News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan UNESCO Jadikan Candi Borobudur Sebagai Situs Warisan Dunia

UNESCO menyebut Candi Borobudur merupakan salah satu monumen Buddha terbesar di dunia, dan dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 Masehi pada masa Dinasti Syailendra.
Senin, 6 Juni 2022 - 09:20 WIB
Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah
Sumber :
  • whc.unesco.org/Fabrice Finotti

Jakarta - Kompleks Candi Borobudur ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991. Candi Borobudur merupakan situs budaya pertama di Indonesia yang masuk dalam world heritage list.

Dikutip dari website UNESCO, Candi Borobudur merupakan salah satu monumen Buddha terbesar di dunia, dan dibangun pada abad ke-8 dan ke-9 Masehi pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra.
Monumen ini terletak di Lembah Kedu, Magelang, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terletak di Jawa Tengah, candi itu dibangun dalam tiga tingkatan: dasar piramida dengan lima teras persegi konsentris, batang kerucut dengan tiga platform melingkar dan, di atas, sebuah stupa monumental. 

Candi induk adalah sebuah stupa yang dibangun dalam tiga tingkat mengelilingi sebuah bukit yang merupakan pusat alam.

Pembagian vertikal Candi Borobudur menjadi dasar, tubuh, dan suprastruktur sangat sesuai dengan konsepsi Alam Semesta dalam kosmologi Buddhis. Diyakini bahwa alam semesta dibagi menjadi tiga bidang yang saling tumpang tindih, kamadhatu, rupadhatu, dan arupadhatu, masing-masing mewakili bidang keinginan di mana kita terikat pada keinginan kita, bidang bentuk di mana kita meninggalkan keinginan kita tetapi masih terikat pada nama dan bentuk, dan alam tanpa bentuk di mana tidak ada lagi nama atau bentuk. 

Di Candi Borobudur, kamadhatu diwakili oleh alas, rupadhatu dengan lima teras persegi, dan arupadhatu oleh tiga platform melingkar serta stupa besar. 

Seluruh struktur menunjukkan perpaduan unik dari ide-ide sentral pemujaan leluhur, terkait dengan ide gunung bertingkat, dikombinasikan dengan konsep Buddhis untuk mencapai Nirwana.

"Candi juga harus dilihat sebagai monumen dinasti yang luar biasa dari Dinasti Syailendra yang memerintah Jawa selama sekitar lima abad hingga abad ke-10," sebut UNESCO.

Kompleks Candi Borobudur terdiri dari tiga monumen: yaitu Candi Borobudur dan dua candi yang lebih kecil yang terletak di sebelah timur pada sumbu lurus ke Borobudur. Kedua candi tersebut adalah Candi Mendut, yang penggambaran Buddhanya diwakili oleh monolit tangguh yang didampingi oleh dua Bodhisattva, dan Candi Pawon, candi yang lebih kecil yang ruang dalamnya tidak mengungkapkan dewa mana yang mungkin menjadi objek pemujaan. Ketiga monumen tersebut merupakan fase-fase dalam pencapaian Nibbana.

Kuil ini digunakan sebagai kuil Buddha dari konstruksinya sampai sekitar abad ke-10 dan ke-15 ketika ditinggalkan. Sejak ditemukan kembali pada abad ke-19 dan restorasi pada abad ke-20, ia telah dibawa kembali ke situs arkeologi Buddhis.

Ada sejumlah alasan (kritersia) yang membuat UNESCO menjadikan Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia.

Kriteria 1: Kompleks Candi Borobudur dengan piramida berundak dan tidak beratap yang terdiri dari sepuluh teras yang tumpang tindih, dimahkotai oleh kubah besar berbentuk lonceng adalah perkawinan harmonis antara stupa, candi, dan gunung yang merupakan mahakarya arsitektur Buddhis dan seni monumental.

Kriteria 2: Kompleks Candi Borobudur adalah contoh luar biasa seni dan arsitektur Indonesia dari antara awal abad ke-8 dan akhir abad ke-9 yang memberikan pengaruh besar pada kebangkitan arsitektur antara pertengahan abad ke-13 dan awal abad ke-16.

Kriteria 3: Ditata dalam bentuk teratai, bunga suci Buddha, Kompleks Candi Borobudur merupakan cerminan luar biasa dari perpaduan ide yang sangat sentral dari pemujaan leluhur asli dan konsep Buddhis untuk mencapai Nirwana. Sepuluh teras bertingkat dari seluruh struktur sesuai dengan tahapan berturut-turut yang harus dicapai Bodhisattva sebelum mencapai Kebuddhaan.

UNESCO juga telah menyebutkan beberapa ancaman yang membahayakan Candi Borobudur, salah satunya adalah lemahnya aturan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pariwisata juga memberikan tekanan yang cukup besar pada properti dan pedalamannya. Ada tingkat kerusakan batu bangunan yang semakin meningkat, yang penyebabnya perlu penelitian lebih lanjut. Ada juga kerusakan kecil yang disebabkan oleh pengunjung yang tidak diawasi," ujar UNESCO.

Selain ulah manusia, letusan Gunung Merapi juga dinilai sebagai salah satu potensi ancaman karena endapan abu asamnya seperti yang terjadi pada tahun 2010. (act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Angka perceraian di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. 
Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Wacana Timnas Indonesia Vs Italia di FIFA Matchday 2026 bukan tanpa dasar. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memiliki hubungan kuat dengan sepak bola Italia
Kepada Media Belanda, Pluim Bongkar Praktik 'Kotor' Naturalisasi Indonesia: Sempat Dipaksa sampai Ada Pemain Timnas Indonesia Punya Paspor Ganda

Kepada Media Belanda, Pluim Bongkar Praktik 'Kotor' Naturalisasi Indonesia: Sempat Dipaksa sampai Ada Pemain Timnas Indonesia Punya Paspor Ganda

Wiljan Pluim mengaku sempat didorong ambil paspor Indonesia saat di PSM. Eks pemain Belanda itu kini menyorot isu paspor ganda pemain naturalisasi.
Harga Kedelai Impor Melejit, Perajin Tahu di Pati Menjerit Putar Otak Agar Tak Gulung Tikar

Harga Kedelai Impor Melejit, Perajin Tahu di Pati Menjerit Putar Otak Agar Tak Gulung Tikar

Lonjakan harga kedelai membuat para pelaku usaha kecil menengah (UKM), khususnya perajin tahu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini tengah dirundung kecemasan.
Sangat Percaya Diri, Ilia Topuria Prediksi Kemenangan Cepat atas Justin Gaethje

Sangat Percaya Diri, Ilia Topuria Prediksi Kemenangan Cepat atas Justin Gaethje

Juara kelas ringan UFC, Ilia Topuria, yakin bisa mengalahkan Justin Gaethje dengan cepat, menilai gaya bertarung lawannya mirip Charles Oliveira yang dikalahkan
Satoru Mochizuki Umumkan Skuad Timnas Indonesia Putri di FIFA Series, 3 Pemain Terlibat Skandal Paspor Tetap Bela Garuda Pertiwi

Satoru Mochizuki Umumkan Skuad Timnas Indonesia Putri di FIFA Series, 3 Pemain Terlibat Skandal Paspor Tetap Bela Garuda Pertiwi

Satoru Mochizuki mengumumkan 27 pemain Garuda Pertiwi pada Kamis (9/4/2026). Dari semua nama yang dipanggil, tiga pemain yang terlibat skandal paspor di Liga Belanda tetap membela Timnas Indonesia Putri. 

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT