GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Napi Umbar Keburukan di Penjara, Petugas Lapas Ikut Pesta Narkoba dan Bisa Booking Cewek di Penjara

Uya Kuya unggah video wawancara ia dengan mantan napi yang membongkar berbagai praktik ilegal di penjara seperti jual beli narkoba, diskotik hingga prostitusi.
Sabtu, 6 Mei 2023 - 21:31 WIB
Uya Kuya Wawancarai Mantan Napi soal Praktik Ilegal didalam Penjara
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Baru-baru ini kanal Youtube milik salah satu artis kenamaan Indonesia yakni Uya Kuya tengah menyita perhatian masyarakat setelah dirinya melakukan wawancara dengan seorang mantan napi (Narapidana) yang membongkar berbagai praktik ilegal di dalam penjara.

Video youtube yang diunggah pada 28 April di kanal youtube pribadinya Uya Kuya TV itu menampilkan percakapan dirinya dengan seorang mantan narapidana yang membongkar berbagai praktik ilegal di dalam penjara seperti jual beli narkoba, diskotik hingga praktik prostitusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu Uya Kuya menanyakan perihal dengan rumor-rumor yang mengatakan tentang adanya praktik diskotik di dalam penjara atau lapas kepada mantan napi yang menjadi narasumbernya itu.

"Benar ga ada praktik seperti diskotek dalam penjara atau Lapas," tanya Uya Kuya.

Menjawab pertanyaan tersebut, mantan napi itu membenarkan rumor yang ditanyakan oleh Uya Kuya terkait keberadaan diskotik di dalam Lapas. Pada kesempatan tersebut ia mengatakan bahwa praktik diskotik itu oleh para napi disebut sebagai Apotik.

"Kita sebutnya itu apotek, jual obat tapi obat terlarang, jadi khusu di lapas saya dari 80 kamar yang ada di sediakan satu kamar yang dijadikan 'apotik'. Seperti layaknya diskotik, setiap jam 9 malam nyala lampu diskotiknya dan di dalamnya itu disediakan chiller, karena selain nyedian sabu, ganja, dan inex mereka itu nyediain minuman juga" terang sang narasumber.

Bahkan dalam kesempatan tersebut, mantan napi itu pun menunjukan sebuah video yang menunjukan kondisi serta situasi di dalam diskotik yang mereka sebut sebagai diskotik itu.

Bukan hanya itu ia juga membeberkan jika pada saat itu ada acara-acara ulang tahun atau penyambutan para petinggi pun langsung disediakan wanita untuk menghibur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biasanya yang make petugas ketika mereka ada yang ulang tahun. Napi-napi yang lama dan yang punya duit juga biasanya manggil cewek, cuma kalau yang kelas ringan sih biasanya ga ke arah sana," sambungannya. 

Bahkan untuk masuk ke dalam tempat tersebut pun dikatakan ada biaya masuk, senilai Rp 20 rb agar bisa masuk ke dalam diskotik itu. Di dalam diskotik itu baru lah para Napi itu kembali membeli obat-obatan terlarang yang disediakan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT