News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemarahan Luar Biasa Habib Bahar bin Smith Tak Terima Disinggung soal Nasab Ba'alawi Terputus, HBS Semprot KH Imaduddin, Dia Bilang...

Kemarahan luar biasa Habib Bahar bin Smith tak terima disinggung soal nasab Ba'alawi terputus, HBS semprot KH Imaduddin, dengan nada keras dia bilang begini.
Kamis, 20 Juni 2024 - 10:59 WIB
Habib Bahar bin Smith dan KH Imaduddin
Sumber :
  • kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith tanggapi pendapat KH Imaduddin Utsman soal nasab Ba'alawi yang kontroversial.

Nama KH Imaduddin Utsman menjadi sosok yang kontroversial di masyarakat karena menyebut nasab Ba'alawi tidak tersambung kepada Rasulullah SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ba'alawi atau Bani Alawi (keturunan Alawi) adalah nama keluarga bagi mereka yang memiliki nasab jalur laki-laki kepada Alawi bin Ubaidillah.

tvonenews

KH Imaduddin menuliskan hal tersebut dalam tesis ilmiahnya dan mendapat reaksi keras dari para pecinta habaib (muhibbin) di Indonesia.

Bahkan, beberapa kali ia didatangi oleh para muhibbin saat mengisi acara ceramah.

Meski mendapat banyak kecaman, KH Imaduddin menyatakan akan terus berceramah dengan membahas nasab dengan kesabaran.

Habib Bahar bin Smith (HBS), salah satu pendakwah yang juga merupakan seorang habaib menanggapi pendapat dari KH Imaduddin.

Komentar Habib Bahar bin Smith mengenai KH Imaduddin dilontarkannya ketika menjawab pertanyaan netizen pada sesi live di media sosialnya.

Bermula dari seorang netizen yang bertanya kapan Habib Bahar akan debat dengan KH Imaduddin.

"Kapan mau debat sama Mang Imad, Habib?" kata Habib Bahar bin Smith ketika membacakan salah satu komentar netizen.


Habib Bahar bin Smith dan KH Imaduddin. Sumber: kolase foto tim tvOnenews.com
 

Menanggapi pertanyaan tersebut, awalnya HBS mengatakan bahwa sebelumnya ia sudah pernah menjawab pertanyaan-pertanyaan kontroversi dari KH Imaduddin. 

Namun, belum ada jawaban dari pihak KH Imaduddin.

"Imad aja nggak berani jawab pertanyaan Ana itu. Dah empat jawaban Ana itu, Imad nggak jawab sampai sekarang kok, mau debat bagaimana," kata Habib Bahar bin Smith.

Pendiri LSM Majelis Pembela Rasulullah itu juga mengaku sudah menjawab KH Imaduddin yang mempertanyaan 'apakah ada habib dalam Islam' dan 'bagaimana hukum memakai gelar habib'.

"Itu jawaban Ana yang empat itu. Satu, yang masalah 'Apakah ada habib dalam Islam' udah Ana jawab, dia nggak jawab balik," ujarnya.

"Kedua, 'Bagaimana hukum orang memakai gelar Habib' Ana jawab, nggak ada dia jawab. Suruh dia jawab empat dulu itu," lanjutnya.

Habib Bahar bin Smith juga menantang KH Imaduddin untuk menunjukkan kitab yang menjelaskan tentang batalnya nasab ba'alwi.

"Mana kitab sezaman woi, woi mana kitab sezaman yang menafikan? Kalau itu orang mengatakan nasab ba'alwi itu batal, mana ada kitab yang membatalkan? ada nggak?" ujar HBS.

"Kalau tidak ada kitab yang mensahihkan, ada nggak kitab yang membatalkan? Mana sini kitab yang membatalkan? begitu aja," lanjutnya.

HBS menegaskan, kitab sezaman tidak menjadi syarat dalam ilmu nasab.  

"Kitab sezaman itu tidak menjadi syarat dalam ilmu nasab. Nggak ada," kata Habib Bahar bin Smith.

"Kitab sezaman menjadi syarat untuk membatalkan nasab itu nggak ada, tes DNA, nggak ada. Yang menjadi syarat untuk membatalkan nasab itu nggak ada," lanjutnya.

Bahkan, Habib Bahar bin Smith juga mengatakan KH Imaduddin cs perlu untuk belajar lagi.

"Makanya belajar lagi, bilangin ke Imad cs itu belajar lagi," ujarnya.

Lebih lanjut, Habib Bahar bin Smith mengatakan bahwa orang-orang seperti KH Imaduddin sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW.

Di Indonesia sendiri juga sudah ada sejak dulu, bahkan Gus Dur sempat mengeluarkan fatwa tentang habaib.

"Kaum-kaum seperti mereka itu sudah ada di zaman Rasul, bukan dari sekarang aja. Di zaman Rasulullah dulu ada itu orang-orang seperti itu, yang mengatakan Rasulullah abtar, Rasulullah terputus makanya itu Asbabun Nuzul turunlah surah Al-Kautsar," ujar Habib Bahar bin Smith.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terus ada lagi di zaman Al Imam Ali Bin Abu Bakar. Terus di Indonesia di zaman Gus Dur waktu itu, di zamannya Gus Dur, akhirnya Gus Dur yang mengeluarkan pendapat, mengeluarkan fatwa tentang habaib," tutupnya.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dakwaan Febrie Adriansyah Dinilai Janggal Terkait Peran Ferry Hongkoriwang

Dakwaan Febrie Adriansyah Dinilai Janggal Terkait Peran Ferry Hongkoriwang

Dugaan kasus TPPU yang menyerwt eks Jampidsus, Febrie Adriansyah terus disorot banyak pihak usai sidang pembacaan dakwaan rampung digelar di PN Tipikor Jakarta Pusat beberapa hari lalu.
Telkom University Buka Suara Soal Viral Perundungan Maba di Asrama Kampus, Sebut Pelaku Dua Orang

Telkom University Buka Suara Soal Viral Perundungan Maba di Asrama Kampus, Sebut Pelaku Dua Orang

Viral di media sosial aksi dugaan perundungan mahasiswa baru terjadi di asrama kampus Telkom University (Tel-U), Kabupaten Bandung. Pihak kampus buka suara..
Hasil Super League 2026-2027: Bali United Pesta Setengah Lusin Gol Lawan Persijap, Laskar Tridatu Menang Telak 6-1

Hasil Super League 2026-2027: Bali United Pesta Setengah Lusin Gol Lawan Persijap, Laskar Tridatu Menang Telak 6-1

Bali United tampil menggila saat menjamu Persijap Jepara pada pekan keempat Super League 2026-2027, Sabtu (10/10/2026). Serdadu Tridatu sukses menang telak 6-1.
Alokasikan Dana 52 Miliar Rupiah, Tahap Awal Pembangunan Kampus Universitas Negeri Yogyakarta di Kabupaten Blora Dimulai dari Gedung Direktorat

Alokasikan Dana 52 Miliar Rupiah, Tahap Awal Pembangunan Kampus Universitas Negeri Yogyakarta di Kabupaten Blora Dimulai dari Gedung Direktorat

Kampus Universitas Negeri Yogyakarta Kabupaten Blora tak hanya diproyeksikan menjadi pusat pendidikan tinggi, tetapi juga dilengkapi beberapa fasilitas terpadu.
Mayat Terborgol di Bangunan Mirip Kantor MBG Kendal, BGN Buka Suara: Bukan Gedung SPPG

Mayat Terborgol di Bangunan Mirip Kantor MBG Kendal, BGN Buka Suara: Bukan Gedung SPPG

Korban dugaan pembunuhan tersebut disebut-sebut ditemukan di gedung yang mirip dengan dapur MBG atau Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Awas Apes Bertubi-tubi! 5 Shio Ini Wajib Ekstra Waspada pada 11 Oktober 2026

Awas Apes Bertubi-tubi! 5 Shio Ini Wajib Ekstra Waspada pada 11 Oktober 2026

Berikut adalah lima shio yang diprediksi berpotensi mengalami apes bertubi-tubi pada 11 Oktober 2026 jika tidak melakukan langkah antisipasi secara cermat.

Trending

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom Bandung yang diduga dilakukan mahasiswa baru ke teman satu kamar asramanya.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Maarten Paes Dapat Wejangan Kiper Legendaris Belanda usai Alami Masa Sulit di Ajax, Pilar Timnas Indonesia Diminta Lakukan Ini

Maarten Paes Dapat Wejangan Kiper Legendaris Belanda usai Alami Masa Sulit di Ajax, Pilar Timnas Indonesia Diminta Lakukan Ini

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tengah menghadapi persaingan ketat di Ajax. Legenda Manchester United, Edwin van der Sar, turut memberikan pandangannya.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT