjualan merchandise atau souvenir. Selain itu, pengelola wisata menyediakan penyewaan tempat berupa tempat rekreasi, atraksi, hingga tenant penyedia makanan/minuman.

Melalui pendapatan lain, sektor pariwisata juga sangat membantu warga lokal. Perekonomian warga sekitar terus mengalami peningkatan, selain hasil penjualannya untuk mendorong pendapatan objek wisata.

Sektor Pariwisata Jawa Tengah Kalahkan Bali dan DI Yogyakarta

Suasana kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (29/6/2021)
Suasana kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (29/6/2021)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Anis Efizudin/nz (ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)

Dari laporan BPS pada 2024, kenapa Jateng menduduki provinsi pertama meraih pendapatan ekonomi dari sektor pariwisata? Daya tarik objek wisata di Jateng berhasil menarik banyaknya kunjungan wisatawan.

Pendapatan komersial dari objek wisata Jateng sangat fantastis. Jumlahnya telah menyentuh Rp2.773.511,41 atau setara Rp2,77 triliun.

Sementara penjualan tiket destinasi wisata di Jateng mencapai Rp2.547.091,71. Hasil penjualan tersebut dari catatan hitungan kunjungan 73.426.352 wisatawan.

Hasil pendapatan tersebut berkat kepopuleran berbagai destinasi wisata di Jateng. Wisata di provinsi ini bahkan sudah dikenal dunia internasional.

Kemudian, Bali menduduki peringkat kedua dengan total pendapatan Rp2.561.972,91 atau Rp2,56 triliun. Penjualan tiket destinasi wisata di Bali mencapai Rp2.210.934,21 dengan total kunjungan 70.535.789 wisatawan.

Faktor Bali berada di peringkat kedua karena menjadi ikon pariwisata nasional. Bali dikenal kaya destinasi wisata komersial lantaran menawarkan berbagai perpaduan dari keindahan alam seperti pantai, gunung, dan sawah.

Selain itu, dorongan menguatkan sektor pariwisata di Bali berkat eksotis budaya Hindu yang sangat kental, seperti pura, upacara, hingga tarian. Keramahan penduduk hingga fasilitas yang lengkap juga menjadi faktor pendukung.

Bahkan Jogja sekalipun menduduki peringkat ke-6. Dalam bagian hasil pendapatannya berasal dari kunjungan total 20.566.289 wisatawan.

Sementara provinsi di Pulau Jawa lainnya juga menguasai sektor pariwisata di Indonesia. Menurut data laporan BPS pada 2024, DKI Jakarta (peringkat 3), Jawa Timur (peringkat 4), Jawa Barat (peringkat 5), dan Banten (peringkat 7).

Sektor pariwisata di tiga provinsi di Pulau Sumatera berhasil memasuki 10 besar, antara lain Sumatera Utara (peringkat 8), Riau (peringkat 9), dan Sulawesi Selatan (peringkat 10).

Faktor Utama Sektor Pariwisata di Jateng Unggul

Pemandangan Golden Sunrise Sikunir dari puncak Bukit Sikunir Dataran Tinggi Dieng
Pemandangan Golden Sunrise Sikunir dari puncak Bukit Sikunir Dataran Tinggi Dieng
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Destinasi wisata alam di Jateng menjadi ciri khasnya. Selain bernuansa alam, kaya wisata berbasis menawarkan situs budaya sukses menarik jutaan wisatawan.

Dilansir dari Disporapar Jateng dan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) Jateng, beberapa faktor destinasi wisata di Jawa Tengah lebih unggul sebagai berikut.

1. Sebaran Destinasi Wisata yang Merata

Daya tarik Jateng sebagai wilayah memiliki sebaran destinasi wisata yang merata di berbagai daerah. Contoh objek wisata populer di Jateng, antara lain Candi Borobudur, Dataran Tinggi Dieng, Karimunjawa, hingga Kota Lama Semarang.

Faktor mendukung pergerakan wisatawan lintas daerah yang mengarahkan peningkatan ekonomi berkat kehadiran wisata alam, budaya, religi, dan sejarah.

2. Harga Masuk Wisata Terjangkau

Harga akomodasi, tiket masuk, dan kuliner sangat terjangkau. Masing-masing pemerintah daerah memberlakukan harga murah untuk mendorong minat wisatawan, khususnya dari domestik.

3. Peran Desa Wisata, Event, dan UMKM Lokal

Program desa wisata menjadi fokus utama bagi seluruh pemerintah di Indonesia. Namun Jateng berhasil meningkatkan minat wisatawan mengunjungi 541 desa wisata tersebar di Jateng (laporan per akhir tahun 2024 dan awal tahun 2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, penopang pendapatan sektor pariwisata di Jateng lainnya berkat maraknya event budaya dan festival daerah. Kemudian, keterlibatan UMKM lokal seperti kuliner, kerajinan, hingga penginapan juga mendorong pariwisata di Jateng menempati peringkat pertama.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karya dan Peran Kartini Migas untuk Produksi Energi Negeri

Karya dan Peran Kartini Migas untuk Produksi Energi Negeri

Di tengah deru mesin dan ritme operasi yang tak pernah berhenti, ada langkah-langkah anggun di balik layer produksi migas negeri.
Soal Bobotoh Pasang Spanduk "Shut Up KDM" di Laga Persib Vs Arema, Dedi Mulyadi Santai Bilang Begini

Soal Bobotoh Pasang Spanduk "Shut Up KDM" di Laga Persib Vs Arema, Dedi Mulyadi Santai Bilang Begini

Viral spanduk bertuliskan "Shut Up KDM" di media sosial. Kini mendapat respons tegas dari Dedi Mulyadi
DPP PIP Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahunan 2026

DPP PIP Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahunan 2026

Perkumpulan Intelektual Pemuda Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kapasitas dan peran strategis generasi muda melalui penyelenggaraan kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Kerja Tahunan (Rakertah).
Selain Dugaan Kekerasan Fisik, Korban Anak di Daycare Little Aresha Juga Diduga Alami Kekerasan Verbal

Selain Dugaan Kekerasan Fisik, Korban Anak di Daycare Little Aresha Juga Diduga Alami Kekerasan Verbal

Selain adanya dugaan kekerasan fisik, korban anak di Daycare Little Aresha juga diduga mengalami kekerasan verbal. 
Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top skor akhir Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) mengakhiri perjuangan dengan mempertahankan rekor sebagai satu-satunya pemain lokal yang tembus 10 besar.
Harga Elpiji 12 Kg Tembus Rp228 Ribu, Dedi Mulyadi Sarankan Warga Masak Pakai Kotoran Sapi

Harga Elpiji 12 Kg Tembus Rp228 Ribu, Dedi Mulyadi Sarankan Warga Masak Pakai Kotoran Sapi

Menurut Dedi, masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar konvensional, mulai dari mengolah sampah menjadi energi

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT