Dua Preman Legendaris Bernyali Besar, John Kei Pernah Habisi Nyawa Orang, Hercules Obrak-abrik Rumah Sakit, Ini Kisahnya
- Kolase foto tim tvOnenews.com
tvOnenews.com - Bagi masyarakat Indonesia, mungkin sudah tak asing lagi dengan dua preman legendaris John Kei dan Hercules.
Kedua preman tersebut termasuk sosok paling ditakuti pada masanya. Kisahnya pun bisa membuat merinding pendengar atau pembacanya.
John Kei atau yang memiliki nama asli John Refra dikenal sebagai preman bernyali besar. Ia juga dicap sebagai pembuat onar di Jakarta, hingga dijuluki "The Godfather Jakarta".
![]()
John Kei dan Hercules, sosok preman legendaris yang paling ditakuti pada masanya. Sumber: kolase foto tim tvOnenews.com
Sementara itu, Hercules atau Rozario de Marshall juga menjadi salah satu preman legendaris yang paling ditakuti pada masanya.
Berikut ini kisah preman legendaris yang paling ditakuti pada masanya, John Kei dan Hercules.
Kisah John Kei
Sosok John Kei dikenal sebagai preman yang banyak ditakuti orang. Bukan tanpa alasan, reputasi John di dunia kriminal tergolong kelas berat.
Preman yang dijuluki sebagai The Godfather itu pernah ditahan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Menariknya, sosok John Kei saat itu telah berubah menjadi sosok yang cukup lebih baik setelah mendekam di penjara Nusakambangan.
Melalui wawancara bersama Andy F Noya pada acara Kick Andy, John Kei menceritakan tentang perjalanan hidupnya selama berada di dalam jeruji besi.
Pria asal pulau Kei, Ambon, Maluku Tenggara itu mengatakan kepada Andy F Noya bahwa masa kecilnya dilalui dengan kemiskinan.
Ia mengaku bahwa orang tuanya merupakan seorang petani yang miskin.
Hobi berkelahinya dimulai sejak kecil di masa sekolah, karena sering berantem dengan senior-senior di sekolahnya setiap pulang sekolah.
John Kei mengaku masa kecilnya pahit karena harus melewati kemiskinan dan bullying.
Pria kelahiran 1969 itu mengaku pernah bersekolah di SMEA, tapi ia merasa tidak cocok sehingga sering berkelahi dan putus saat akan memasuki kelas dua. Namun, ia tetap mendapatkan ijazah karena mengikuti ujian persamaan.
Di usia 18 tahun, John Kei nekat meninggalkan kampung halamannya dan pergi ke Surabaya, Jawa Timur. Dengan hanya bermodal nekat, ia loncat menaiki kapal tanpa tiket.
Load more