News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Gus Samsudin? Ternyata Teman Lamanya Pernah Mengungkap Pekerjaan Asli si Dukun Viral, Hingga Singgung Ilmu Agamanya Kurang: Aneh…

Teman lama Gus Samsudin mengungkap sosok sang paranormal viral yang kini harus berurusan dengan kasus hukum. Ia turut menyinggung ilmu agama sang dukun. Simak
Kamis, 16 Mei 2024 - 15:40 WIB
Gus Samsudin
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Nama Gus Samsudin beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan karena kontennya yang kontroversial.

Melalui konten yang dibagikan, Gus Samsudin memperbolehkan jamaahnya bertukar pasangan bila sama-sama suka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, satu per satu orang yang pernah mengenal sosok Gus Samsudin mulai mengungkap sisi lain sang dukun viral.

Mulai dari mantan pasiennya, teman lama, hingga bekas kameramen di padepokan turut membongkar sosok asli Gus Samsudin.

Teman lama Gus Samsudin mengungkap profesi lama sang paranormal sebelum memiliki padepokan hingga ilmu agamanya saat itu.

Dikutip dari YouTube dr. Richard Lee, MARS., teman lama Gus Samsudin mengaku sudah mengenalnya sejak lama, jauh sebelum terkenal dan memiliki padepokan.

Tak disangka, teman lamanya menyebut Samsudin dan dirinya saat itu sama-sama menjadi pengepul barang bekas atau tukang rongsok.

"Ketika saya mengenal, dia juga sudah pengepul rongsokan juga. (Samsudin) Menerima dari pencari rongsokan, dan dijual ke dia," ungkap teman lama Gus Samsudin.

Teman lamanya juga menceritakan awal mula mengenal Samsudin karena ia membeli atap seng.

"Awal mula kenal ya itu, beli seng bekas dari dia," imbuhnya.

Sekitar tahun 2013, ia enyebut tak ada tanda-tanda dari Gus Samsudin bahwa dia memiliki ilmu yang berkaitan dengan hal-hal mistis, sakti dan gaib. 

"Tidak ada tanda-tanda dia suka nerawang dan sebagainya. Itu tidak ada," katanya.

Bahkan menurutnya, sekitar tahun tersebut, Gus Samsudin masih biasa saja dan tidak terlalu pintar soal ilmu agama.

"Karena sekarang dia menjadi asumsi publik soal agama, dulu (sekitar tahun 2013) soal agama masih biasa saja," terangnya.

Teman lamanya itu cukup mengenal baik sosok Samsudin karena bekerja di bidang yamg sama.

Dia bahkan masih mengenal baik Samsudin saat mendirikan padepokan sekitar tahun 2019.

Mulanya, ia kira Samsudin hanya membuat padepokan untuk berkumpul bersama teman-temannya.

"Ketika dia bikin padepokan itu saya kira cuma untuk kumpulan-kumpulan sama teman-teman. Nggak tahunya dia bikin pengobatan dan konten,” ujarnya.

Ketika memiliki padepokan yang berada di Blitar tersebut, Samsudin mulai meninggalkan pekerjaannya sebagai tukang rongsokan.

“Tapi saya tidak terlalu kepo karena saya di bidang rongsokan. Ketika dia sudah bikin padepokan itu dia tidak konsen sama rongsokannya. Makanya nggak begitu nyambung sama saya," jelasnya.

Teman lama Gus Samsudin membeberkan niatnya membongkar masa lalu tersebut agar masyarakat mengetahui kebenarannya dan teredukasi.

"Saya melakukan hal ini biar masyarakat mengetahui yang sebenarnya, biar masyarakat teredukasi oleh trik-trki pengobatan yang memakai trik sulap, yang biasanya luar biasa," tutupnya.

Sebagai teman, ia juga ingin mengingatkan Samsudin agar tidak sampai terjerumus pada perbuatan dosa besar.

Sebab orang-orang yang ditipunya menggunakan trik adalah orang-orang sakit yang ingin berobat.

Teman lama Samsudin tersebut juga membahas soal mantan kameramen yang pernah bekerja di padepokan.

Awalnya mantan kameramen tersebut tidak berani mengaku, namun kini ia mulai berani membongkar trik-trik yang pernah dipakai Gus Samsudin saat pengobatan dan pembersihan rumah.

Mantan kameramen serta santri-santri lain yang sebelumnya ikut Gus Samsudin juga mulai mengakui bahwa banyak settingan yang dilakukannya saat bekerja sebagai orang pintar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Gus Samsudin dan dua tersangka lain harus menghadapi sidang kasus pelanggaran ITE imbas konten tukar pasangan di Pengadilan Negeri Blitar.

Dalam sidang perdana tersebut, Samsudin menyatakan menerima seluruh dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU). (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo sekaligus meningkatkan standar pengelolaan satwa sesuai praktik terbaik internasional.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT