News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Tempat di Jakarta Barat yang Angker Bekas Peninggalan Zaman Kolonial Belanda

Sesuai dengan namanya, tempat angker memiliki cerita mistis. Dikatakan angker apabila pernah terjadi kasus pembunuhan atau hubungan kejadian horor di masa lalu
Rabu, 31 Mei 2023 - 14:33 WIB
Toko Merah
Sumber :
  • Viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com – Sesuai dengan namanya, tempat angker yang sudah pastii memiliki cerita mistis. Tempat dikatakan angker apabila pernah terjadi sebuah kasus pembunuhan atau ada hubungannya dengan kejadian horor di masa lampau.

Bisa jadi juga dikarenakan kondisi tempat tersebut memang sudah tua dan tidak terurus selama bertahun-tahun hingga banyak yang tidak ingin kesana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu tempat di ibu kota yang disebut angker adalah wilayah Jakarta, tepatnya di Kawasan Kotamadya Jakarta Barat.

Kawasan Jakarta Barat ini pun masih kental dengan bekas jajahan zaman kolonial Belanda yang terlihat dari arsitektur gedung yang ada di Kota Tua, Jakarta Barat.

Berikut tempat angker yang ada di Jakarta Barat, mengutip dari Viva.

1. Toko Merah

Terkenal dengan bangunannya yang unik dengan menggunakan bata merah yang menjadikannya salah satu ikonik di Jakarta Barat. Diberi nama Toko Merah dikarenakan tampilan depan dindingnya.

Berlokasi masih di sekitaran kawasan Kota Tua, gedung Toko Merah sendiri termasuk gedung bersejarah yang masih ada sampai sekarang.

Sejarah Toko Merah sendiri dibangung oleh Gubernur Jenderal VOC, yaitu Baron Von Imhoff pada tahun 1703 sebagai kediaman pribadinya.

Selain itu pada masanya daerah sekitaran Toko Merah, seperti Pasukan Mataram dan Phoa Bingham adalah pusat Kota Batavia yang termasuk elite.

Toko Merah dikatakan horor ketika banyak cerita sejarah dan pengalaman orang sekitar dengan Toko Merah.

Berawal dari sejarahnya, Toko Merah pernah menjadi saksi bisu pertumpahan darah banyak mayat etnis Tionghoa di sekitaran kali hingga membuat langit berwarna merah.

Dari sinilah kisah angker Toko Merah mulai berkembang. Pekerja hingga pedagang kaki lima di sekitaran kawasan tersebut ada yang mengatakan pernah melihat sosok wanita dengan rambut panjang.

Sosok wanita itu memakai gaun putih muncul dari salah satu jendela gedung tersebut.

Kemudian pernah ada juga yang mendengar suara tangisan dan tertawa perempuan dari dalam gedung tersebut.

2. Kali Angke

Kali Angke

Hampir serupa dengan Toko Merah yang menjadi saksi bisu pertumpahan darah etnis Tionghoa, Kali Angke justru merupakan TKP langsung.

Kali Angke merupakan tempat pembantaian etnis Tionghoa oleh Kolonial Belanda pada tahun 1740.

Peristiwa tersebut diawali dengan bangkrutnya sejumlah pabrik gula di Batavia yang kalah bersaing dengan pabrik gula Malabar (India).

Hal tersebut akhirnya berujung kepada pemecatan karyawan pabrik yang mayoritas etnis Tionghoa.

Hilangnya pekerjaan membuat angka kriminalitas pada zaman tersebut meningkat, sehingga kebijakan pembatasan etnis Tionghoa pun diberlakukan.

Razia pun mulai dilakukan, rumah dan usaha yang tidak memiliki surat izin pun menjadi korban.

Hingga pada akhirnya berujung kepada pembantaian etnis Tionghoa di Kali Angke, yang pada saat itu menampung darah para etnis Tionghoa yang terbunuh.

Bahkan warna air Kali Angke pun berubah menjadi warna merah, akibat tercampur dengan darah para korban pembantaian.

Hingga sekarang Kali Angke pun selalu memakan korban jiwa pada setiap tahun, hal itu dibuktikan selalu ada temuan mayat disana.

Dimulai dari orang yang tenggelam hingga ada buaya putih menjadi pertanda bahwa akan ada yang meninggal di Kali Angke.

Kali Angke sendiri memiliki kedalaman sekitar 5-6 meter dan memiliki arus air yang sangat kuat.

3. Vila Andries Hartsinck (Gedong Tinggi)

Gedong Tinggi

Gedong Tinggi menjadi salah satu tempat angker di Jakarta Barat yang merupakan peninggalan zaman Kolonial Belanda.

Memiliki arsitektur bergaya Eropa, Gedong Tinggi memiliki dua lantai, yang sekarang telah beralih fungsi menjadi Polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat.

Polisi yang bertugas di Gedong Tinggi seringkali mendapatkan pengalaman mistis hingga pada saat sedang tidur.

Dimulai dari melihat penampakan sosok seperti Noni Belanda, dilempari, mendengar suara-suara hingga kepada lampu yang sering nyala dan mati sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengatasi hal tersebut, para Polisi mensiasatinya dengan selalu menyalakan semua lampu dan membuka semua jendela.

Itulah sejumlah tempat angker di Kawasan Jakarta Barat yang juga kental akan sejarah pada masa Indonesia dijajah oleh Kolonial Belanda. Apakah Anda ingin mengunjungi tempat tersebut? (MG1/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.
Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Sampai Berlinang Air Mata, Reaksi Megawati Hangestri Usai Bawa JPE Juara Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Tangis haru Megawati Hangestri pecah, Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai juara putaran pertama usai tekuk Gresik Petrokimia dengan skor 3-1 di final four Proliga 2026
Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan shio cinta 10 April 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak peruntungan asmara bagi lajang dan pasangan hari ini.
Upaya Tekan Kemiskinan, PTPN I Regional 5 Salurkan Bantuan dan Modal Rp30,43 Miliar

Upaya Tekan Kemiskinan, PTPN I Regional 5 Salurkan Bantuan dan Modal Rp30,43 Miliar

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 5 memperkuat kontribusi sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), non-TJSL, serta pinjaman lunak bagi UMKM dan sektor peternakan.
Lagi-lagi Irina Voronkova, Menggila di Final Four Proliga 2026, Cetak 35 Poin dan Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara!

Lagi-lagi Irina Voronkova, Menggila di Final Four Proliga 2026, Cetak 35 Poin dan Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara!

Irina Voronkova tunjukkan kualitasnya sebagai pevoli kelas dunia. Jakarta Pertamina Enduro sukses menundukkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 di Final Four Proliga 2026
Dari Lamborghini hingga Rumah Mewah, Aset Doni Salmanan Disikat Bareskrim dan Kini Laku Dilelang Rp13,4 Miliar

Dari Lamborghini hingga Rumah Mewah, Aset Doni Salmanan Disikat Bareskrim dan Kini Laku Dilelang Rp13,4 Miliar

Deretan aset Doni Salmanan disita Bareskrim, dari mobil mewah hingga rumah kini laku dilelang Rp13,4 miliar dan masuk kas negara.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT