News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bule Bertato sampai di Wajah ini Curhat Pernah Putus Asa dan Jadi Gelandangan, Ungkap Keajaiban ini Sebelum Mualaf

Seorang mualaf bernama Ibo menceritakan pengalaman hidupnya menemui Islam. Meski tubuhnya dipenuhi tato, tak membuatnya malu mengenal Islam. Simak kisahnya
Rabu, 3 April 2024 - 15:02 WIB
Joseph Johnson atau Ibo
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Seorang mualaf bule bernama Joseph Johnson membagikan kisah hidupnya ketika memutuskan masuk Islam. Ia mengaku menghadapi kehidupan yang sulit tanpa tempat tinggal dan harapan. 

Dengan tubuh penuh tato, ia terpaksa mencuri untuk bertahan hidup. Namun kini ia telah menemukan kedamaian dan tujuan hidupnya melalui Islam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Joseph Johnson lahir sebagai seorang Kristiani yang taat hingga umur 23 tahun. Ia mualaf dan mengganti nama menjadi Fatih Ibrahim yang kini disapa Ibo.

Ibo sempat viral di berbagai Instagram luar negeri yang menyoroti wajah dan tubuhnya yang penuh tato ketika melaksanakan ibadah umrah. Dalam kanal YouTube Cerita Untung, Ibo menceritakan perjalanan hidupnya menemui Islam.

Berdasarkan pengakuan Ibo, ia begitu tersesat sebelum mengenal Islam. Bahkan ia mengikuti pergaulan orang-orang dengan memakai narkoba. Kemudian, setelah mengenal Islam, ia mengaku menjadi orang yang lebih baik.

“Seperti pada umumnya, saya memiliki struktur dalam hidup. Saya memiliki tujuan dan arah, Islam adalah hal terbaik yang pernah terjadi pada saya,” kata Ibo dalam bahasa Inggris.

Ibo menceritakan sosok yang mengenalkannya pada Islam. Rupanya, keluarganya yang mengenalkannya karena saudaranya menikah dengan seorang muslim.

“Awalnya keluarga, sepupu dan bibi, mereka masuk islam pada 2011. Mereka menikah suaminya dari negara Kurdistan (Irak). Jadi itulah wawasan pertama yang saya dapatkan tentang islam,” jelasnya.

Perjalanan Mengenal Islam sampai Memutuskan Mualaf

Kemudian, Ibo menjelaskan pengalaman hidupnya hingga mengenal Islam. Hal ini bermula ketika ayahnya meninggal dunia, Ibo mengaku sangat terpukul dan hilang arah.

“Tahun 2015 ayah saya meninggal dunia, saya sangat kehilangan. Saya membutuhkan arah dan tujuan karena saya butuh bantuan, saya butuh bantuan dari ayah,” ujar Ibo.

Sepeninggalan ayahnya, Ibo menjadi tak percaya dengan Tuhan. Meski sudah berusaha ibadah ke gereja, namun ia merasa tetap kosong dan tak ada komunikasi dari hati dengan Tuhannya.

“Saya tidak percaya dengan Tritunggal Maha Kudus, saya tidak percaya Yesus adalah Tuhan, kemudian saya tidak percaya dengan Tuhan,” ungkapnya.

Ia mengaku sempat menjadi tunawisma sepeninggal sang ayah. Lantaran tak mengerti cara menyewa rumah, ia terpaksa hidup di jalan.

“Saya tidur di jalanan, rumah saya dijual ketika saya masih sangat muda. Saya tidak mengerti tentang hipotek dan sewa atau seperti asuransi dan sebagainya. Karena saya tidak tahu tentang hal-hal ini, saya sangat tidak siap pada saat itu,” kata Ibo.

Ketika dia tidur di depan restoran cepat saji di pinggir jalan, tiba-tiba datang seorang pria Pakistan dan bertanya soal keadaannya yang saat itu sudah putus asa dengan kehidupannya. 

Bak sebuah keajaiban, Ibo mengaku selalu bertemu dengan orang-orang Muslim yang baik. Hal ini berdampak ke rasa penasarannya, ia sampai menonton dakwah dari YouTube untuk mengenal Islam.

“Ali Dawah, Hamza yang berada di Malaysia sekarang. Dr Zakir Naik, Mufti Menk. Mereka yang mengajari saya mengapa Islam adalah agama yang benar,” terangnya.

Ia mengaku tak pernah mendapat kebaikan seperti yang dilakukan pria Pakistan itu. Meski banyak orang disekelilingnya menganggap orang-orang Muslim sebagai penjahat, namun kenyataan yang dia alami berbeda.

“Di tempat saya berasal, saya diberitahu bahwa mereka (Islam) adalah orang jahat, propaganda dari sosial media. Tapi dari pengalaman saya, mereka adalah orang-orang yang paling baik hati,” ungkapnya.

“Saya tidak pernah mengalami persaudaraan dan kesetiaan seperti itu. Dia tidak menginginkan imbalan apapun, dia bahkan tidak menyebutkan apa-apa tentang Islam,” sambungnya.

Ibo merasa diselamatkan oleh Allah SWT ditengah kesulitan hidupnya. Bahkan saat pertama kali ke Turki dan mendengar gema adzan, hati Ibo merasa tersentuh dan berniat mengenal Islam.

“Saya ingat waktu pertama kali ke Turki dan mendengar adzan tahun 2015 setelah ayah saya meninggal. Kemudian sesuatu tentang Quran bergema di dalam diri saya itu adalah suara yang paling indah. Saya belum pernah mendengar itu diputar di speaker, saya belum pernah mendengar Al Quran dalam hidup saya,” kata Ibo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Singkat cerita, Ibo akhirnya memutuskan menjadi seorang mualaf setelah bertemu dengan pria Pakistan yang telah menolong dan memberinya tempat tinggal disaat susah.

“Saya akhirnya belajar tentang Islam dan bertanya kepadanya, dan mereka mengajari saya tentang Al Quran, dan Muhammad Rasulullah, dan singkat cerita saya akhirnya bersyahadat,” pungkasnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi Knalpot Brong di Gowa Sulsel: Pemuda Kritis Ditikam, Pelaku Kini Mendekam di Sel

Tragedi Knalpot Brong di Gowa Sulsel: Pemuda Kritis Ditikam, Pelaku Kini Mendekam di Sel

Kasus penganiayaan berat yang sempat menghebohkan media sosial di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memasuki babak baru. 
Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Reaksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengetahui perlintasan kereta dijaga kelompok warga. Kiai diduga melakukan pelecehan seksual kepada 50 Santri di Pati
'Persiapkan Diri dengan Baik' Jadi Pesan Pelatih Hillstate untuk Megawati Hangestri, Rumor ke V-League Kian Nyata?

'Persiapkan Diri dengan Baik' Jadi Pesan Pelatih Hillstate untuk Megawati Hangestri, Rumor ke V-League Kian Nyata?

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung memberi pesan 'persiapkan diri dengan baik' kepada Megawati Hangestri sekaligus isyarat kalau Mega akan balik ke Korea Selatan
Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. 
Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Reaksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengetahui perlintasan kereta dijaga kelompok warga. Kiai diduga melakukan pelecehan seksual kepada 50 Santri di Pati
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT