News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar 13 Pemimpin Diktator, Beberapa Diantaranya Merupakan Pemimpin Paling Kejam di Dunia

Daftar 13 pemimpin diktator dunia, beberapa diantaranya termasuk paling kejam di dunia. Diktator adalah sebuah paham yang artinya diambil dari kata "diktator".
Jumat, 24 Februari 2023 - 19:00 WIB
Daftar 13 Pemimpin Diktator, Beberapa Diantaranya Merupakan Pemimpin Paling Kejam di Dunia
Sumber :
  • gettyimages.com

Menurut temuan, hampir seten500 ribu rakyat Indonesia menjadi korban atas program “pemberantasan komunisme” Soeharto.

11. Benito Mussolini

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai seorang pemimpin sosialis dengan semangat muda, Benito Mussolini mengikuti jejak politik ayahnya. Namun membuat ia dikeluarkan oleh partai tersebut karena dukungannya terhadap Perang Dunia I.

Sebagai pemimpin diktator selama masa Perang Dunia II, Benito Mussolini mengerahkan pasukannya secara berlebihan dan akhirnya ia dibunuh oleh rakyatnya sendiri di Mezzegra, Italia.

12. Fidel Castro

Daftar 13 Pemimpin Diktator, Beberapa Diantaranya Merupakan Pemimpin Paling Kejam di Dunia. Source: gettyimages.com

Fidel Castro mendeklarasikan dirinya sebagai PM Kuba tahun 1959. Ia lalu gagal menjalin hubungan diplomatik dan hubungan perdagangan dengan AS.

Fidel Castro menegosiasikan senjata, perjanjian kredit, dan bantuan makanan dengan Uni Soviet.

Ia juga secara kejam memerintahkan penahanan dan eksekusi lawan-lawan politiknya.

Fidel Castro menasionalisasi sumber-sumber daya Kuba, membentuk pertanian kolektif, dan membentuk negara sosialis satu partai. Ia juga mengirim sejumlah besar orang kaya Kuba ke penjara.

Dari kacamata AS, Fidel Castro dianggap sebagai sosok pemimpin tiran yang kejam.

13. Mustafa Kemal Ataturk

Saat kesultanan Usbani runtuh tahun 1922, Ataturk dipromosikan sebagai presiden Republik Turki dipromosikan tahun 1923.

Mustafa Kemal Ataturk langsung membentuk Partai Rakyat dan membentuk rezim partai tunggal.

Mustafa Kemal Ataturk mencita-citakan suatu negara modern dan sekuler, menggunakan wibawa dan kharismanya untuk memperkenalkan program reformasi secara luas.

Hal ini termasuk penghapusan masa kekhalifahan, yang mendasari otoritas religius para sultan, dan institusi Islam di Turki.

Pada 1926 Mustafa Kemal Ataturk menyingkirkan lawan politiknya dengan tuduhan konspirasi pembunuhan sebagai alasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mustafa Kemal Ataturk melakukan tujuan itu dengan keyakinan mengubah negara Turki menjadi negara modern dengan kecanggihan politik.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan mencoba untuk memprediksi langkah yang akan diambil Persib Bandung jika ingin datangkan Mariano Peralta. Kini sudah ada 11 pemain asing di Persib.
NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi Nasdem Willy Aditya menyampaikan bahwa almarhum Pimpinan DPR RI periode 2019-2024 Rachmat Gobel dikabarkan akan dimakamkan di Gorontalo.
Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Sebanyak 842 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek disiagakan untuk amankan jalannya unjuk rasa hari ini.
Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap empat orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Sukoharjo Etik Suryani di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
Piala Dunia 2026: Ditaklukkan Prancis 2-0, Pelatih Maroko Akui Timnya Kesulitan Hadapi Permainan Les Bleus

Piala Dunia 2026: Ditaklukkan Prancis 2-0, Pelatih Maroko Akui Timnya Kesulitan Hadapi Permainan Les Bleus

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, akui timnya harus mengakui keunggulan Prancis setelah kalah 0-2 pada perempat final Piala Dunia 2026, Jumat (10/07/2026).

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono. 
AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

Serangan yang dilakukan Amerika Serikat di lima provinsi negara tersebut selama dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.
Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP mendampingi seroang profesor asal Sulawesi Utara (Sulut) yakni Ing Mokoginta ke Bareskrim Polri pada Kamis (9/7/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT