News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengejutkan, Guru Gembul Ungkap Modus Sertifikat Habib Palsu dan Makam Palsu untuk Meraup Keuntungan Fantastis, Sampai Begini ...

Youtuber sekaligus guru kritis, Guru Gembul berbicara blak-blakan soal adanya kasus pembuatan sertifikat habib palsu, bisnis air sholawatan dan makam palsu.
Minggu, 23 Juni 2024 - 12:11 WIB
Guru Gembul bongkar modus Habib Palsu dan makam palsu untuk mendapat keuntungan.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube guru gembul

tvOnenews.com - Youtuber sekaligus guru kritis, Guru Gembul berbicara blak-blakan soal adanya kasus pembuatan sertifikat habib palsu, bisnis air sholawatan dan makam palsu yang meraup keuntungan miliaran rupiah. 

Sebagaimana diketahui, Guru Gembul sedang menjadi perbincangan hangat publik setelah turut menyinggung Habib Bahar bin Smith di tengah polemiknya bersama Rhoma Irama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guru Gembul merupakan sosok guru sekaligus content creator yang kerap membedah ilmu pengetahuan dan sejarah di kanal youtubenya, tak ayal dirinya juga membahas isu terkini.

Guru gembul dan Habib Bahar
Kolase foto Habib Bahar bin Smith (kiri) dan Guru Gembul (kanan).

Di tengah viralnya Habib Bahar bin Smith dengan berapi-api menanggapi omongan Rhoma Irama bahwa Habib adalah pendoktrin.

"Ada penyanyi dangdut namanya Rhoma Irama, Rhoma Irama ngomong, Habaib itu mendoktrin, kalau Habib mau dia maksiat, mau dia zina, mau dia mabuk, tetap masuk surga," ungkapnya dilansir Youtube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official.

"Saya bilang, saya tanya sekarang,'Hei Rhoma, Habib siapa yang ngomong begitu? Hha, Habib siapa? ada habaib ngomong begitu, siapa? siapa namanya? kapan dia ngomong?" tuturnya.

Habib Bahar pun memperingatkan kepada Rhoma Irama agar menjaga mulutnya.

"Jaga kau punya mulut Rhoma Irama, jangan kalau kau benci habaib, jangan terus kau fitnah habaib," ucapnya dengan nada tinggi.

"Barusan saya ngomong apa, siapapun kalau berbuat dosa, berbuat maksiat, tempatnya neraka. Nggak peduli walaupun nasabnya mulia," paparnya.

Menurutnya, Rhoma Irama mau membuat fitnah untuk Habib dengan memberi pernyataan seperti demikian.

"Rhoma Irama mau bikin fitnah, apa fitnahnya? doktrin Ba'alawi, doktrin habaib, kalau habaib mabuk, berbuat dosa, judi itu masuk surga. Makanya saya tanya siapa habibnya? dimana? Hha, kapan dia ngomong?" ungkap Habib Bahar bin Smith dengan berapi-api.

"Kalau memang ada Habib yang ngomong begitu, saya yang bantai dia di depan Rhoma Irama saudara-saudara," ucap dia disambut oleh jemaah.

"Makanya Rhoma Irama jangan asal fitnah, jaga kau punya mulut, jaga kau punya bacot. Kami para habaib para Ba'alawi tidak pernah diajarkan seperti itu saudara-saudara. Walaupun nasab kami mulia, walaupun kami anak cucu nabi, tapi kalau berbuat dosa, kalau berbuat maksiat, tetap tempatnya neraka," ucap dia suara tinggi.

Guru Gembul bongkar Praktek Habib Palsu 

Guru Gembul dikenal atas pernyataan-pernyataannya yang kritis ketika memberikan opini terhadap permasalahan yang sedang terjadi di Indonesia. Terutama ketika membahas soal agama, sejarah, politik, dan soal konspirasi.

Dalam kesempatan bincang di podcast Kasisolusi, Guru Gembul membongkar praktek bisnis air sholawatan yang dilakukan oleh pemuka agama.

Dia berpandangan bahwa ajaran di Agama kita itu visinya adalah bermanfaat untuk sebanyak mungkin orang.

"Karena kita adalah khalifah, nah bagaimana kita memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada umat manusia, kalau misalkan ilmu-ilmu itu langsung dibatas-batasi," ungkapnya dilansir Youtube Kasisolusi.

"Kemudian ilmu yang bukan Islam pun dikatakan sebagai ilmu Islam, yang tadi itu mau hafal Al-Qur'an berarti cara puasanya adalah seperti ini," tuturnya.

Seperti ada anggapan atau kepercayaan bahwa jika ilmunya mau berkah, nanti kalau ada ulama atau Ustaz cium tangannya.

"Cium tangannya, cium kakinya, cium pantatnya, itu beneran seperti itu yang kejadian. Nah yang bukan Islam dianggap sebagai Islam, kemudian disakralkan sebagai ilmu-ilmu yang justru adalah bagian dari Islam," jelasnya.

Guru gembul
Guru Gembul ungkap soal bisnis air sholawatan dan habib palsu.

Ilmu seperti Kimia, Fisika, dan sebagainya itu dianggap sebagai ilmu yang Islam, jadi terbalik pemahamannya.

"Ciri khas dari akhir zaman itu adalah yang baik kelihatan buruk, yang buruk kelihatan baik," jelas Guru Gembul.

Kemudian, Guru Gembul di tengah-tengah pembicaraan mengatakan bahwa bisnis air sholawatan itu meraup keuntungan sampai miliaran rupiah.

"Jadi si Guru itu bacain air, nah airnya bisa jadi Rp10 juta tuh, bahkan di internet sekarang, obat kanker udah di sholawatin sama guru ini, ada banyak di situ," terangnya.

"Akhirnya menjadi bisnis, gurunya akhirnya jadi punya mobil sport, rumahnya gede, itu jualan air," tuturnya.

Tak hanya itu, Guru Gembul mengungkapkan bahwa di Kalimantan baru saja terbongkar sindikat pembuat sertifikat keturunan Nabi.

Jual beli sertifikat keturunan Habib Palsu ini sempat menjadi perhatian publik.

"Jadi kalau bayar ke si orang itu, maka orang itu akan digelari ini sesuai (keturunan Nabi), dikasih sertifikat dan akhirnya dia jadi Habib," terangkannya.

"Jadi Habib palsu?" tanya Dery kasisolusi.

"Iya, kenapa orang rela membayar dan melakukan hal itu, karena kalau sudah menjadi Habib, dia ngomong apa saja, bayarannya bisa langsung gede, walaupun ngomong nggak jelas pun bisa langsung gede (bayarannya)," pungkasnya.

Jika ada pertanyaan bahwa ada karomah, menurut Guru Gembul bahwa karomah itu tidak bisa diklaim karena sesuatu yang gaib.

"Misalkan saya tiba-tiba terbang, apakah itu kekuatan jin atau itu karomah dari Allah siapa yang tahu, metodologi apa yang bisa membuktikan bahwa itu berasal dari Allah, kan nggak tahu," tuturnya.

"Jadi urusan gaib, nggak boleh diklaim sama orang lain, jadi kalau misalkan ada Wali, wali itu ada tapi berhak nggak diklaim oleh sama orang lain,'oh ini Wali, siapa yang tahu, bisa benar bisa juga salah," tandasnya.

Makam Palsu
Arsip. Makam bertuliskan keturunan Nabi Sulaiman dan Nabi Daud di tangerang, Banten, gegerkan warga. (tim tvOne - Rusdy Muslim)

Karena itu merupakan perkara yang baik, lebih baik kita tidak usah berspekulasi pada hal-hal yang gaib.

Kemudian, Guru Gembul mengatakan bahwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) baru-baru ini melakukan sidak terhadap makam palsu.

"Buat apa? duit ya, jadi kalau mau ziarah bayar dulu minta doa," ucap Dery penuh pertanyaan.

"Iya duit, sekarang itu bisnis ziarah gede banget, jadi kalau misalkan ada pengajian-pengajian pakai travel datang ziarah ke makam ini, makam ini," terangnya.

"Kalau datang ke ziarah ke Wali Songo beneran misalkan, mungkin itu masih, tapi ini bikin sendiri, jadi ada makan tidak dikenal, dipasangi ini Habib anu, Kiau anu, Ustaz anu, ini Syekh anu dan sebagainya," tuturnya.

Guru Gembul mengatakan bahwa ada banyak yang ketahuan sama MUI, karena adanya laporan bahwa makam kakeknya dicabut nisannya kemudian diganti menjadi Habib.

"Terus tiba-tiba ada kencleng-nya (kotak infaq)," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembuatan laman atau website dan sertifikat palsu dari Rabithah Alawiyah, lembaga otoritatif yang memberi legitimasi pewaris garis keturunan Nabi Muhammad SAW.   

"Satu orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut yakni, JMW (24), pria asal Bulak Simpul, Kalideres, Jakarta Barat, " kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat dikonfirmasi, Senin.  

Ade Safri menjelaskan kasus ini bermula saat korban bernama Ahmad Ramzy Ba'abud melaporkan sebuah website yang mengatasnamakan Rabithah Alawiyah, yaitu https://maktabdaimi.blogspot.com/?m=1.   

Korban juga telah membuat laporan polisi dengan Nomor : LP/B/7725/XII/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 26 Desember 2023.  

"Yang mana di dalam blogspot tersebut berisi tentang nasab semua habib yang sudah terdata di Rabithah Alawiyah, selain itu pemilik blogspot tersebut menduplikasi logo milik Rabithah Alawiyah sehingga seolah-olah adalah blogspot resmi dari Rabithah Alawiyah," katanya.   

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ade menambahkan selain membuat website palsu, JMW juga memalsukan sertifikat Rabithah Alawiyah dengan biaya Rp4 juta per nama. 

Ketua Departemen Hukum dan Legal Rabithah Alawiyah Ahmad Ramzy Ba'abud menjelaskan masyarakat yang memiliki garis keturunan Nabi Muhammad SAW dan ingin silsilahnya tercatat bisa mendaftar melalui DPC Rabithah Alawiyah terdekat. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Selebgram Lucinta Luna bicara nasib alat vital atau kelamin yang sudah diubah menjadi perempuan. Ia pasrah fisiknya tidak bisa kembali sebagai Muhammad Fatah.
Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto secara terbuka mengakui masih adanya praktik pengkhianatan di dalam tubuh birokrasi pemerintah.
Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani soal pemerintahan Prabowo dilaporkan ke Bareskrim Polri. Polemik ini memicu diskursus soal batas kebebasan berpendapat di ruang publik.
Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Presiden RI, Prabowo Subianto menyaksikan langsung momentum besar pengembalian aset negara dari praktik ilegal sektor sumber daya alam.
Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan Pasar Panorama Bengkulu kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada Jumat Siang (10/4/ 2026). Agenda persidang
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, setelah pertandingan terakhir di sektor putra pada putaran pertama.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT