News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingat Dukun Dimas Kanjeng? Dulu Pernah Viral karena Menipu Banyak Orang dan Pamer Kesaktian Bisa Keluarkan Duit dari Tangan, Padahal...

Masih ingat Dimas Kanjeng Taat Pribadi? Dukun yang pernah viral 2016 karena dikenal memiliki kesaktian dan menipu banyak orang, dihukum atas kasus pembunuhan.
Selasa, 26 Maret 2024 - 20:31 WIB
Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Sumber :
  • tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Di Indonesia dulu pernah heboh seorang dukun yang dipercaya bisa menggandakan uang, yakni Dimas Kanjeng atau  memiliki nama lengkap Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Dimas Kanjeng merupakan pria kelahiran Probolinggo, 4 April 1970 yang sudah menuntut ilmu kejawen atau ilmu yang berkaitan dengan gaib, sejak ia masih muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabarnya, Dimas Kanjeng pernah berguru kepada Kiai Gung Slamet atau Prabu Anom Kiai Gung Slamet yang merupakan cicit dari Raja Sumenep Bindoro Said.


Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Sumber: YouTube

Ia memiliki sebuah padepokan di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Jawa Timur dan memiliki banyak pengikut atau yang disebut santri.

Nama Dimas Kanjeng populer pada tahun 2016 karena dipercaya sebagai bank gaib atau bisa menggandakan uang hingga seribu kali lipat.

Dimas Kanjeng bahkan menobatkan dirinya sebagai raja baru di Nusantara dan kabarnya ia menjanjikan uang kepada para pengikutnya hingga 1 triliun rupiah.

Tak hanya uang, Dimas Kanjeng juga dipercaya memiliki kesaktian yang bisa memunculkan benda-benda secara gaib.

Seperti yang dituturkan oleh salah satu pengikutnya, Dimas Kanjeng pernah memunculkan motor Honda CBR, hingga makanan dan buah-buahan yang diinginkan 'santrinya'.

Namun, berdasarkan pengakuan bekas santri Dimas Kanjeng yang lain, Mohamad Abdul Junaidi, apa yang dilakukan pria asal Probolinggo dan pengurus padepokannya adalah penipuan

Bekas santri Dimas Kanjeng tersebut mengatakan, dua koper berisi uang miliaran rupiah sengaja diletakkan di teras rumah Marwah Daud Ibrahim di Makassar, Sulawesi Selatan sembunyi-sembunyi.

Koper tersebut dibawa oleh Ismail, salah satu santri yang juga orang kepercayaan Dimas Kanjeng, yang kemudian dibunuh. Cerita tersebut didapat Junaidi sebelum Ismail tewas dibunuh. 

Atas kasus pembunuhan tersebut, Dimas Kanjeng divonis 18 tahun penjara oleh pengadilan negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Dimas Kanjeng Taat Pribadi terbukti menganjurkan pembunuhan berencana terhadap dua orang, yakni Abdul Ghani dan Ismail Hidayah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua santri Dimas Kanjeng tersebut dibunuh karena dikhawatirkan membongkar praktik penipuan yang dijalankannya

Selain kasus pembunuhan tersebut, Dimas Kanjeng juga terlibat kasus dugaan praktik penipuan penggandaan uang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PB HMI Apresiasi Pemerintah atas Stabilitas Harga BBM dan Penguatan IPR

PB HMI Apresiasi Pemerintah atas Stabilitas Harga BBM dan Penguatan IPR

PB HMI melalui Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Rizki Alif Maulana, menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran atas keberhasilan menjaga stabilitas harga BBM di tengah dinamika geopolitik internasional yang penuh ketidakpastian.
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Tuntas Setahun, Proyek Tak Boleh Gagal

Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Tuntas Setahun, Proyek Tak Boleh Gagal

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung meninjau pengerukan Kanal Banjir Barat di segmen strategis Pintu Air Manggarai hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy)
Klub Milik Pengusaha Indonesia Ini Bakal Bikin Dompet Inter Milan Jebol di Bursa Transfer, Nerazzurri Dipaksa Bayar Mahal untuk 1 Wonderkid

Klub Milik Pengusaha Indonesia Ini Bakal Bikin Dompet Inter Milan Jebol di Bursa Transfer, Nerazzurri Dipaksa Bayar Mahal untuk 1 Wonderkid

Inter Milan mulai bergerak lebih awal dalam menyusun kekuatan musim depan. Langkah yang diambil adalah memantau gelandang muda milik Como FC, Maximo Perrone.
Jakarta Pertamina Enduro 'Hancurkan' Harapan Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026, Amankan Peluang ke Grand Final

Jakarta Pertamina Enduro 'Hancurkan' Harapan Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026, Amankan Peluang ke Grand Final

Jakarta Pertamina Enduro sukses mengamankan kemenangan 3-1 dengan skor 25-19, 25-19, 21-25, dan 25-23. Sementara Gresik Phonska cenderung mengandalkan momen
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Anak Muda Jangan Paksakan Pesta Pernikahan, Siap-siap Diatur Surat Edaran

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Anak Muda Jangan Paksakan Pesta Pernikahan, Siap-siap Diatur Surat Edaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merencakan penerbitan surat edaran (SE) agar anak muda di Jabar menikah sederhana ketimbang menggelar pesta pernikahan.
Prabowo Lantik Pimpinan Hingga Anggota Ombudsman RI, Sumpah Anti Suap dan Setia UUD 1945

Prabowo Lantik Pimpinan Hingga Anggota Ombudsman RI, Sumpah Anti Suap dan Setia UUD 1945

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyaksikan pengucapan sumpah jabatan pimpinan dan anggota Ombudsman Republik Indonesia masa jabatan 2026–2031.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT