News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-Gara Dikritik, Tak Disangka Tiktoker Awbimax Sebut Orang Tuanya Dimaki-Maki Gubernur Lampung, Dikatain Ini 

Sebelumnya, Nama Bima Yudho Saputro, pemilik akun TikTok @awbimaxreborn viral lantaran telah mengkritik Pemerintah Provinsi Lampung melalui sebuah video. 
Minggu, 16 April 2023 - 08:35 WIB
Tiktoker Bima Yudho Saputro sebut Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi Maki-Maki Orang Tuanya
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Akhir-akhir ini, nama Bima Yudho Saputro, pemilik akun TikTok @awbimaxreborn menjadi viral lantaran telah mengkritik Pemerintah Provinsi Lampung melalui sebuah video. 

Video yang menampilkan sebuah presentasi berjudul Alasan Kenapa Lampung gak maju-maju, ia mengaku bahwa orang tuanya dimarahi oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bima yang sedang menempuh pendidikan di Australia ini menceritakan bahwa orang tuanya disuruh datang untuk menemui Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi.

Saat bertemu dengan orang tuanya, Wakil Bupati Lampung Timur itu pun menelpon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Orangtuanya itu pun dimarahi oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

Pria yang kini sedang menempuh mengaku orang tuanya telah dimaki-maki oleh Arinal Djunaidi dengan menyebutkan bahwa mereka tidak becus dalam mendidik anak.

"Terus si Wakil Bupati Lampung Timur nelpon langsung Gubernur Provinsi Lampung tuch si Arinal. Terus langsung dikasihin ke bokap gue. Terus bokap gue dimaki-maki dibilang ga becus didik anaklah. Bakalan memproses kasus ini lebih dalam," kata Bima lewat Instagram Story miliknya @awbimax, Jumat (14/4/2023).


Potret Bima Yudho Saputro atau Tiktoker Awbimax. (Kolase tvOnenews)

Bima mengungkapkan dalam telepon tersebut sang ayah diminta untuk meminta dirinya untuk bungkam dan berhenti menyampaikan kritik.

"Sebentar lagi papa pensiun 3 bulan lagi. Jadi, tolong ditahan dulu omongannya, jangan ngegas dulu. Kamu diem dulu," bebernya.

Usai mendengar cerita itu dari keluarganya, lanjut Bima, dirinya sudah kalah dan tidak mampu berbuat apa-apa.

"Ya gw udah kalah dech. Elu yang punya Lampung, elu yang pemimpinnya gitu. Gue diintervensi, gue bisa apa," sambungnya.

Menurut Bima, dirinya tidak akan aman untuk pulang ke Indonesia. Hidupnya tidak aman dan was-was saat pulang ke Indonesia.

"Kalaupun gue pulang ke Indonesia, hidup gue akan was-was donk. Karena kan intel dimana-mana, tukang bakso dimana-mana," tuturnya.

Usai mengkritik Lampung, Bima mendapatkan pesan melalui Instagram dari Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik).

"Mbak Nunik sudah minta tolong ke Abang Mbak Nunik untuk datang ke keluarga kamu di Lamtim. Sampaikan ke keluarga kalau ada gimana-gimana hubungi Mbak Nunik, jangan khawatir. Jangan salah menilai, Mbak Nunik bukan pejabat yang anti diberi masukan kok," tulis Nunik kepada Bima.

Pesan tersebut ditanggapi Bima bahwa Wagub Lampung mengalami panik sosial (Pansos).

Menanggapi pesan Bima yang dibilang pansos, Wagub Lampung menanggapinya bahwa dirinya berusaha untuk tabayyun alias klarifikasi bahwa ancaman itu ternyata tidak benar.

"Alhamdulillah sudah terbiasa menghadapi berbagai situasi. Ini tadi saya berusaha menghubungi Bima, dan dapatnya begini….gakpapa kok, niat saya baik, saya menghubungi Bima karena diinfo bahwa distory Bima merasa keluarganya terancam. Pak bupati pun sudah datang ke raman utara menemui orang tua Bima, dan tabayyun alias klarifikasi bahwa ancaman itu ternyata tidak benar," tulis Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim di akun Instagram miliknya @mbak_nunik.

Nunik pun berpesan kepada bima untuk melanjutkan kuliahnya di Australia dengan benar dalam mencari ilmu. Ia juga mendoakan semoga menjadi ilmu yang berkah manfaat.

"Yowis le….lanjutkan kuliah yang bener ya….mencari ilmu, semoga menjadi ilmu yang berkah manfaat," pungkasnya. 

Mengetahui apa yang dilakukan oleh Gubernur Lampung tersebut, Bima justru mendapatkan dukungan dari warganet. Warganet langsung membanjiri kolom komentar dari Instagram orang yang memimpin Provinsi Lampung tersebut dengan kritik pedas.


Awbimax dan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. (Kolase tvOnenews)

Berikut rangkuman tvOnenews.com dari beberapa komentar netizen yang membanjiri kolom komentar Gubernur Lampung.

"Gini, perkenalkan saya siswa SMA, SMA lo ini. Saya coba tanya ke sepupu saya yang SD kelas 3. "Kalo jalan rusak harus diapain?" Dia jawab "diperbaikin." Jelas dong kalo mindset yang bahkan anak SD aja tau kalo tu jalan lampung itu harus diperbaikin segera. trus warganya komplen, ya terima masukan dari mereka. ini Indo bukan Korut. Bahkan kritikan ini membangun bukan "menjatuhkan". Ga salah dong kalo saya bilang pemimpin kek gini ga pantes banget. Jadi untuk feedback-nya. Tolong refresh otaknya ke setelan pabrik," tulis @sketchforsense.

"Intropeksi pak bukannya melapor. Orang mengkritik itu berarti pengen daerah nya bagus, maju dan lebih baik dari sebelumnya. Malah anti kritik. Kita seneng dan bangga loh suatu daerah yg keren dan banyak kemajuan nya," tulis @farhanrizqi97.

"GUBERNUR KOK ANTI KRITIK?," tulis @maycreatebatam.

"Kok saya mau ketawa, Tiba2 Gubernur dengan segitu bijaknya posting soal ini. Sudah keteteran yaa ? Kalau bapak tidak anti kritik kenapa mematikan kolom komentar di Instagram pak ?. Takut diserbu masyarakatnya sendiri yaa karena belakangan ini tiba² masyarakat berbondong-bondong menagih janji kerja kalian selama ini ?, Sungguh fenomena ini begitu unik, dan kayaknya cuma terjadi di Lampung. Jujur pasti bapak kewalahan dibuat pemberitaan belakangan ini soal Lampung jalan rusak parah... Mana yang katanya Lampung Berjaya Pak ?," tulis @rosimnyerupa.

"Diliat dari postingan instagram bapak, kok kayanya gaada kerja nyatanya pak bangun infrastruktur kek. Ini malah bagi sembako, pengecekan kesehatan ya seputar itu itu aja. Terus juga ngapain bangun waterpark mana mahal, tau sendiri di lampung UMR berapa. Emang yakin waterpark nya itu sasarannya semua orang? Paling orang berduit aja pak," tulis @ayslha.

"Sepertinya bio bapak @arinal_djunaidi salah deh. Seharusnya : "Pejabat Berjaya, Rakyat Lampung Sengsara" tulis @riannolima.

"Jahatt banget, masak orang tua Bima diancam dan disuruh berhenti kritik Lampung, SI ANTI KRITIK," tulis @annisa_ayuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan ada netizen yang memberikan tips agar bisa berkomentar meski telah dinonaktifkan oleh Gubernur Lampung. "Yg blm bisa komen krna dibatasi coba pake cara ini: follow akunnya, refresh (tarik layar dr atas ke bawah) lalu komen, abis itu unfollow lg, selamat mencoba teman2, panjang umur orang2 kritis," @ery_soblo.

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com komentar dalam unggahan foto milik Gubernur Lampung itu kini sudah dibatasi. (puj/muu/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT