GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kendala Teknis Diatas Panggung, Konser Bring Me the Horizon di Jakarta Terpaksa Berhenti di Tengah Pertunjukan

Bring Me the Horizon menggelar konser di Jakarta dengan tajuk "Church of Genxis" pada Jumat 10 November 2023 di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta.
Sabtu, 11 November 2023 - 03:11 WIB
Konser BMTH
Sumber :
  • Tim TvOne

tvOnenews.com - Band rock asal Sheffield, Inggris, Bring Me the Horizon atau BMTH menggelar konser mereka di Jakarta dengan tajuk "Church of Genxis" pada Jumat 10 November 2023 di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara.

Di promotori oleh Ravel Entertainment, konser bertajuk "Church of Genxis" merupakan kali kedua Bring Me the Horizon tampil di Indonesia setelah pertama kali pada tahun 2011 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konser yang dimulai sejak pukul 19.40 WIB dibuka oleh penampilan dari grup band I Prevail yang sukses memanaskan suasana sebelum para penonton yang datang menyaksikan penampilan Oliver Sykes dan kawan-kawan.

Tepat pukul 21.15 WIB Bring Me the Horizon pun naik keatas panggung dan membuka konser mereka dengan membawakan lagu hits mereka berjudul 'Can you Feel my Heart'.

Lagu tersebut berhasil membuat para penggemar BMTH yang datang menyaksikan konser tersebut lompat kegirangan dan ikut bernyanyi bersama.

Suasana konser berjalan dengan lancar sampai di pertengahan pertunjukan terjadi kendala teknis diatas panggung.

Di pertengahan lagu 'Parasite Eve', Vokalis BMTH Oliver Sykes harus turun dari panggung, diduga karena terjadi gangguan teknis.

Tak lama berselang para personil BMTH pun kembali naik keatas panggung dan melanjutkan penampilan mereka.

Namun penampilan dari Bring Me the Horizon harus kembali terhenti selepas mereka membawa kan lagu 'Die4U'.

Usai membawakan lagu tersebut, Oliver Sykes dan para personil lainnya langsung turun meninggalkan panggung dan menuju ke backstage.

Para penonton yang datang pun sempat kebingungan akan hal tersebut dan sempat menunggu beberapa saat untuk konser dilanjutkan.

Tak lama berselang, CEO dari Ravel Entertainment yakni Ravel Junardy naik keatas panggung dan menyampaikan pengumuman kalau konser BMTH hari pertama tidak bisa dilanjutkan.

Bukan tanpa alasan, Ravel mengatakan kalau konser harus dihentikan lantaran ada kendala teknis diatas panggung.

Ravel meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan menyatakan bahwa ia siap menerima kekecewaan dari para penonton.

"Mohon maaf konser tidak bisa dilanjutkan, kita punya masalah di stage jadi kita harus stop shinya malam ini kami mohon maaf sebesar-besarnya, jadi boleh keluar dengan tenang dan aman," ungkap Ravel Junardy.

Tak ada kejelasan bagaimana nasib dari para penonton yang sudah datang dan menyaksikan separuh konser tersebut, mereka yang kecewa pun meluapkan rasa kecewanya dengan merangsek naik keatas panggung.

Bukan hanya itu, situasi di luar venue konser pun sempat tidak terkendali karena sejumlah penonton yang kecewa meluapkan rasa kecewanya.

Kejadian ini pun sontak langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial dan mengundang beragam reaksi dari netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Ravel Entertainment terkait insiden tersebut dan juga keberlangsungan konser hari kedua dari BMTH pada Sabtu 11 November 2023 malam nanti. 

Bring Me the Horizon sendiri secara keseluruhan hanya membawakan 11 lagu dari total 20 lagu yang rencananya dibawakan di konser "Church of Genxis" Jakarta. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rp700 Juta Raib untuk Modal Pilkada, Wanita Ini Menangis Minta Vicky Prasetyo Kembalikan Uangnya

Rp700 Juta Raib untuk Modal Pilkada, Wanita Ini Menangis Minta Vicky Prasetyo Kembalikan Uangnya

Seorang wanita bernama Nunun Lusida menangis menagih Vicky Prasetyo untuk mengembalikan uang Rp700 juta yang disebut dipinjam untuk modal Pilkada 2024.
KKB Anak Buah Elkius Kobak yang Bakar Kelas SMAN 2 Dekai Ditangkap 

KKB Anak Buah Elkius Kobak yang Bakar Kelas SMAN 2 Dekai Ditangkap 

Empat anggota KKB anak buah Elkius Kobak ditangkap Satgas Damai Cartenz di Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. Dua di antaranya pelaku pembakaran SMAN 2 Dekai.
Ramalan Cinta Zodiak 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Tanggal 18 Februari 2026 menghadirkan dinamika cinta yang cukup menantang -
Resmi Jadi Pelatih Maverick Vinales, Legenda MotoGP Ini Bertekad Bangkitkan Insting Rider Andalan KTM Tech3 Musim Ini

Resmi Jadi Pelatih Maverick Vinales, Legenda MotoGP Ini Bertekad Bangkitkan Insting Rider Andalan KTM Tech3 Musim Ini

Rider asal Spanyol yang dujuluki Top Gun yakni Maverick Vinales, kini akan memasuki babak baru pada gelaran MotoGP 2026 yang akan mulai dalam waktu dekat ini. 
Sepak Bola Indonesia Dapat Pujian, Eks Kasta Teratas Belanda Curhat usai Debut Bersama PSIM di Super League: Liganya Sedang Berkembang

Sepak Bola Indonesia Dapat Pujian, Eks Kasta Teratas Belanda Curhat usai Debut Bersama PSIM di Super League: Liganya Sedang Berkembang

Pemain asing anyar PSIM, Jop van der Avert, mengaku puas dengan debutnya bersama Laskar Mataram. Ia tampil penuh saat PSIM bermain imbang 2-2 melawan Persik.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT