News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalau ke Semarang Jangan Lupa Santap Sedapnya Babat Gongso

Di Padang babat diolah menjadi gulai, di Solo bisa jadi baceman, di Makassar bisa jadi isian coto, dan di Kota Semarang nih babat diolah menjadi kuliner khas.
Rabu, 29 Desember 2021 - 10:53 WIB
Seporsi babat gongso matang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Babat adalah bagian sapi yang masuk dalam golongan jeroan. Tentu saja teksturnya alot alias liat dan keras. Namun dengan cara masak rebus yang benar dan lama, babat bisa menjadi empuk dan kenyal, serta bisa meminimalisir aroma jeroan menjadi lebih moderat.

Di beberapa daerah babat bisa diolah menjadi aneka masakan. Misal di Padang bisa menjadi gulai, di Solo bisa jadi baceman, di Makassar bisa jadi isian coto, dan di Kota Semarang nih babat diolah menjadi kuliner khas yang populer dengan nama babat gongso.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gongso itu resep khas Jawa bagian utara. Terutama di Semarang. Olahan ini memiliki citarasa bawang yang kuat dengan perpaduan kecap manis yang pekat dan cabai rawit yang bisa disesuaikan pedasnya. 

Karena isiannya babat maka disebutlah dengan babat gongso. Tapi pada perkembangannya, isian kuliner ini tidak melulu babat. Tapi ada juga yang minta iso atau usus sapi serta bagian jeroan lainnya sepeti jantung maupun limpa.

Warung makan babat gongso di Semarang banyak dan tersebar di berbagai tempat. Ada yang buka sejak pagi, ada juga yang buka sore.

Yang cukup populer itu warung babat gongso Pak Taman. Lokasinya berada di pojok selatan Stadion Diponegoro. Kira-kira satu kilometer dari pusat kota Semarang Simpang Lima. Warung ini sudah buka sejak tahun 1984. Jadi bisa disebut salah satu yang legendaris di Semarang.

Ada juga warung nasi goreng dan babat gongso Pak Karmin di tepi jembatan Mberok Kota Lama. Ini juga populer terutama bagi orang kantoran dan pelancong yang ingin menyantap nasi goreng babat dan babat gongso.

Mengolah babat dan jeroan sapi lainnya butuh cara khusus. Yang pasti harus direbus lama sehingga babat dan jeroan bisa empuk dan nyaman dikunyah.

"Kalau nggak lama ngrebusnya ya bisa kayak karet mas, alot. Kalau kita ngrebus sampai empat jam. Selain biar empuk, juga mengurangi aroma babat atau usus sapi yang bagi sebagian orang dirasa cukup tajam menyengat," kata BuTaman, pemilik warung.

Lalu apa yang menjadi daya tarik rasa babat gongso ini? 

"Aroma dan rasa bumbunya. Bawangnya kuat ditambah kecap asli yang katanya hanya dibuat di Semarang. Saya banyak lihat kecap yang botolnya berciri khas ditempel kertas batik warna ijo itu. Sepertinya hampir semua warung nasi goreng Jawa atau babat gongso pakai kecap itu," kata Suryo, warga Sragen yang bekerja di Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Babat gongso dihidangkan dengan nasi yang tidak dicampur. Penikmat akan mengambil sedikit demi sedikit babat gongso ke atas nasi lalu disantap.

Seporsi babat gongso di warung Pak Taman 38 ribu rupiah sudah termasuk nasi. (Teguh Joko Sutrisno/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

Tren main padel menunjukkan bahwa olahraga tersebut telah menjadi gaya hidup baru yang inklusif bagi kalangan pengusaha, figur publik, hingga kaum milenial.
Level dalam Padel: Skor 1 sampai 7, Kamu Masuk Kategori Pemain Noob atau Pro?

Level dalam Padel: Skor 1 sampai 7, Kamu Masuk Kategori Pemain Noob atau Pro?

Di dunia internasional, level padel biasanya diukur dari skala 1.0 hingga 7.0. Simak penjelasan mengenai level permainan padel tersebut di bawah ini, agar kamu tahu ada di posisi ke berapa.
Media Belanda Ikut Soroti Ancaman Pembunuhan yang Diterima Thom Haye usai Laga Persib vs Persija: Kecewa

Media Belanda Ikut Soroti Ancaman Pembunuhan yang Diterima Thom Haye usai Laga Persib vs Persija: Kecewa

Thom Haye mendapat ancaman pembunuhan usai laga Persib vs Persija. Hal itu pun ikut disoroti oleh salah satu media Belanda.
Masih Ingat Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh Persipura, Kini Tim Asuhannya Raih Rekor Clean Sheets

Masih Ingat Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh Persipura, Kini Tim Asuhannya Raih Rekor Clean Sheets

Dikenal sebagai jiwa dari lini pertahanan Persipura Jayapura di masa keemasannya, lantas bagaimana nasib Bio Paulin sekarang?
Aset Tanah Ditertibkan Untuk Kepentingan Masyarakat

Aset Tanah Ditertibkan Untuk Kepentingan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, secara bertahap menertibkan aset tanah dengan jalan menerbitkannya sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang tujuannya untuk kepentingan masyarakat Garut.
Berdayakan Calon Pekerja Tambang, GMB Gelar Kaderisasi

Berdayakan Calon Pekerja Tambang, GMB Gelar Kaderisasi

Dalam menyiapkan para ahli dibidang pertambangan, PT Geo Mining Berkah (PT GMB) sebuah perusahaan yang bergerak dibidang konsultan pertambangan, menggelar program kaderisasi pertambangan.

Trending

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo meminta masyarakat tidak terjebak pada narasi yang selalu menggambarkan Indonesia buruk dan tertinggal. Presiden optimis RI mampu menjadi negara maju.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT