News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pencalonan Marshel Widianto Jadi Wakil Walikota Tangsel Tuai Polemik, Nikita Mirzani Berani Bongkar Aibnya: Ngurus Istri aja Nggak Becus

Pencalonan Marshel Widianto menjadi Wakil Walikota Tangsel menuai polemik, Nikita Mirzani turut memberikan komentar dan kritiknya soal pribadi sang komedian.
Jumat, 21 Juni 2024 - 17:05 WIB
Nikita Mirzani, Marshel Widianto
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Kabar Marshel Widianto dicalonkan sebagai Wakil Walikota Tangerang Selatan tengah ramai diperbincangkan.

Kabar pencalonan ini menuai polemik dikalangan masyarakat, tak terkecuali oleh artis Nikita Mirzani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan partainya akan mengusung Ketua DPD Gerindra Banten, Andra Soni untuk maju Pilgub Banten.

Lalu, komika Marshel Widianto maju sebagai Pilwalkot Tangsel.

Kabar ini mendapat respon negatif publik, salah satunya Nikita Mirzani.

Melalui akun Instagram pribadinya, Nikita Mirzani berani membongkar aib Marshel Widianto usai dicalonkan sebagai Wakil Walikota Tangsel.

Pada kesempatan itu, Nikita Mirzani blak-blakan meminta warga Tangerang Selatan untuk tidak memilih Marshel sebagai calon Wakil Walikota.

"Jujur gue nggak punya masalah sama Marshel Widianto. Tapi karena gue kecil dan besar di Tangsel, gue harus ngomong untuk mengamankan warga Tangsel," kata Nikita Mirzani melalui Instagram pribadinya.

Bukan tanpa alasan, Nikita Mirzani secara rinci menjelaskan alasannya melarang warga Tangsel untuk tidak memilih komika tersebut.

Salah satu alasannya karena Marshel Widianto dinilai pernah mengkhianati Denny Cagur.

"Yang kita tau, Marshel Widianto adalah seorang pelawak yang diambil sama Denny Cagur. Yang akhirnya bang Denny Cagur dikhianati oleh yang namanya Marshel Widianto,” ujar Niki. 

Lebih lanjut, Nikita juga membeberkan bahwa sikap Marshel Widianto di dunia kerja di nilai kurang baik hingga akhirnya berdampak pada pekerjaannya.

"Kedua, dia tidak pernah on time dalam pekerjaan. Pokoknya dalam pekerjaan dia nggak bagus aja, makanya dia sudah tidak dipakai lagi di stasiun tv manapun, karena attitudenya yang tidak bagus dan tidak baik," jelasnya.

Ibu tiga anak ini lalu menyebut Marshel Widianto terlalu banyak gimmick dan penjilat orang-orang berkepentingan.

“Masa sih warga Tangsel mau dipimpin sama wakil walikota yang raja gimmick sama settingan? Terus dia itu selalu mendekati orang-orang kaya atau orang-orang yang berpengaruh di Jakarta untuk kebutuhannya dia sendiri alias penjilat,” tutur Niki.

Artis berusia 38 tahun itu juga mengatakan bahwa attitude Marshel yang buruk membuatnya kurang disukai banyak orang.

"Marshel Widianto itu namanya sudah turun merosot gara-gara attitudenya sendiri dan nggak tau diri. Ini menurut orang-orang yang syuting sama dia dan kru yang ada di stasiun tv," ungkapnya.

Kemudian, Nikita Mirzani mengatakan diusungnya Marshel Widianto sebagai calon Walikota Tangsel tidak masuk akal.

Selain memiliki sikap yang buruk, Niki menilai masih banyak kader partai yang lebih mumpuni ketimbang Marshel.

“Dia bukan siapa-siapa apalagi namanya sekarang udah merosot turun, tiba-tiba dia diusung untuk menjadi Wakil Walikota Tangsel, itu sangat tidak masuk akal,” kata Nikita Mirzani.

“Banyak banget anak-anak muda di berbagai macam partai, kader-kader yang lebih bagus, lebih pintar, lebih berhak, bukan Marshel Widianto,” imbuhnya.

Nikita Mirzani berharap partai Gerindra bisa memilih calon pemimpin yang lebih baik daripada Marshel Widianto karena menyangkut kepentingan banyak orang.

“Memang nggak ada salahnya kita sebagai manusia ngasih kesempatan kedua untuk orang-orang yang mau berubah, tapi bukan Marshel Widianto," kata Niki.

Menurutnya, Marshel masih perlu belajar banyak menjadi seorang pemimpin. Terlebih jabatan yang diusung sekarang cukup besar dan berpengaruh untuk kesejahteraan masyarakat.

"Mungkin kalau dia 4 tahun lagi atau 5 tahun lagi menjadi Wakil Walikota Tangsel atau manapun itu mungkin bisa karena dia sudah belajar banyak,” tutur Niki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi untuk sekarang, percaya deh omongan gue, jangan dipilih ya. Ngurus istrinya aja nggak becus masa dia mau ngurus warga Tangsel,” pungkasnya.

(adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

Memasuki awal Juli 2026, energi astrologi diprediksi membawa perubahan positif dalam kehidupan asmara bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang makin harmonis?

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT