Teman lama Gus Samsudin mengungkap sosok sang paranormal viral yang kini harus berurusan dengan kasus hukum. Ia turut menyinggung ilmu agama sang dukun. Simak
Tersangka kasus video ajaran sesat izinkan bertukar pasangan terus bertambah. Polisi kembali menetapkan dua kru yang terlibat dalam pembuatan video sebagai tersangka.
Kini Gus Samsudin telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus video konten aliran sesat bertukar pasangan. Mantan kameramen bongkar rahasia dibalik kontennya
Lahuri, warga Dusun Karanganom, Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, mengakui jika rumahnya adalah tempat pembuatan konten video Gus Samsudin berisi tentang ajaran yang memperbolehkan saling tukar pasangan.
Konten kreator Samsudin asal Blitar, akhirnya dijemput paksa oleh Polda Jawa Timur. Samsudin diperiksa atas konten yang memperbolehkan tukar pasangan dengan syarat suka sama suka, yang diunggah dalam akun miliknya, pada kamis pagi (29/2).
Gus Samsudin sebagai pembuat video dugaan aliran sesat memperbolehkan bertukar istri kini dilaporkan pada pihak kepolisian. Berikut profil dari Gus Samsudin
Viralnya video aliran sesat yang memperbolehkan bertukar pasangan membuat sejumlah masyarakat geram. MUI Jabar sebut hal tersebut merupakan penistaan agama.
Kapolres Blitar AKBP Wiwit Adisatria mengatakan video aliran sesat yang memperbolehkan jemaahnya untuk bertukar pasangan ternyata konten dibuat di daerah Jawa Barat, sementara pengunggah video viral aliran sesat itu adalah warga Blitar.Â
Warga Blitar kembali dibuat gaduh atas viralnya video aliran sesat yang memperbolehkan jemaahnya untuk bertukar pasangan. Dari hasil penelusuran ternyata video tersebut hanya konten dan fiktif belaka, yang dibuat Gus Samsudin
Usai pentelan GRIB Jaya GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules dilaporkan anak Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriani ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyekapan
Rekan setim Megawati Hangestri di Hyundai E&C Hillstate, Kim Da-in, ungkap cerita di balik keputusannya bertahan untuk musim baru 2026 meski sempat ingin abroad
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya perlu memantau satu pemain keturunan di Belanda. Sebab, salah seorang pemain memperlihatkan performa gemilang.
Akibat benturan keras tersebut, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Muhammad Hilman Mufida dan sopir kendaraan mengalami luka-luka.
Pemain diaspora Eropa terlihat berada di Tanah Air di tengah kabar pelatih Timnas Indonesia sudah berbicara dengan 16 pemain keturunan untuk dinaturalisasi.