News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahmad Dhani Tagih Bukti Pembayaran Royalti Lagu ke Once Mekel: Sejak 2010 Nyanyiin Lagu Dewa

Perselisihan datang dari internal band legendaris Dewa 19 yakni Ahmad Dhani dan Once Mekel, yang mempermasalahkan soal royalti lagu dan lontarkan ultimatum.
Minggu, 9 April 2023 - 05:19 WIB
Ahmad Dhani tagih bukti pembayaran royalti lagu ke Once Mekel.
Sumber :
  • Instagram @ahmaddhaniofficial

Jakarta, tvOnenews.com - Perselisihan datang dari internal band legendaris Dewa 19 yakni Ahmad Dhani dan Once Mekel, yang mempermasalahkan soal royalti lagu dan Ahmad Dhani melarang Once membawakan lagu-lagu milik Dewa 19.

Ramainya pemberitaan soal isu renggangnya hubungan antara Ahmad Dhani dan Once Mekel menyeruak ke publik dan jadi sorotan seminggu terakhir, ayah dari Al Ghazali itu memberi ultimatum terkait larangan keras terhadap Once menyanyikan lagu Dewa 19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Dhani menjawab soal hubungannya dengan Once Mekel, usai ramai ultimatum yang dia lontarkan ke publik terkait larangan Once membawakan lagu-lagu milik Dewa 19.

"Sebenarnya saya sama Once tuh, ini kan ribut-ribut soal bisnis, it's only business, it's only business. Kalau berteman ya biasa aja berteman nggak ada permasalahan, kalau masuk ke bisnis, beda lagi gitu loh, it's only business, no hard feeling. "ujarnya yang dikutip dari tayangan Youtube Mantra Room.


Ahmad Dhani tegaskan larang Once nyanyikan lagu Dewa 19. (Source: Instagram @oncemekelofficial)

Ahmad Dhani mengaku belum melakukan komunikasi soal bisnis dengan Once Mekel, terutama terkait royalti lagu yang merupakan permasalahan utama.

Komposer yang melahirkan hits-hits terkenal ini rencananya akan menggelar konser yang bertajuk '51 Tahun Kerajaan Cinta Ahmad Dhani'. 

Namun, Once Mekel tidak ikut serta dalam line up konser tersebut, Ahmad Dhani mengakui keikutsertaan Once tergantung dari Event Organizer atau penyelenggara acara.

"Tergantung EO-nya dong, kalau harganya sesuai ya why not. Masa harganya lebih dari saya, lagu-lagu saya. Minta harga lebih mahal, ya nggak mungkin lah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Dhani buka-bukaan soal bayarannya lebih mahal dari Andra Ramadhan, karena dia menciptakan lagu lebih banyak serta meng-aransemen.

"Lagunya banyakan saya, saya aransemen, udahlah Andra sama saya, mahalan saya. Nah ini Once lebih mahal dari saya, kan nggak masuk akal loh," paparnya.Hal itu dilakukan Ahmad Dhani lantaran Dewa 19 akan melakukan serangkaian tur di berbagai kota setelah lebaran nanti.

Selain itu, mantan suami Maia Estianty ini mengungkapkan soal polemik royalti yang ramai dibicarakan publik belakangan ini. 

Ahmad Dhani menyatakan bahwa di luar negeri kalau EO (Event Organizer) mengadakan konser harus mengantongi ijin dari WAMI (Wahana Musik Indonesia).

"Nggak usah jauh-jauh luar negeri, yang deket aja deh Singapore sama Malaysia. Kalau orang mau bikin acara Dewa 19 misalnya di Malaysia, itu promotor malaysia atau Singapore harus mengantongi ijin dari pada WAMI dulu sebelum mengadakan konser," ujarnya.

"Itu di Indonesia sudah ada undang-undangnya, peraturannya sudah ada. Cuman belum dilaksanakan," lanjutnya.


Ahmad Dhani tegaskan larang Once nyanyikan lagu Dewa 19. (Source: Instagram @oncemekelofficial)

Dirinya pun menanggapi soal jawaban Once Mekel yang mengaku bahwa telah ada Undang-undang yang mengatur perihal royalti. Dia hanya mengikuti aturan berupa undang-undang yang berlaku.
 
Ahmad Dhani pun menantang Once Mekel untuk menunjukkan jika pelantun lagu "Dealova" itu sudah membayar royalti.

"Jadi ketika Once bilang,'Udah kan ada sistemnya,'. Iya sistemnya nggak berjalan dengan lancar," kata Dhani

"Kalau misalnya memang ada, coba dong Once buktiin laporannya dari tahun 2010 nyanyiin lagu Dewa sampai sekarang, buktinya mana kasih ke gua, berapa yang gua terima duitnya. Nah itu boleh ditanyain nanti ke Once," tambahnya.

"Mas once punya laporannya nggak ya dari tahun 2010 nih, Once nyanyi lagu saya dan Andra sampai tahun 2022, ada nggak laporannya. EO mana udah bayar berapa, karena sampai saat ini saya belum dapat laporannya," pungkasnya.


Dewa 19 bersama mantan vokalisnya (Ari Lasso dan Once Mekel). (Source: Instagram @ahmaddhaniofficial)

Ahmad Dhani pun tak segan-segan menyatakan Once omong kosong, karena jika benar Once membayar royalti, minta bukti pembayaran dan laporannya. 

"Jadi kalau misalnya katanya udah bayar, saya bisa bilang itu bullshit, karena saya nggak terima laporannya. Mas Andra juga nggak terima laporannya, dari 2010 ketika dia menyatakan keluar dari Dewa 19 tanpa alasan, tapi tetap nyanyi lagu Dewa dimana-mana," ujarnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Once Mekel menggelar konferensi pers di kawasan Lebak Bulus Jakarta Selatan bersama pengacaranya, Panji Prasetyo.

Once mengaku soal royalti bukan dirinya yang mengurus itu, melainkan EO yang mengatur pembayaran ke Lembaga Manajemen Kolektif Nasional. 

Ahmad Dhani membantah dengan menyatakan minta membuktikan soal bukti pembayaran royalti lagu tersebut.

"Once nyanyi Dewa dimana-mana dari tahun 2010 sampai akhirnya ada reuni tahun 2016, selama 2010 kita nggak pernah main sama Dewa loh, kecuali 2012 yang acaraku itu, abis itu Ari Lasso bikin reunian yang mengajak Once," bebernya.

"Jadi 6 tahun yuh kita ngaplo berdua nih, nggak job Dewa. Tapi Once berjalan terus menyanyikan lagu Dewa. Saya mau tagih mana, katanya bayar royalti, mana buktinya, Show The Money," ujarnya seraya tertawa.

Diberitakan sebelumnya, masalah ini bermula ketika mantan suami Maia Estianty ini mengaku tidak mau orang lain yang tidak terlibat dalam tur tersebut untuk membawakan lagu-lagu Dewa 19.

"Sekarang Dewa 19 sedang melakukan tur. Setelah Lebaran setiap minggu ada dua kali, jadi tidak boleh ada konser-konser lain yang mengganggu, yang menggunakan lagu Dewa 19," jelas Ahmad Dhani. 

"Saya menjaga kemurnian konser Dewa 19 yang dilangsungkan setelah Lebaran, konser Dewa 19 itu sampai Desember full," sambungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Dhani juga melarang Once menyanyikan lagu milik Dewa 19 demi melindungi hak eksklusif promotor yang menaungi konser tur Dewa 19 sepanjang 2023.  (ind)

Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wagub Jabar Ancam Berhentikan ASN yang Terindikasi LGBT

Wagub Jabar Ancam Berhentikan ASN yang Terindikasi LGBT

Erwin mengungkapkan LBGTQ saat ini sudah sangat meresahkan dan harus menjadi perhatian khusus. Pasalnya, saat ini praktik tersebut sudah menyasar semua kalangan
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan mencoba untuk memprediksi langkah yang akan diambil Persib Bandung jika ingin datangkan Mariano Peralta. Kini sudah ada 11 pemain asing di Persib.
NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi Nasdem Willy Aditya menyampaikan bahwa almarhum Pimpinan DPR RI periode 2019-2024 Rachmat Gobel dikabarkan akan dimakamkan di Gorontalo.
Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Sebanyak 842 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek disiagakan untuk amankan jalannya unjuk rasa hari ini.
Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap empat orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Sukoharjo Etik Suryani di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono. 
AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

Serangan yang dilakukan Amerika Serikat di lima provinsi negara tersebut selama dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.
Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP mendampingi seroang profesor asal Sulawesi Utara (Sulut) yakni Ing Mokoginta ke Bareskrim Polri pada Kamis (9/7/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT