GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Hani bin Yahya Assegaf Viral karena Bertato dan Disebut Habib, Bilang Merampok Lebih Afdol daripada Ngemis!

Hani bin Yahya Assegaf tengah menjadi sorotan lantaran gayanya yang tak biasa saat menyampaikan ceramah, bahkan ia juga disebut sebagai habib. Simak ulasannya.
Rabu, 8 Mei 2024 - 06:00 WIB
Hani bin Yahya Assegaf
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Habib Hani bin Yahya Assegaf tengah menjadi sorotan di media sosial Twitter atau X. Sosoknya jadi perbincangan lantaran penampilannya yang nyentrik.

Disisi lain, latar belakang Hani bin Yahya Assegaf juga cukup kontroversial. Pasalnya, ia dikabarkan sebagai salah satu pendiri LSM zionis Indonesian-Israel Public Affair Comitte/ IIPAC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Hani bin Yahya Assegaf juga pernah ditangkap Satuan Reserse Polres Jakarta Barat lantaran menjalankan perjudian berkedok yayasan amal bernama Yayasan Azizah Foundation.

Hani bin Yahya Assegaf Sebut Merampok Lebih Afdol daripada Ngemis

Tak cuma itu, isi ceramahnya juga dianggap menyimpang lantaran menyebut Rasulullah SAW membolehkan merampok daripada mengemis.

Mulanya, ia mengisahkan ada sahabat Nabi bernama Abu Jundub yang merupakan seorang perampok.

Saat mengetahui Nabi akan datang, Abu Jundub langsung merapat ke Rasulullah SAW dan menyampaikan keinginannya masuk Islam.

Namun ia menyebut tidak bisa meninggalkan pekerjaannya sebagai perampok lantaran hanya itu pekerjaan satu-satunya.

Hani bin Yahya lantas menyebut Rasulullah SAW meridhoi pekerjaan Abu Jundub asal bukan mengemis.

“Jangan pernah mengemis, jadi secara langsung Rasulullah meridhoi kerjaan merampoknya, walaupun itu tidak dihalalkan. Namun lebih afdal merampok dibanding mengemis,” kata Hani.

Penampilannya Menuai Kritik

Terkini, pemilik akun @AYB_id mengunggah cuplikan ceramah Hani yang menunjukan dirinya bertato, mengenakan anting, hingga gelang.

Menurut pemilik akun tersebut, penampilan Habib Hani menyalahi sejumlah syariat Islam.

“Habib apaan lagi ini? Kok bisa, di semua tubuhnya menggunakan dan memakai sesuatu yang diharamkan Allah dan Rasul-Nya,” tulis akun tersebut.

Imbas dari kontroversi tersebut, banyak netizen yang memberikan kritik hingga cibiran.

Dalam salah satu kesempatan, Habib Hani lantas menjelaskan alasannya bertato meski dilarang oleh Allah SWT.

“Kita masing-masing bisa memperbaiki, dengan memperbaiki diri kita akan sibuk. Akan sibuk melihat segala kekotoran, ketercelaan, keburukan, kehinaan yang ada dalam diri kita sampai kita lupa ngurusin orang,” kata Habib Hani.

Menurutnya, hampir setiap hari ia mendapat pertanyaan soal tato hingga anting yang dikenakan.

“Nah itu kan semua urusan-urusan privasi yang nanti salatnya nggak sah, yang nanti di kuburan itu saya, yang masuk neraka atau masuk surga itu saya,” ujarnya.

“Bukan saya nantang, artinya kenapa kok kita sibuk ngeliatin orang, bukannya kita berkumpul untuk silaturahmi, untuk sharing bagaimana cara terbaik untuk kita menuju wasilah kepada Allah SWT,” tutupnya.

Menanggapi sosok Habib Hani bin Yusuf Assegaf ini, para netizen turut memberikan beragam komentarnya.

“Cuma karena anaknya si assegaf, otomatis semua jadi habib?” komentar netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Habib jangan ngaku-ngaku dzuriyat nabi, dzuriyat nabi itu Sayyid dan Syarif,” kata yang lain.

“Efek jual beli gelar habib. Agama pun dijual. Yang anehnya pengikutnya juga banyak. Ga ngerti dah,” balas yang lain. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Laporan "Bang Resmob", Polisi Bebaskan Korban Penyekapan di Showroom Motor Cakung

Respons Laporan "Bang Resmob", Polisi Bebaskan Korban Penyekapan di Showroom Motor Cakung

Keberadaan saluran pengaduan khusus “Bang Resmob” kembali membuktikan efektivitasnya dalam merespons tindak kriminal. 
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Wamenpar Ni Luh Puspa: Museum Marsinah Jadikan Desa Nglundo Magnet Wisata Sejarah

Wamenpar Ni Luh Puspa: Museum Marsinah Jadikan Desa Nglundo Magnet Wisata Sejarah

Desa Wisata Nglundo di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, kini memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi berbasis sejarah dan budaya berkat keberadaan Museum Marsinah. 
Terenyuh Lihat Warga yang Datang ke Kirab Mahkota Binokasih Meski Sedang Sakit, Dedi Mulyadi Kasih Rp20 Juta: Buat Berobat

Terenyuh Lihat Warga yang Datang ke Kirab Mahkota Binokasih Meski Sedang Sakit, Dedi Mulyadi Kasih Rp20 Juta: Buat Berobat

Tersentuh lihat perjuangan warganya yang rela datang ke Kirab Mahkota Binokasih meski sedang sakit, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kasih bantuan uang pengobatan.
CFD Rasuna Said Jakarta Selatan Resmi Berlaku Mulai 1 Juni 2026

CFD Rasuna Said Jakarta Selatan Resmi Berlaku Mulai 1 Juni 2026

Kawasan Jalan HR Rasuna Said di Jakarta Selatan dipastikan akan menjadi lokasi baru pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). 
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.

Trending

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terkait perayaan Milangkala Tatar Sunda menuai kritik pedas dari parlemen. 
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Pemain Persib Bandung kena tendangan suporter PSM Makassar yang menginvasi lapangan Stadion Gelora BJ Habibie buntut kekecewaan timnya kalah di pekan ke-33.
I.League Catatkan Evaluasi Elite Pro Academy, Soroti Tingginya Pelanggaran

I.League Catatkan Evaluasi Elite Pro Academy, Soroti Tingginya Pelanggaran

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, secara terbuka mengakui bahwa tingginya pelanggaran disiplin di level Elite Pro Academy menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi.
Persib Selangkah Menuju Juara, Wali Kota Bandung Minta Perayaan Tetap Tertib: Senang-senangnya Jangan Sampai Bikin Susah Orang Lain

Persib Selangkah Menuju Juara, Wali Kota Bandung Minta Perayaan Tetap Tertib: Senang-senangnya Jangan Sampai Bikin Susah Orang Lain

Kemenangan krusial Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor 2-1 pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 memicu gelombang euforia luar biasa di Kota Kembang. 
Terenyuh Lihat Warga yang Datang ke Kirab Mahkota Binokasih Meski Sedang Sakit, Dedi Mulyadi Kasih Rp20 Juta: Buat Berobat

Terenyuh Lihat Warga yang Datang ke Kirab Mahkota Binokasih Meski Sedang Sakit, Dedi Mulyadi Kasih Rp20 Juta: Buat Berobat

Tersentuh lihat perjuangan warganya yang rela datang ke Kirab Mahkota Binokasih meski sedang sakit, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kasih bantuan uang pengobatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT