News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenalan dengan Tradisi Unik Suku Himalaya, Sebelum Menikah Ternyata Para Perempuannya Harus Lakukan ini Dulu

Suku Himalaya merupakan suku yang bermukim di kaki Pegunungan Himalaya. Suku ini terkenal unik karena memiliki tradisi yang tidak ditemui di tempat lain.....
Jumat, 14 April 2023 - 04:30 WIB
Ilustrasi pendukung (Bukan gambar sebenarnya)
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com – Setiap suku memiliki adat istiadat dan budaya masing-masing, tidak terkecuali Suku Himalaya.

Diketahui Suku Himalaya ini adalah suku yang mendiami wilayah kaki Pegunungan Hilamaya. Pegunungan Himalaya sendiri tersebar di lima negara yakni India, Bhutan, China, Pakistan, dan Nepal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Pegunungan Himalaya tentu tidak asing lagi di telinga banyak orang. Hal ini karena Pegunungan Himalaya merupakan pegunungan tertinggi di dunia yang terletak di Asia.

Selain unik karena bermukim di kaki pegunungan tertinggi dunia, Suku Himalaya juga dikenal unik karena memiliki tradisi tersendiri sebelum menikah.

Dilansir dari channel YouTube Ruang Tengah , Suku Himalaya menganggap bahwa menikahkan seorang gadis merupakan hal yang tidak menguntungkan bagi keluarga suaminya.

Hal ini berbanding terbalik dengan beberapa budaya yang menganggap penting keperawanan perempuan dalam pernikahan.

Pada Suku Himalaya, mereka percaya bahwa seorang gadis harus berhubungan badan pada setidaknya 20 pria untuk mendapatkan pengalaman dalam hubungan ranjang.

Bukan itu saja, bagi Suku Himalaya menikahi perempuan perawan dipercaya akan membawa nasib yang kurang baik bagi keluarga tersebut.

Bagi Suku Himalaya, pernikahan adalah langkah untuk mempertahankan rasnya. Karena itu kesucian atau kepolosan sang gadis bukanlah hal yang utama dilihat.

Pemilihan perempuan untuk dinikahi di Suku Himalaya

Pada Suku Himalaya ini orangtua pria-lah yang berperan penting untuk memilihkan jodoh bagi sang anak. Biasanya orangtua pria akan memilihkan seorang gadis yang memiliki latar belakang sosial yang sama dengannya.

Bagi perempuan Suku Himalaya, mereka memiliki keharusan untuk menerima pinangan dari laki-laki pertama yang datang untuk melamarnya. Meskipun laki-laki tersebut bukanlah sosok yang dicintainya.

Penolakan lamaran merupakan hal yang tabu bagi kelompok Suku Himalaya. Bukan itu saja, pada Suku Himalaya seorang perempuan yang akan menikah harus memiliki pengalaman dalam berhubungan seksual.

Indikator seorang wanita menarik pada Suku Himalaya ini adalah jika ada banyak pria yang pernah bersamanya. Minimal seorang wanita pada suku ini pernah bersama dengan 20 pria dan menghabiskan malam bersama mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika hal tersebut mampu dilakukan maka perempuan ini akan dianggap sebagai sosok yang menarik. Hal ini diharapkan si perempuan dapat memiliki banyak pengalaman untuk melayani suami setelah menikah.

Bukti bahwa seorang perempuan pernah menjalin hubungan ranjang dengan seorang pria adalah diberikannya tindikan atau gelang dari tetua desa. Setelah melakukan hal tersebut seorang gadis dinyatakan layak untuk menikah. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekap Hasil UEFA National League A, Sabtu (26/09/2026): Prancis Menang di Debut Zidane, Italia Keok 0-2 Lawan Belgia

Rekap Hasil UEFA National League A, Sabtu (26/09/2026): Prancis Menang di Debut Zidane, Italia Keok 0-2 Lawan Belgia

Sejumlah pertandingan UEFA Nations League A tersaji pada Sabtu (26/9/2026). Prancis meraih kemenangan di debut Zidane, sedangkan Italia takluk 0-2 dari Belgia.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Proses Kepailitan PT Kedap Sayaaq Dipersoalkan, PN Surabaya Beri Tanggapan

Proses Kepailitan PT Kedap Sayaaq Dipersoalkan, PN Surabaya Beri Tanggapan

Proses kepailitan PT Kedap Sayaaq kembali menjadi perhatian. Kuasa hukum perusahaan tambang batu bara asal Korea Selatan tersebut mempersoalkan sejumlah proses pemberesan harta pailit yang dinilai merugikan perusahaan.
Sudah Singgung Malaysia usai Kalahkan Singapura, John Herdman Siap Habis-habisan Bawa Timnas Indonesia Tekuk Harimau Malaya

Sudah Singgung Malaysia usai Kalahkan Singapura, John Herdman Siap Habis-habisan Bawa Timnas Indonesia Tekuk Harimau Malaya

John Herdman mulai memanaskan persiapan Timnas Indonesia jelang menghadapi Malaysia. Ia memahami laga tersebut memiliki arti khusus bagi kedua negara.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Sanjungan Striker Liga Belanda: Pemimpin yang Baik

Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Sanjungan Striker Liga Belanda: Pemimpin yang Baik

Kevin Diks mendapat pujian dari Ole Romeny setelah memimpin Timnas Indonesia melawan Singapura. Romeny menilai Diks mampu menjadi sosok pemimpin yang baik.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jabar untuk menghapus batasan usia maksimal bagi calon pekerja. 
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Seorang pria kehilangan sepeda motornya saat apel ke rumah kekasihnya di kawasan Jelambar Utama 4, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (24/9/2026) malam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT