News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Kuliner Yogyakarta yang Legendaris dan Jarang Diketahui Wisatawan

Kuliner Jogja cenderung memiliki cita rasa manis, gurih, dan pedas. Jika kamu sedang mengunjungi Jogja, cobalah mencicipi beberapa kuliner Yogyakarta berikut.
Selasa, 24 Mei 2022 - 14:48 WIB
kuliner Yogyakarta legendaris, wedang ronde
Sumber :
  • wonderful Indonesia official

Yogyakarta - Kuliner Yogyakarta dengan berbagai keunikannya, menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung ke kota Istimewa ini.

Membicarakan Yogyakarta memang tidak akan ada habisnya. Banyak lokasi bersejarah, wisata alam dengan pesona yang indah hingga kuliner-kuliner Yogyakarta legendaris nan unik tersedia di sini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi para wisatawan, nama kuliner seperti Gudeg, Bakpia, Bakmi Jawa sudah tidak asing lagi. Namun sebenarnya masih banyak kuliner-kuliner tradisional Jogja yang jarang diketahui oleh masyarakat luar.

Kuliner Jogja sendiri cenderung memiliki cita rasa manis, gurih, dan pedas. Jika kamu berkesempatan mengunjungi kota Yogyakarta, cobalah untuk mencicipi beberapa kuliner Yogyakarta legendaris berikut.

1. Lumpia Samijaya

Jika kamu pernah ke Jogja dan menyusuri Jalan Malioboro, coba sempatkan waktu untuk mampir dan mencicipi salah satu kuliner legendaris Jogja, lumpia Samijaya. Warung lumpia kecil ini sudah ada sejak tahun 1970-an dan menyajikan camilan lumpia goreng. 

Uniknya, Lumpia Samijaya baru akan digoreng saat Sobat Pesona memesannya, jadi kriuk renyahnya masih akan terasa. Karena memang cita rasanya yang gurih akan lebih enak ketika kamu nikmati selagi masih hangat.

Kamu bisa mencoba varian lumpia isi ayam dan isi telur puyuh spesial. Sajiannya yang sederhana dan praktis, sangat cocok untuk kamu nikmati ketika berwisata sambil menyusuri Jalan Malioboro. 

2. Kopi Joss Angkringan Lik Man

Kuliner Yogyakarta legendaris berikutnya adalah Kopi Joss Lik Man. Yang membuat kopi angkringan ini unik adalah sajian kopinya yang dicelupkan dengan arang membara. Arangnya sendiri bukan sembarangan, tapi langsung diambil dari tungku.

Dengan campuran arang membara ini kopi akan mengeluarkan asap dan buih diikuti dengan suara khas, sekilas seperti joss!

Kurang lengkap rasanya jika wisatawan yang menikmati suasana malam di Jogja belum menikmati seruputan kopi hangat racikan Lik Man. Terutama buat kamu para pecinta kopi, wajib mencoba kopi dengan aroma dengan campuran arang.

Layaknya angkringan pada umumnya, selain kopi, kamu juga bisa menikmati banyak camilan dan aneka gorengan di Angkringan Lik Man ini. Kamu bisa menikmati syahdunya Jogja di malam hari, sambil duduk lesehan dan menyeruput kopi joss.

3. Wedang Ronde Mbah Payem

Berikutnya adalah minuman khas Jogja, Wedang ronde Mbah Payem. Berbeda dengan wedang ronde lainnya yang disajikan dengan lebih modern, wedang ronde Mbah Payem diramu dengan cara yang masih tradisional.

Bahkan, tepung beras yang menjadi bahan isian wedang ronde, menggunakan tepung beras yang ditumbuk sendiri, bukan tepung siap saji yang dijual di pasaran. Berkat produksinya yang masih menggunakan cara tradisional, wedang ronde ini menghasilkan rasa dan aromanya yang khas.

Sehingga kamu wajib mencoba wedang ronde Mbah Payem ketika berwisata ke Jogja. Nikmati suasana malam Jogja dengan kehangatan semangkuk wedang ronde yang diracik oleh Mbah Payem.
 
4. Oseng Mercon Bu Narti

Kuliner Yogyakarta legendaris berikutnya cocok bagi kamu yang menyukai makanan pedas. Jika berkesempatan mengunjungi Jogja, wajib mencicipi oseng mercon Bu Narti ini. 

Oseng mercon ini merupakan kuliner yang dibuat dari olahan jeroan sapi yang dibumbui cabe rawit. Dinamai mercon (petasan), karena memiliki rasa yang super pedas. Kabarnya, dalam sehari, Bu Narti menghabiskan sekitar 50 kg jeroan dan 6 hingga 10 kg cabe rawit.

Gimana, kamu penasaran ingin mencoba langsung?

5. Jajan Pasar Mbah Satinem

Buat kamu yang suka jajan, bisa coba datang ke jalan Bumijo daerah Jetis. Disana kamu bisa membeli jajan pasar Mbah Satinem. Satu porsinya disajikan menggunakan satu bungkusan daun pisang, yang isinya lupis, gatot, tiwul, dan cenil.

Jajanan tradisional ini memiliki rasa yang nikmat, ditambah dengan taburan parutan kelapa dan juruh (kuah dari gula merah). Biasanya, jajan pasar Mbah Satinem ini bisa menjadi alternatif sarapan pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi sangat cocok untuk kamu nikmati sebelum mulai berkeliling kota Jogja. Pastikan untuk datang pagi-pagi agar tidak kehabisan atau mengantri terlalu lama. 

Itulah beberapa kuliner Yogyakarta legendaris yang mungkin jarang diketahui oleh masyarakat dari luar Jogja. Kurang lengkap rasanya kalau berkunjung ke Jogja tanpa mencicipi kuliner tradisionalnya. (Mzn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT