News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Brand Otomotif Raksasa ini Serius Ciptakan Mesin Kendaraan Ramah Lingkungan, Kompak Buat Mobil Canggih Rendah Emisi

Dalam rangka mencari solusi untuk mencapai dekarbonisasi atau menekan emisi gas karbon pada mesin kendaraan, kini Toyota bekerjasama dengan Subaru dan Mazda
Rabu, 29 Mei 2024 - 17:27 WIB
Toyota, Mazda, Subaru kompak bersama ciptakan mesin ramah lingkungan
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Seakan tidak bisa tinggal diam dan terus berinovasi dalam menciptakan mesin kendaraan yang terbaik. 

Dalam rangka mencari solusi untuk mencapai dekarbonisasi atau menekan emisi gas karbon pada mesin kendaraan, kini Toyota bekerjasama dengan sejumlah brand aliansi, yaitu Subaru dan Mazda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga brand otomotif ternama asal Jepang ini akan menciptakan terobosan baru yaitu mesin yang ramah lingkungan atau rendah emisi.

"Mencapai masyarakat netral karbon adalah tantangan yang harus dilakukan oleh seluruh industri dan masyarakat Jepang secara keseluruhan. Saat kami terus menyempurnakan teknologi elektrifikasi, kami akan terus menyempurnakan teknologi elektrifikasi,” ungkap ketiga petinggi perusahaan tersebut dalam laman resmi Toyota, Rabu (28/5/2024). 

Sebagai salah satu perusahaan terbesar di industri otomotif, Toyota akan senantiasa terus berinovasi dengan menciptakan berbagai kendaraan yang menarik yang ramah lingkungan untuk konsumennya.

“Kami akan terus menawarkan mobil menarik kepada pelanggan dengan menyempurnakan mesin pembakaran internal untuk era elektrifikasi dan memperluas kemungkinan multi-pathway untuk mencapai netralitas karbon,” kata Presiden, Anggota Dewan Direksi dan CEO, Toyota Motor Corporation.

Toyota
Toyota, Subaru, dan Mazda Kompak Ciptakan Mesin Ramah Lingkungan. (ANTARA)

Kolaborasi ini menjadi hal yang wajar di industri otomotif sebagai bukti keseriusan perusahaan-perusahaan tersebut agar menciptakan sebuah teknologi kendaraan jauh lebih ramah lingkungan untuk konsumennya.

Ketiga perusahaan tersebut fokus untuk mengurangi karbon dan berupaya memperluas pilihan dengan bertindak penuh semangat dan tujuan yang sama.

Dengan mesin generasi berikutnya, ketiga perusahaan akan berupaya untuk tidak hanya meningkatkan kinerja mesin yang berdiri sendiri namun juga mengoptimalkan integrasi mereka dengan unit penggerak listrik, dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing mesin.

Mesin terbaru ini diklaim oleh perusahaan tersebut memiliki efisien dan juga tenaga yang bisa diandalkan. Mesin baru ini juga akan merevolusi kemasan kendaraan menjadi lebih kompak dibandingkan model yang sudah ada.

Mesin yang memiliki ukuran lebih kompak ini memungkinkan kap mesin menjadi lebih rendah lagi, meningkatkan kemungkinan desain dan kinerja aerodinamis sekaligus berkontribusi pada efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Pembangunan mesin ini juga sudah menekankan kepatuhan terhadap peraturan emisi yang semakin ketat saat ini di berbagai negara. Pada saat yang sama, mesin baru ini akan kompatibilitas dengan berbagai alternatif, termasuk bahan bakar elektronik (bahan bakar sintetis), biofuel, dan hidrogen cair.

“Untuk memberikan beragam pilihan kepada pelanggan kami guna mencapai netralitas karbon, kita perlu menghadapi tantangan dalam mengembangkan mesin yang selaras dengan lingkungan energi masa depan,” jelas Direktur Perwakilan, Presiden dan CEO, Subaru, Atsushi Osaki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketiga perusahaan, yang memiliki aspirasi yang sama, akan menyempurnakan teknologi mesin melalui kompetisi persahabatan,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, Toyota memiliki sekitar seperlima saham dari jenama Subaru dan sekitar 5 persen menaruh saham di Mazda. (ant/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD-DPR RI berlangsung pada hari ini.
Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan berinisial BP dan SR selaku pemeriksa pajak menjadi tersangka kasus dugaan manipulasi ekspor pulp.
China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa China dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT