News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kok Bisa? Johny Lumintang Baru Emban Jabatan Pangkostrad, 17 Jam Setelahnya Langsung Dicopot, Ternyata Gara-gara...

Jendral Johny Lumintang pernah menjabat sebagai Pangkostrad selama 17 jam. Namun belum genap 24 jam, dia dicopot dari jabatannya. Bagaimana nasibnya sekarang?
Kamis, 18 April 2024 - 16:23 WIB
Jendral Johny Lumintang hanya 17 jam menjabat sebagai Pangkostrad
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube Polemik

tvOnenews.com - Dunia militer pernah dikejutkan dengan kisah Jendral Johny Lumintang dicopot usai menjabat selama 17 jam.

Karier yang begitu singkat, sosok Johny Lumintang awalnya menjabat sebagai Pangkostrad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, mengapa Jendral Johny Lumintang dicopot dari jabatannya sebagai Pangkostrad dan bagaimana nasibnya sekarang? Simak kisahnya.

Sebuah kejadian mengejutkan sempat mengguncang lingkaran militer, yakni pencopotan Jendral Johny Lumintang dari jabatannya.

Langkah ini telah menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan tentang alasan di balik keputusan tersebut.

Sebagai informasi, Johny Lumintang lahir pada 29 Juni 1947 di Minahasa Utara. Johny diketahui sebagai Lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Indonesia (AKABRI) tahun 1970.

Beberapa jabatan penting pernah diemban olehnya. Diantaranya, Komandan Sekolah Staf, Komando ABRI Gubernur Lemhanas periode 1999-2001 dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat.

Karier seorang Johny Lumintang mulai bersinar saat dipercaya menjadi Kepala Staf Komando Daerah Militer.

Johny juga sempat menjabat sebagai Kepala Staf Daerah Militer 7 yang kemudian ditugaskan lagi di Papua sebagai Kodam 17 Cenderawasih.

Saat itu, Johny ditugaskan dalam operasi Rajawali untuk membebaskan peneliti dari ekspedisi Lorentz 95 yang kala itu disandera oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Operasi Rajawali didominasi oleh anggota Kopassus, dan dipimpin langsung oleh Letnan Jenderal Prabowo Subianto

Kala itu, Prabowo menjabat sebagai Komandan Kopassus. Dalam operasi besar tersebut, 2 orang dari 11 sandera ditemukan tewas.

Operasi ini kemudian berakhir setelah dilakukan penyerbuan Kopassus ke markas OPM Timika.

Setelah bertugas dalam operasi Rajawali, Johny Lumintang kembali dipercaya untuk memimpin operasi pembebasan 14 karyawan PT Jayanti di Timika. Mereka disandera oleh  gerakan pengacau keamanan.

Hingga sebulan setelahnya, Johny Lumintang diangkat sebagai kepala staf umum ABRI. Setelah itu, ia menjabat sebagai komandan Batalyon Infanteri 751.

Johny juga merupakan duta besar Indonesia untuk Filipina sejak 14 Februari 2014 hingga 20 Februari 2018.

Johny Lumintang juga pernah menjabat sebagai Trisula komando strategi Angkatan Darat, Komandan Resimen Induk Komando daerah Militer Jaya, Komandan Resort Militer 164 Timor Timur, Panglima divisi Infanteri 1 dan Kostrad.

Kedekatannya bahkan membuat Johny Lumintang diminta untuk menggantikan posisi Prabowo sebagai Panglima Kostrad.

Pada momen Presiden Soeharto menyatakan diri mundur dari kursi kepresidenan, Prabowo Subianto juga ikut lengser sebagai Pangkostrad. 

Setelah Prabowo lengser, kariernya sebagai Pangkostrad digantikan oleh Johny Lumintang. 

Saat itu, ada 4 calon yang dipercaya dapat menggantikan jabatan Prabowo Subianto sebagai Pangkostrad. Keempat orang tersebut diantaranya Johny Lumintang, Mayjen TNI Djaja Suparman dan Mayjen TNI Djamari Chaniago. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Johny Lumintang terpilih menjabat Pangkostrad sebagai pengganti Prabowo Subianto. Dia dianggap mampu dan telah berpengalaman di dunia militer.

Tapi sayang, karier Johny Lumintang sebagai Pangkostrad tak bertahan lama. Johny Lumintang menjabat sebagai Pangkostrad hanya 17 jam saja.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

Sandiaga Uno hingga mantan Ridzki D. Kramadibrata masuk sebagai investor strategis untuk memperkuat struktur permodalan PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) melalui private placement.
Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Timnas Korea Selatan harus menelan salah satu kegagalan paling pahit dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia 2026 padahal peluang lolos sempat 94 persen.
Habisi Nyawa Lansia, Bakar Jasad hingga Kuasai Harta Korban, Yunas Dituntut Hukuman Mati

Habisi Nyawa Lansia, Bakar Jasad hingga Kuasai Harta Korban, Yunas Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa Yunas Gusworo dituntut pidana mati dalam perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Kristina, seorang lanjut usia yang jasadnya ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Jalan Tanjung Si Api-Api, Kabupaten Banyuasin.
Lini Depan Timnas Indonesia Makin Tajam, Striker 21 Gol Liga Belanda Berdarah Bandung Bisa Jadi Opsi Naturalisasi Buat Bela Garuda

Lini Depan Timnas Indonesia Makin Tajam, Striker 21 Gol Liga Belanda Berdarah Bandung Bisa Jadi Opsi Naturalisasi Buat Bela Garuda

Lini serang Timnas Indonesia berpotensi semakin mengerikan jika striker muda berdarah Bandung yang bermain di Liga Belanda ini berhasil dinaturalisasi PSSI.
Cegah Tawuran dengan Olahraga Tinju: Ratusan Anak Jalanan dan Eks Pelaku Bentrok Ikut Boxing Showcase di Penjaringan

Cegah Tawuran dengan Olahraga Tinju: Ratusan Anak Jalanan dan Eks Pelaku Bentrok Ikut Boxing Showcase di Penjaringan

Ratusan anak jalanan dan eks pelaku tawuran mengikuti Penjaringan Boxing Showcase Vol.2 di Jakarta Utara. Program ini menjadi upaya mencegah tawuran sekaligus mencari bibit atlet tinju muda.
Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi, Usut Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi, Usut Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang menggeledah Kantor Dinas Perhubungan Kota Palembang dan rumah salah satu saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pemeliharaan lampu jalan yang bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025. Penggeledahan dilakukan pada Minggu (29/6/2026).

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan keuangan zodiak 30 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Tutup bulan Juni dengan cek zodiakmu, siapa yang paling beruntung dan waspada?
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT