GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Koding Next Luncurkan Platform 'Future Classroom', Sekolah Masa Depan yang Inovatif di Indonesia

Koding Next, luncurkan platform Future Classroom yang dirancang untuk berdayakan sekolah Indonesia serta integrasikan pendidikan teknologi & coding ke kurikulum
Rabu, 28 Februari 2024 - 13:14 WIB
Koding Nex Summit
Sumber :
  • TvOnenews.com

tvOnenews.com - Sekolah coding dan teknologi terkemuka untuk anak-anak di Asia Tenggara, Koding Next, meluncurkan platform inovatif baru bernama 'Future Classroom' yang dirancang untuk memberdayakan sekolah-sekolah di Indonesia serta mengintegrasikan pendidikan teknologi dan coding ke dalam kurikulum mereka.

Dengan diluncurkannya Future Classroom, Koding Next berusaha menjawab tantangan banyak sekolah di Indonesia dalam menerapkan pendidikan coding.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa masalah seperti terbatasnya akses terhadap pendidik coding yang terampil, teknologi yang berkembang pesat dan memerlukan pembaruan kurikulum secara terus menerus serta tingginya biaya untuk memperoleh perangkat canggih, coba diatasi dengan hadirnya Future Classroom dari Koding Next.

Future classroom adalah upaya kolaboratif yang melibatkan ahli teknologi dari STEMI (Kroasia) dan para ahli dari Harvard School of Education.

Pada acara Koding Next Summit yang berlangsung di The Langham, Jakarta Selasa (27/02/2024), Co-founder Koding Next, Mateusz Rybinski, menjelaskan alasan utama dibuatnya platform Future Classroom.

“Dengan future classroom anda bisa berinventasi banyak hal bukan hanya soal perangkat tetapi juga kurikulumnya yang selalu diupdate setiap 6 bulan sekali” ungkapnya.

Platform ini memfasilitasi pengalaman belajar yang dinamis, menggunakan konten video interaktif dan teks pembelajaran yang disesuaikan untuk pendidik dan anak.

Future classroom menawarkan pembelajaran yang komprehensif untuk anak, manajemen kelas, memungkinkan sekolah dan guru mengoptimalkan pengalaman belajar.

Dikembangkan oleh para ahli, Koding Next menciptakan kurikulum yang komprehensif dengan mencakup seluruh aspek K12, menawarkan kesempatan untuk menjelajahi
berbagai ranah teknologi. 

Mulai dari algoritma dasar hingga bidang lanjutan seperti robotika, pemrograman Python, Artificial Intelligence (AI), desain, dan pengembangan perangkat lunak mobil. 

Setiap kurikulum yang dikembangkan oleh Koding Next akan dilakukan peninjauan dan penyempurnaan yang cermat setiap enam (6) bulan untuk memastikan kurikulum tetap terkini dan relevan.

Dengan mengembangkan infrastruktur berbasis cloud jadi jawaban terbaik bagi sekolah, tanpa harus berinvestasi pada perangkat penyimpanan data yang mahal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimana platform ini berfungsi penuh di seluruh perangkat komputer dengan akses internet bahkan seperti Chromebook.

Koding Next sendiri didirikan di Indonesia oleh pengusaha Polandia, Bartek Wasik dan Mateusz Rybinski, Koding Next muncul sebagai sekolah coding dan teknologi terbaik di Asia tenggara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gempa Magnitudo 7,1 Terjadi di Sabah Tidak Berpotensi Tsunami di Kalimantan Utara, BMKG Sebut Guncangan Akibat Deformasi Lempeng Laut Filipina

Gempa Magnitudo 7,1 Terjadi di Sabah Tidak Berpotensi Tsunami di Kalimantan Utara, BMKG Sebut Guncangan Akibat Deformasi Lempeng Laut Filipina

Gempa Magnitudo 7,1 terjadi di Sabah, Malaysia, pada Senin (23/2/2026) pukul 01:57:46 WITA. Gempa tektonik itu tidak berpotensi tsunami di wilayah Kalimantan Utara.
Nostalgia Liga Indonesia: Rahmat Rivai, Striker Haus Gol yang Pernah Berseragam Persiter dan Persipura, Kini Bina Talenta Malut

Nostalgia Liga Indonesia: Rahmat Rivai, Striker Haus Gol yang Pernah Berseragam Persiter dan Persipura, Kini Bina Talenta Malut

Rahmat Rivai atau akrab disapa Poci pernah menjadi salah satu striker lokal yang saat itu kiprahnya cukup diperhitungkan di Liga Indonesia pada awal 2000-an.
Susah Payah Naturalisasi Pemain Eropa, Timnas Indonesia Disebut Mustahil Jadi Juara Piala AFF 2026

Susah Payah Naturalisasi Pemain Eropa, Timnas Indonesia Disebut Mustahil Jadi Juara Piala AFF 2026

Kepercayaan diri Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 justru mendapat respons sinis. Media Vietnam sebut Timnas Indonesia tak akan juara Piala AFF 2026.
Ternyata Amalan Sunnah ini Dijalankan Ragnar Oratmangoen, Pemain Timnas Indonesia yang Dikenal Ramah

Ternyata Amalan Sunnah ini Dijalankan Ragnar Oratmangoen, Pemain Timnas Indonesia yang Dikenal Ramah

Jarang diketahui, ada satu amalan sunnah dijalankan pemain timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen. Berikut keistimewaannya
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Emanuel Navarrete vs Eduardo Nunez

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Emanuel Navarrete vs Eduardo Nunez

Jadwal tinju dunia pekan ini, di mana ada perebutan gelar juara antara Emanuel Navarrete vs Eduardo Nunez.
Cremonese Dihajar AS Roma, Emil Audero Masih Dapat Rating Memukau meski Kebobolan 3 Kali

Cremonese Dihajar AS Roma, Emil Audero Masih Dapat Rating Memukau meski Kebobolan 3 Kali

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, masih mencatatkan rating yang memukau dalam laga kontra AS Roma. Cremonese menderita kekalahan dengan skor telak 0-3 dalam laga itu.

Trending

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut siswa tewas dianiaya anggota Brimob, Birpda MS di Tual, Maluku. Ternyata menuai perhatian KemenPPPA. Dalam hal ini, KemenPPPA tengah melakukan koordinasi
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Ahmad Muzani lontarkan respons menohok terkait Ketum NasDem, Surya Paloh yang masih pikir-pikir untuk memberikan dukungan dua periode untuk Presiden Prabowo
Sebut Ketua BEM UGM Penentang HAM Gara-Gara Mau Tiadakan MBG, MenHAM Pigai: Tidak Mungkin UNICEF Bisa Menghentikan

Sebut Ketua BEM UGM Penentang HAM Gara-Gara Mau Tiadakan MBG, MenHAM Pigai: Tidak Mungkin UNICEF Bisa Menghentikan

Natalius Pigai menilai orang yang menentang program MBG sama saja dengan menentang HAM. Hal ini merespons kritik dari Ketua BEM UGM yang kirim surat ke UNICEF.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT