Meski Pernah Disindir se-Indonesia Karena Poligami, Aa Gym Tetap Santuy, Ternyata Ini Alasannya Buat Dia Pede
- Kolase tvOnenews.com
Deddy Corbuzier juga penasaran terhadap sikap santai Aa Gym dalam menghadapi bully, cacian, dan hinaan akibat poligami yang pernah dilakukannya.
"Saya mau tahu nih, saya jadi penasaran ketika Aa dicaci-caci, satu Indonesia caci-caci, gimana caranya menemukan kebahagiaan," tanya Deddy Corbuzier dalam podcastnya.
Aa Gym bercerita bahwa ia sempat kaget saat pertama kali menghadapi respon beragam dari masyarakat, khususnya para jamaahnya seputar poligami.
"Oh pada waktu awalnya kaget karena belum paham tetapi ketika paham bahwa bahagia itu bukan pada pujian tapi pada bagaimana menyikapi pujian," papar Aa Gym.
Aa Gym juge berpandangan bahwa cacian dan hinaan yang dulu ia terima bukanlah sebuah penderitaan, selama cara menyikapinya benar.
"Dan dicaci itu bukan penderitaan, dicaci bisa bahagia kalau kita menyikapinya dengan benar," terang Aa Gym.
![]()
Pendakwah, Aa Gym. (Ist)
Aa Gym juga memberikan analogi seperti seseorang yang tidak lulus ujian, bukan karena soalnya yang salah tetapi namun karena ia salah dalam menjawabnya.
"Orang tidak lulus bukan karena soal, orang tidak lulus ujian itu karena salah jawabannya," papar Aa Gym.
Pelajaran yang disadari oleh Aa Gym pada saat itu adalah saat seseorang dihina orang lain, maka sebaiknya ia harus mensyukuri bahwa dirinya bukanlah termasuk orang-orang yang menghina.
"Karena tahu bahwa dihina itu, kita bersyukur bukan kita bagian yang menghina, kan luar biasa, menghina itu kan dzalim," terang Aa Gym.
Deddy Corbuzier dibuat takjub oleh jawaban Aa Gym yang santai dan bijak. "Yang kedua, dengan dihina orang kita dapat pelajaran akhlak buruk yang tidak boleh kita miliki," pungkas Aa Gym.
"Allah menunjukkan saya tidak boleh berkelakuan seperti itu, saya sudah merasakan tidak enaknya dihina, saya enggak boleh menghina siapa pun," lanjut Aa Gym.
Aa Gym berujar bahwa hinaan yang ia rasakan menjadi sebuah evaluasi atas kesalahan dan dosa yang pernah diperbuatnya di masa lampau.
"Ketiga, dengan dihina orang, kita jadi evaluasi diri, jangan-jangan ini adalah buah dari kehinaan saya selama ini, dari dosa-dosa," terang Aa Gym.
Load more