GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aduh, Boleh Percaya Boleh Tidak, Ini Kisah Mengerikan Akibat Permainkan Gadis Dayak, Alat Kelamin Pria ini Disebut-sebut Hilang

Jangan main-main! Berani mempermainkan hati seorang gadis Dayak alat kelaminnya akan hilang. Mitos atau fakta? Begini kata salah satu masyarakat adat Dayak..
Jumat, 3 Mei 2024 - 15:16 WIB
Gadis Dayak
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com -  Jangan main-main, berani permainkan gadis Dayak alat kelamin pria ini disebut-sebut hilang. Mitos atau fakta?

Suku Dayak adalah salah satu suku pribumi yang mendiami wilayah pedalaman Kalimantan, Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka memiliki warisan budaya yang sangat kaya, termasuk kepercayaan dan praktik-praktik yang berkaitan dengan kekuatan mistis dan spiritual.

Suku Dayak juga dikenal memiliki kepercayaan terhadap roh-roh alam dan leluhur. 

Ada pula mitos terkenal yang mengatakan jika mempermainkan hati seorang gadis Dayak alat kelaminnya akan hilang.


Gadis Dayak. Sumber: Kolase tvOnenews.com

Salah satu masyarakat adat Dayak Iban, yakni Kinanda Tunggalika membongkar fakta terkait hal tersebut. 

Dia mengatakan kalau hal-hal mistis seperti itu masih menjadi salah satu hal yang dipercaya oleh masyarakat suku Dayak.

Apalagi jika berani mempermainkan gadis Dayak. Imbasnya bukan main-main.

"Jadi ilmu dari suku Dayak itu sendiri, ya khususnya untuk mitos jika gadis suku Dayak diganggu ataupun ibaratnya dipermainkan, orang Dayak itu memang ada satu namanya warisan tradisi leluhur atau ilmu magis jelas kita masih percaya," kata Kinanda Tunggalika. 

Kinanda Tunggalika juga menceritakan kisah seorang pria dimana alat vitalnya dihilangkan bahkan berpindah tempat. 

Dia mengatakan bahwa kejadian mengerikan itu  bukan hanya mitos belaka. 

"Pernah ada kejadian, kemaluannya atau alat organ vitalnya itu dihilangkan dan juga pernah ada sejarah atau cerita, bagian kemaluannya itu bisa berpindah tempat," lanjutnya. 

Awalnya, sang pria membuat sakit hati gadis Dayak hingga tak mengakui kesalahan yang telah dilakukannya.

"Sebelumnya, si pelaku ini yang ibaratnya membuat sakit hati gadis perempuan Dayak sebelum dia ada kata maaf atau mengakui kesalahannya kemaluannya dipercaya tidak akan bisa kembali," sambungnya. 

Selain itu, ada juga seorang gadis Dayak yang ditinggalkan begitu saja oleh pacarnya. Padahal mereka berdua berniat untuk menikah.

Sang pria pun harus menanggung akibat dari perbuatannya itu, di mana alat vital miliknya menghilang. 

Dikatakan adanya ritual dari sang kepala adat yang mempunyai ilmu tinggi yang bisa membuat para pria kehilangan organ vitalnya.

"Itu ada satu kejadian satu kita kaum gadis Dayak ini ada yang namanya punya pacar ya itu ketika itu dia ditinggalkan begitu saja," terang Kinanda. 

"Nah setelah itu, dilakukan ritual juga oleh kepala suku adat biasanya hanya orang-orang tertentu karena ilmu ini jujur, ilmu mumpuni tingkat tinggi itu tidak bisa sembarang juga siapapun melakukannya," lanjutnya. 

Akan tetapi, berbeda jika seorang pria itu mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

"Yang bisa menyembuhkan adalah itikad baik dari si korban itu dia dan permohonan maaf," terangnya. 

Selain itu, Spiritualis Dayak bernama Bunda Iva juga menegaskan bahwa kisah pria yang kehilangan alat vitalnya itu adalah fakta.

"Misalnya nih ada cowok berhubungan dengan cewek Dayak tiba-tiba cowoknya pulang ke kampungnya kan otomatis cewek-cewek Dayaknya takut dong dia gak bakal kembali. Makanya biasanya dia boleh pulang tapi barangnya nggak pulang ada di tempat ceweknya itu," kata Bunda Iva. 

Bunda Iva juga mengatakan kalau kejadian seperti itu pernah menimpa relasinya yang alat vitalnya dibuat tidak bisa berdiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi kalau teman atau relasi memang ada, kebanyakan ya pastilah namanya wanita disakiti kan pasti ada rasa ingin balas dendam dong. Ya kalau mungkin dia sakit hati dia akan melakukan sesuatu supaya yang ini yang logikanya ya supaya alat vitalnya nggak bisa berdiri," tutupnya.

Itu lah kisah pria yang kehilangan alat vitalnya akibat menyakiti gadis Dayak. (akg/hnf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI, Blak-blakan soal Kinerja Polri

Presiden Prabowo Siapkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI, Blak-blakan soal Kinerja Polri

Kapolri dan Panglima TNI langsung berdiri dan memberikan hormat kepada Presiden ketika mendengar Kepala Negara berjanji akan memberikan anugerah Bintang Mahaputera.
Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kembali mencuri perhatian publik usai membagikan momen ketika menyusuri hutan untuk menemui masyarakat adat Suku Togutil.
Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bantu pulangkan WNI asal Karawang yang terlantar di Libya. Kasus ini jadi peringatan keras untuk warga Jabar.
Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Persis Solo menjaga asa keluar dari zona merah setelah menang 1-0 atas Dewa United, sementara Malut United ditahan imbang Persita Tangerang.
5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT