News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Kedelai Impor Melejit, Perajin Tahu di Pati Menjerit Putar Otak Agar Tak Gulung Tikar

Lonjakan harga kedelai membuat para pelaku usaha kecil menengah (UKM), khususnya perajin tahu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini tengah dirundung kecemasan.
Kamis, 9 April 2026 - 18:15 WIB
Perajin tahu di Desa/ Kec. Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Para pelaku usaha kecil menengah (UKM), khususnya perajin tahu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini tengah dirundung kecemasan.

Lonjakan harga kedelai impor yang terjadi dalam satu bulan terakhir memaksa mereka memutar strategi ekstra keras agar produksi tetap berjalan tanpa kehilangan pelanggan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, harga bahan baku utama pembuatan tahu tersebut merangkak naik hingga menyentuh angka Rp10.600 hingga Rp11.000 per kilogram.

Dalam kurun waktu hanya satu bulan, kenaikan harga tercatat mencapai Rp1.600 hingga Rp1.700 per kilogram.

Salah satu perajin tahu di Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Diyono, mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat memukul margin keuntungan para perajin.

Meski biaya operasional membengkak, ia mengaku belum berani menaikkan harga jual tahu di pasaran.

"Kalau kita menaikan harga takutnya nanti pelanggan akan beralih. Dampak yang kita rasakan ya keuntungan berkurang jadi menipis,” ujar Diyono, Kamis (9/4/2026).

Dalam sehari, Diyono mampu mengolah sekitar 70 kilogram kedelai yang menghasilkan kurang lebih 40 papan tahu.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kenaikan harga ini tidak terlepas dari faktor eksternal, yakni konflik geopolitik di Timur Tengah.

"Kenaikan harga kedelai ini kabarnya dipengaruhi perang di Timur Tengah antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ini berdampak langsung pada distribusi dan harga komoditas kedelai impor ke Indonesia," jelasnya.

Kondisi ini kembali mempertegas kerentanan industri pangan lokal akibat ketergantungan Indonesia yang sangat tinggi terhadap kedelai impor. Hingga saat ini, penggunaan kedelai lokal dinilai belum mampu menjadi solusi instan bagi para perajin.

“Saat ini kedelai yang digunakan perajin tahu dan tempe kan kebanyakan impor dari Brazil, Argentina, Amerika lain lah,” pungkas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut dikarenakan keterbatasan pasokan dan belum stabilnya produksi kedelai dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan industri tahu dan tempe secara nasional.

Para perajin berharap pemerintah segera mengambil langkah taktis untuk menstabilkan harga agar mereka tidak terus merana di tengah ketidakpastian ekonomi global. (arm/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT