News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kurang-kurangin Begadang, dr. Zaidul Akbar Bilang Jika Tidur yang Baik Ala Rasulullah Justru di Waktu ini

Dalam sebuah ceramahnya, dr. Zaidul Akbar menyarankan agar masyarakat mengurangi kebiasaan begadang. Hal ini lantaran tidur yang baik ala Rasulullah justru
Minggu, 27 Agustus 2023 - 15:10 WIB
dr. Zaidul Akbar
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube dr. Zaidul Akbar

Menurut dr. Zaidul Akbar tidur dengan pola yang tepat akan memudahkan tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Efek dari tidur yang tepat ini sangat luar biasa sehingga direkomendasikan oleh dr. Zaidul Akbar.

Sementara, untuk waktu tidur yang ideal, dr. Zaidul Akbar merujuk pada keterangan ahli. Umumnya para ahli mengatakan bahwa durasi tidur yang tepat untuk orang dewasa adalah 6-8 jam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Berapa lama waktu kita tidur yang katakanlah disebutkan oleh para ilmuwan untuk memberikan efek? Sekitar 6 sampai 8 jam. Jadi sekarang kalau misalkan isya’ itu jam setengah 8, ya kalau Anda tidur jam 8, bangun nanti jam 2. Cukup tuh, efeknya luar biasa,” ungkap dr. Zaidul Akbar.

Dilansir dalam channel YouTube pribadinya, dr. Zaidul Akbar juga mengatakan bahwa penyebab seseorang yang mengantuk di pagi hari adalah tidak mendapat tidur yang berkualitas. Dr. Zaidul juga berpesan agar seseorang tidak banyak melakukan aktivitas dan mengurangi makan di malam hari.

“Maka malam jangan banyak aktivitas, jangan banyak makan. Supaya apa? Supaya istirahatnya tubuh kemudian dia memperbaiki ini itu segala macem itu berlangsung, sehingga tubuhnya mendapatkan haknya, sehingga paginya dia bangun dia segar lagi,” jelas dr. Zaidul.

Kaitan jam biologis tubuh dengan kesehatan

dr. Zaidul Akbar juga menyebut ada beragam kaitan antara jam biologis tubuh dengan kesehatan. Salah satu contohnya, jam biologis juga berhubungan langsung dengan peningkatan dan penurunan hormon stres.

“Makanya orang-orang yang kehilangan kesadaran atau mungkin ODGJ, dia mengalami kesulitan tidur, sehingga fungsi kognitifnya menurun. Karena tidur itu menguatkan fungsi kognitif,” ungkap dr. Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang tidur, dr. Zaidul Akbar umumnya punya ritual tersendiri. Dirinya kerap meminum air putih, air madu, dan air yang diseduh dengan rimpang-rimpangan, seperti jahe, kunyit, serai, dan lain-lain. Hal ini dilakukan sebagai penguat fungsi pencernaan.

Jika tidak, dr. Zaidul Akbar juga memperbolehkan jika ingin mengonsumsi air putih yang dicampur dengan sedikit cuka buah-buahan. Hal ini disebutkan akan memberikan efek yang luar biasa untuk tubuh. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT