GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wisata Mobil VW Menjamur di Magelang

Pelaku wisata Kota Magelang, Jawa Tengah, mengembangkan paket wisata dengan naik mobil VW berkeliling ke sejumlah objek wisata di Kota Getuk ini
Senin, 15 Agustus 2022 - 09:48 WIB
Wisatawan lokal tengah berpose di mobil wisata VW Magelang
Sumber :
  • Tim tvOne/imie

Magelang, Jawa Tengah - Pelaku wisata Kota Magelang, Jawa Tengah, mengembangkan paket wisata dengan naik mobil VW berkeliling ke sejumlah objek wisata di Kota Getuk ini.

Pelaku wisata dari Komunitas Visit Kota Magelang Agus Abii di Magelang, Senin (15/8/2022)  mengatakan, pihaknya ingin mengembangkan pariwisata sebagai penyangga tujuan wisata super prioritas Candi Borobudur.

Ia menuturkan di Kota Magelang ini banyak heritage yang bisa dijual atau dinikmati wisatawan.

Kali ini wisatawan diajak keliling menuju sejumlah destinasi wisata heritage dengan naik mobil VW. Adapun paket yang dijual per armada Rp350.000 dengan empat orang sudah termasuk tiket masuk.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Rombongan wisatawan yang naik mobil VW Magelang Raya dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Jepara.

Ketua MKKS Kabupaten Jepara Darono Ardi Widodo mengatakan rombongan tadi naik mobil VW menuju beberapa tempat wisata. Lokasi wisata yang dikunjungi tersebut di Jepara belum ada.

"Kami dari Jepara belum pernah tahu ternyata di Magelang banyak tempat wisata yang perlu ditonjolkan pada daerah lain mungkin wisatawan domestik bisa ke sini. Setahu kami Magelang itu hanya Borobudur saja, tetapi belum ke sekitarnya yang ternyata banyak destinasi wisata yang menarik," katanya.

Rombongan wisatawan dari Jepara naik mobil VW dari komunitas VW Wisata Magelang Raya. Rute dimulai dari Taman Kebon Bibit Senopati di Jalan Senopati. Kemudian menuju bungker Belanda yang berada di Cacaban.

Setelah itu, rombongan menuju Museum Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Museum Pengabadian Pangeran Diponegoro.

Perjalanan dilanjutkan menuju kelenteng, terus mampir di oleh-oleh Getuk Marem serta terakhir di Kampung Warna Warni Tidar Campur.

Staf Museum BPK Suratno mengatakan Museum BPK mulai ada tahun 1997. Kemudian pada 2016 ada perluasan bangunan dan renovasi museum.

"Kenapa Museum BPK di Kota Magelang. Karena dulu BPK pertama kali ada di Magelang. Koleksi museum berupa perkembangan BPK dari masa ke masa, dari 1947 sampai sekarang," katanya.

Menurut dia, koleksi di museum sekarang banyak dikemas dengan digital, terutama koleksi foto. Pengunjung museum tidak dikenakan biaya masuk atau gratis. (ant/mii)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Bandung dan Borneo FC Bersaing Ketat di Puncak, Ini Rencana I.League untuk Penyerahan Piala

Persib Bandung dan Borneo FC Bersaing Ketat di Puncak, Ini Rencana I.League untuk Penyerahan Piala

I.League siapkan dua piala di dua lokasi jika Persib dan Borneo FC bersaing sampai pekan terakhir Super League. Skenario dramatis 2018 bisa jadi terulang lagi.
Polisi Tangkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar, Tiga DPO Masih Diburu

Polisi Tangkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar, Tiga DPO Masih Diburu

Polda Metro Jaya menangkap satu pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor yang terjadi di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
6 Tim Telah Resmi Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League 2026/2027, Megawati Hangestri jadi Satu-satunya....

6 Tim Telah Resmi Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League 2026/2027, Megawati Hangestri jadi Satu-satunya....

Hyundai Hillstate jadi tim terakhir yang mengumumkan pemain kuota Asia mereka untuk V League musim depan setelah umumkan kesepakatan dengan Megawati Hangestri.
Dulu Jadi Korban 'Smash Petir' Megawati Hangestri, Kini Justru Jadi Rekan Setim di Hyundai Hillstate

Dulu Jadi Korban 'Smash Petir' Megawati Hangestri, Kini Justru Jadi Rekan Setim di Hyundai Hillstate

Sosok yang dulu menjadi “korban” smash petir Megawati Hangestri justru akan menjadi rekan satu timnya di Suwon Hyundai Hillstate musim 2026/2027. Takdir kemudian membawa
Lensa Berbicara: Penampakan Uang Rp10,27 Triliun Hasil Penertiban Hutan Curi Perhatian

Lensa Berbicara: Penampakan Uang Rp10,27 Triliun Hasil Penertiban Hutan Curi Perhatian

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan dana sebesar Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan kepada pemerintah dalam sebuah prosesi yang digelar di Lapangan Utama Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026). Dana tersebut berasal dari hasil denda administratif, pemulihan kerugian negara, penerimaan pajak, hingga pembayaran denda lingkungan hidup atas pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan.
Rakergub FKD-MPU 2026 Hasilkan 6 Kesepakatan Strategis soal Pangan hingga Energi, Pemda Diminta Perkuat Kolaborasi

Rakergub FKD-MPU 2026 Hasilkan 6 Kesepakatan Strategis soal Pangan hingga Energi, Pemda Diminta Perkuat Kolaborasi

Rakergub FKD-MPU kali ini fokus pada penguatan ketahanan pangan terpadu, kerja sama BUMD pangan, penguatan ketahanan energi, hingga dukungan terhadap pembangunan Giant Sea Wall Pantura.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT