News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Dikecewakan, Panji Gumilang Stop Simpan Uang Sedekah Dari Jemaah Al Zaytun di Bank, Tak Lagi Percaya Bank Karena....

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang mengaku tidak mau menyimpan uang hasil sedekah jemaah terhadap Ponpes Al Zaytun di bank. Hal ini lantaran dirinya....
Minggu, 23 Juli 2023 - 09:54 WIB
Potret Panji Gumilang saat melakukan tausiyah di Ponpes Al Zaytun
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Al Zaytun Official

Jakarta, tvOnenews.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun masih terus menjadi sorotan publik karena banyaknya hal kontroversial yang terjadi.

Belakangan diketahui bahwa Ponpes Al Zaytun mendapatkan sumbangan yang cukup fantastis dari jemaah maupun undangan pada agenda Perayaan Peringatan 1 Syuro atau 1 Muharam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak main-main sumbangan tersebut terdiri dari 4 mata uang, yakni rupiah, ringgit Malaysia, dollar Amerika Serikat, dan dollar Singapura.

Panji Gumilang membeberkan mengenai keberadaan sedekah tersebut dalam sebuah video berjudul (Tausiyah) Remontada Al Zaytun yang diunggah langsung oleh kanal YouTube Al-Zaytun Official.

Tidak main-main jumlah sedekah yang terkumpul dalam agenda 1 Syuro yang diselenggarakan Ponpes Al Zaytun mencapai lebih dari Rp1M.

“Nah, sekarang Syekh menyampaikan ada nggak sodhaqoh Muharram atau sodhaqoh Syuro itu? Ada. Dapat berapa Syekh? Dengarkan baik-baik. Syekh mencatat karena dilapori itu dolar Indonesia yakni rupiah jumlahnya 1,914,545,000 kalau dinarasikan satu miliar sembilan ratus empat belas juta lima ratus empat puluh lima ribu. Lumayan, kan?” ungkap Panji Gumilang.

Bukan hanya berupa rupiah, Ponpes Al Zaytun juga mendapat sumbangan berupa dollar Amerika Serikat, dollar Singapura, dan ringgit Malaysia. Panji Gumilang mengaku sumbangan Ponpes Al Zaytun dalam mata uang USD mencapai 10.000 USD.

Sementara untuk Dollar Singapura jumlah yang terkumpul sebesar 2.300 dollar Singapura. Sedangkan, ringgit Malaysia terkumpul sebesar 20.200 ringgit.

Panji Gumilang enggan simpan uang sedekah milik Ponpes Al Zaytun di bank

Panji Gumilang mengaku tidak ingin menyimpan uang hasil sumbangan jemaah terhadap Pondok Pesantren Al Zaytun di bank.

Hal ini disampaikannya secara langsung dalam video yang diunggah oleh kanal YouTube Al Zaytun Official berjudul (Tausiyah) Remontada Al-Zaytun.

“Saudara-saudara Syekh mengambil kebijakan bahwa uang ini (sedekah yang terkumpul) jangan disimpan di bank. Mengapa? Karena bank sudah tidak bisa merahasiakan kekayaan nasabahnya yang disimpan di bank,” sebut Panji Gumilang dilansir dari kanal YouTube Al-Zaytun Official (21/07/2023).

Panji Gumilang mengatakan bahwa bukti dari bank sudah tidak mampu menjaga kerahasiaan nasabah adalah seluruh uang yang ia simpan di bank diumumkan ke publik.

“Apa buktinya? Seluruh yang kita simpan di bank itu diumumkan. Bahwa rekeningnya sekian banyak sekian banyak khususnya lagi rekeningnya Panji Gumilang diumumkan lagi ada 15 triliun ini sesuatu yang sulit untuk dimengerti,” ucap Panji Gumilang.

“Sebuah negara yang mestinya melindungi hak-hak warga negaranya namun ada sebuah lembaga negara yang mengaku Kementerian atau apa, mengumumkan dan pengumumannya itu justifikasi, menjadi konsumsi publik, sehingga mengakibatkan hal-hal hiruk pikuk,” tambah Panji Gumilang.

Hal tersebutlah yang membuat Panji Gumilang mengaku tidak percaya pada bank untuk menyimpan dana Ponpes Al Zaytun. Meski begitu, Panji Gumilang juga mengimbau agar jemaahnya tidak menyimpan uang di Swiss seperti orang-orang kaya Indonesia umumnya.

Meskipun merasa bermasalah dengan tabungannya yang dibeberkan ke publik, Panji Gumilang mengimbau agar jemaahnya tidak membenci Indonesia. Jika bank tidak bisa mengamankan uang, maka menurut Panji Gumilang lebih baik seseorang membuat peti sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jangan pernah kita benci pada negara. Jangan pernah uang kita kita simpan pada orang asing, simpanlah dalam peti Indonesia. Kalau peti bank tidak bisa mengamankan kekayaan Al Zaytun, maka buatlah peti sendiri,” ungkap Panji Gumilang.

Ide membuat peti sendiri ini juga menjadi jalan keluar ketika Panji Gumilang tidak ingin menyimpan dana sumbangan jemaah di bank. Menurutnya cara ini merupakan cara tradisional yang rasional. (lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil melanjutkan langkahnya di turnamen WTA 1000, China Open 2026 usai meraih kemenangan di babak perempat final.
Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Menanggpi kasus viral di Garut, Jawa Barat anggota Komisi III DPR Abdullah mendorong Polri menindak tegas pelaku penipuan berkedok polisi gadungan dan BNN.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Cristiano Ronaldo terancam larangan bela Timnas Portugal hingga 6 bulan. Ancaman tersebut muncul setelah ia disebut meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin.
Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT