GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingin Bekerja di Jepang? 7 Tips Persiapan Kerja ke Jepang, Mulai dari Bahasa hingga Keterampilan Hospitality

Ingin bekerja di Jepang? Pelajari tips belajar bahasa Jepang, memahami budaya kerja, dan menyiapkan keterampilan sebelum mencari peluang kerja
Senin, 17 Agustus 2026 - 16:16 WIB
Ilustrasi Ingin Bekerja di Jepang 7 Tips Persiapan Kerja ke Jepang, Mulai dari Bahasa hingga Keterampilan Hospitality
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Bekerja di Jepang tidak cukup hanya bermodal keinginan dan kemampuan menghafal kosakata. Bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin mencoba peruntungan di Negeri Sakura, kemampuan berkomunikasi, pemahaman budaya, keterampilan sesuai bidang pekerjaan, hingga kesiapan beradaptasi menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan sejak awal.

Bahasa Jepang memang menjadi salah satu pintu masuk utama. Namun, belajar bahasa untuk kebutuhan kerja berbeda dengan sekadar mempelajari percakapan sehari-hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Calon pekerja perlu memahami istilah yang berkaitan dengan profesinya, etika komunikasi, kebiasaan di lingkungan kerja, serta pola disiplin yang berlaku. 

Persiapan semacam ini menjadi semakin relevan karena peluang kerja lintas negara membutuhkan tenaga kerja yang bukan hanya mampu bekerja, tetapi juga memahami lingkungan tempat mereka bekerja.

Berikut sejumlah hal yang penting diperhatikan bagi masyarakat Indonesia yang ingin belajar bahasa Jepang sekaligus mempersiapkan diri untuk bekerja di Jepang.

1. Jangan Hanya Menghafal Kosakata, Pahami Bahasa untuk Kebutuhan Kerja

Bahasa Jepang sebaiknya dipelajari secara bertahap dengan tujuan yang jelas. Selain huruf dan kosakata dasar, calon pekerja perlu mengembangkan kemampuan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis.

Untuk kebutuhan profesional, kemampuan berkomunikasi secara sopan juga penting. Dalam budaya kerja Jepang terdapat penggunaan bahasa yang menyesuaikan situasi dan lawan bicara.

Karena itu, materi pembelajaran sebaiknya tidak berhenti pada percakapan umum. Istilah dan komunikasi yang berkaitan dengan bidang pekerjaan perlu dipelajari sejak masa pelatihan.

2. Pelajari Budaya dan Etika Kerja Jepang

Kemampuan bahasa bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesiapan bekerja di Jepang. Pemahaman mengenai kebiasaan dan etika di tempat kerja juga diperlukan.

Kedisiplinan waktu, cara berkomunikasi dengan atasan dan rekan kerja, tanggung jawab terhadap pekerjaan, serta kebiasaan bekerja dalam tim merupakan beberapa aspek yang perlu dipahami calon pekerja.

Pembekalan budaya kerja juga dapat membantu mengurangi kesenjangan ketika seseorang mulai memasuki lingkungan profesional di Jepang. Dengan demikian, proses adaptasi tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis.

3. Sesuaikan Pelatihan dengan Bidang Pekerjaan

Calon pekerja juga perlu menentukan bidang yang ingin dituju sebelum memilih program pelatihan. Bahasa Jepang untuk bekerja di sektor manufaktur tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan bahasa yang digunakan di hotel atau restoran.

Salah satu sektor yang membutuhkan persiapan khusus adalah hospitality dan perhotelan. Pekerja perlu memahami pelayanan pelanggan, komunikasi dengan tamu, prosedur operasional, hingga standar pelayanan yang berlaku.

Artinya, pelatihan idealnya menggabungkan kemampuan bahasa dengan keterampilan kerja yang relevan.

4. Kenali Lembaga Pelatihan dan Program yang Ditawarkan

Lembaga pelatihan kerja (LPK) dapat menjadi salah satu pilihan bagi calon pekerja yang membutuhkan pembelajaran terstruktur. Namun, calon peserta sebaiknya tidak hanya melihat fasilitas atau klaim program.

Hal yang perlu diperiksa antara lain kurikulum, kompetensi pengajar, metode pembelajaran, durasi pelatihan, materi budaya kerja, pelatihan keterampilan, serta informasi mengenai proses penempatan kerja.

Salah satu lembaga yang bergerak dalam bidang tersebut adalah LPK Balapapat atau Balapapat Japanese School di Jalan Kapten Dasuki Bakri, Cibening, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Lembaga tersebut berfokus pada pendidikan bahasa Jepang dan persiapan tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di Jepang, terutama pada sektor hospitality dan perhotelan.

5. Perhatikan Keterampilan Praktis, Bukan Bahasa Saja

Pelatihan yang menggabungkan bahasa dan keterampilan kerja dapat memberikan bekal yang lebih relevan bagi calon pekerja. Balapapat Japanese School, misalnya, menyediakan pelatihan bahasa dan budaya Jepang serta keterampilan kerja yang berfokus pada bidang hospitality dan perhotelan.

Program tersebut juga mencakup pengenalan etika kerja Jepang. Dalam proses pembelajarannya, lembaga tersebut disebut menggunakan pengajar bersertifikat dan penutur asli atau *native speaker*.

Selain pembelajaran, tersedia pula fasilitas asrama dan kebutuhan harian bagi peserta selama masa pelatihan.

6. Pahami Bahwa Kerja di Jepang Membutuhkan Adaptasi

Keputusan bekerja di luar negeri berarti bersiap menghadapi lingkungan sosial dan profesional yang berbeda. Karena itu, calon pekerja perlu memiliki ekspektasi realistis mengenai kehidupan dan pekerjaan di Jepang.

Kemampuan beradaptasi menjadi bagian yang tidak kalah penting dari kemampuan teknis. Peserta perlu memahami bahwa proses bekerja di negara lain dapat melibatkan perbedaan bahasa, budaya, sistem kerja, dan kebiasaan sehari-hari.

Persiapan sejak sebelum keberangkatan dapat membantu calon pekerja menghadapi perubahan tersebut dengan lebih baik.

7. Potensi Pengembangan Lembaga Pelatihan 

Persiapan tenaga kerja Indonesia untuk pasar Jepang juga mulai mendapat perhatian dari pelaku usaha Jepang. Salah satunya terlihat dari kunjungan Indonesia Soken (Indonesia Research Institute Japan - Jakarta) bersama CEO Albertus Prasetyo Heru Nugroho yang memperkenalkan Balapapat Japanese School kepada sejumlah pengusaha Jepang.

Lembaga ini merupakan perusahaan yang berdiri di Tokyo sejak 2011 dan bergerak dalam riset pasar serta pengembangan bisnis bagi investor Jepang yang ingin berinvestasi di luar negeri, khususnya Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, para pengusaha Jepang diperkenalkan dengan program pendidikan, fasilitas, serta model pelatihan Balapapat Japanese School. 

Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan pendidikan bahasa, tetapi juga potensi pengembangan lembaga pelatihan kerja untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia bagi industri Jepang.

Indonesia Soken sendiri memiliki layanan yang mencakup market research, pendirian perusahaan, merger dan akuisisi (M&A), konsultasi hukum, investment matching, financial advisory, sumber daya manusia, pendidikan, hingga dispatching to Japan.

Kebutuhan tenaga kerja Jepang menunjukkan pentingnya sistem persiapan yang menghubungkan bahasa, keterampilan profesional, pemahaman budaya, dan etika kerja. 

Bagi calon pekerja Indonesia, persiapan tersebut dapat menjadi bekal penting sebelum benar-benar memasuki pasar kerja Jepang. (udn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banjir Rezeki Tak Terduga, Begini Nasib Keuangan Shio Kelinci Tanggal 18 Agustus 2026

Banjir Rezeki Tak Terduga, Begini Nasib Keuangan Shio Kelinci Tanggal 18 Agustus 2026

Tanggal 18 Agustus 2026 ini akan menjadi momen krusial yang menentukan apakah stabilitas keuangan Shio Kelinci akan melesat tinggi atau justru malah terguncang.
Wakili Presiden Prabowo, Mensesneg Sampaikan Terima Kasih pada Warga yang Datang Upacara HUT ke-81 RI

Wakili Presiden Prabowo, Mensesneg Sampaikan Terima Kasih pada Warga yang Datang Upacara HUT ke-81 RI

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan, apresiasi kepada seluruh masyarakat dan tamu undangan yang hadir langsung dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8).
Tinjau Lokasi Terparah di NTT, Mendagri Minta Pemda Percepat Pendataan Dampak Gempa

Tinjau Lokasi Terparah di NTT, Mendagri Minta Pemda Percepat Pendataan Dampak Gempa

Mendagri Tito Karnavian meninjau langsung daerah dengan kerusakan terparah akibat gempa di NTT. Tito meminta Pemda mempercepat pendataan dampak bencana.
Obor Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Mulai Diarak, Lalui 40 Wilayah di Jepang

Obor Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Mulai Diarak, Lalui 40 Wilayah di Jepang

Api Asian Games dijadwalkan memulai perjalanan dari Tokyo pada Selasa (18/8/2026) sebelum dibawa melewati 40 pemerintah daerah di Prefektur Aichi hingga tiba pada upacara pembukaan 19 September mendatang.
Mensesneg Beberkan Rencana Bursa Mineral Indonesia, Pemerintah Bidik Kedaulatan Harga CPO hingga Nikel

Mensesneg Beberkan Rencana Bursa Mineral Indonesia, Pemerintah Bidik Kedaulatan Harga CPO hingga Nikel

Pemerintah ingin bentuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang ditargetkan beroperasi 1 Januari 2027 untuk memperkuat kedaulatan Indonesia dalam menentukan harga komoditas.
Polisi Amankan 16 Senjata Api Ilegal Hingga Ratusan Amunisi di Maluku Utara, Bekas Peninggalan Konflik Sosial Tahun 1999

Polisi Amankan 16 Senjata Api Ilegal Hingga Ratusan Amunisi di Maluku Utara, Bekas Peninggalan Konflik Sosial Tahun 1999

Polda Maluku Utara mengamankan belasan senjata api ilegal hingga ratusan amunisi dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Senin (17/8).

Trending

Link Streaming Upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdekaa, Mulai Pukul 10.00 WIB

Link Streaming Upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdekaa, Mulai Pukul 10.00 WIB

Nonton upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka lewat link live streaming resmi. Saksikan Detik-Detik Proklamasi mulai pukul 10.00 WIB.
Mengenal Kolonel Inf Priyo Handoyo, Sosok di Balik Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka

Mengenal Kolonel Inf Priyo Handoyo, Sosok di Balik Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka

Siapa Kolonel Priyo Handoyo? Simak profil dan perjalanan karier perwira TNI AD yang dipercaya menjadi Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka.
Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Pelaksana (Satlap) Tricakti berhasil menemukan puluhan karung berisi pasir timah tanpa dokumen sah.
Jokowi Hadiri HUT ke-81 RI di Istana, Tampil Pakai Adat Bali dan Gibran Kenakan Busana NTT

Jokowi Hadiri HUT ke-81 RI di Istana, Tampil Pakai Adat Bali dan Gibran Kenakan Busana NTT

Jokowi menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026).
Curi Perhatian! Jay Idzes Kirim Ucapan HUT Ke-81 RI, Sapa Warga Indonesia dengan Bahasa Sunda dan Jawa

Curi Perhatian! Jay Idzes Kirim Ucapan HUT Ke-81 RI, Sapa Warga Indonesia dengan Bahasa Sunda dan Jawa

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes turut merayakan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang dirayakan pada hari Senin (17/8/2026) ini.
Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih sebelum Diserahkan ke Pembawa Baki

Momen Prabowo Cium Bendera Merah Putih sebelum Diserahkan ke Pembawa Baki

Presiden Prabowo Subianto tampak mengenakan baju beskap bernuansa biru mencium Merah Putih sebelum mengangkat dan menyerahkannya kepada pembawa baki dari Tim Paskibraka "Indonesia Berdaulat"
Mendagri Tito Karnavian Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong Manggarai Timur

Mendagri Tito Karnavian Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong Manggarai Timur

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT