GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Tyto Alba, Sang Pemburu Hama Tikus Penjaga Sawah Petani

Burung hantu jenis tyto alba atau yang dikenal dengan Serak Jawa, merupakan salah satu jenis burung predator pemangsa yang populer untuk kendalikan hama  tikus.
Rabu, 12 Januari 2022 - 08:12 WIB
Burung hantu tyto alba yang dikembangkan di kawasan karantina burung hantu Desa Tlogoweru, Demak, Jawa Tengah
Sumber :
  • Tim tvOne - Syamsul Arifin

Demak, Jawa TengahBurung hantu jenis tyto alba yang juga dikenal dengan Serak Jawa, merupakan salah satu jenis burung predator  pemangsa yang populer untuk mengendalikan hama  tikus, baik di area perkebunan maupun pertanian.

Berkaca dari banyaknya kejadian orang tersengat jebakan tikus beraliran listrik, kehadiran tyto alba  kini menjadi perhatian luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengimbau kepada para petani dalam mengendalikan hama tikus menggunakan cara-cara alami. Salah satunya memanfaatkan burung hantu tyto alba.

Salah satu  tempat  yang dikenal  sebagai   pelopor  kawasan  budi daya burung hantu tyto alba terdapat di  Kabupaten Demak, tepatnya di Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur.

Para petani sekitar tahun 2010,  membudidayakan tyto alba ini, salah satu species burung hantu yang mudah dikembangkan. Jenis ini termasuk dalam barn owl (burung hantu gudang), relatif terbiasa dengan kehadiran manusia, burung ini cenderung memanfaatkan bangunan sebagai sarang.

" Burung hantu jenis ini merupakan salah satu predator pemangsa tikus. Jadi burung ini dapat dimanfaatkan dilahan pertanian sebagai pengendalian hama tikus secara alami,” kata Minto (52) pengelola karantina dan budidaya  tyto alba di Desa Tlogoweru, Selasa (11/1/2022)

Menurut Minto,  yang juga  Kaur Pemerintahan Desa Tlogoweru,  awalnya para petani resah karena munculnya hama  tikus  yang   menyerang  areal pertanian. Akibat serangan  tikus  itu, areal  pertanian  menjadi   rusak.

“ Berbekal keprihatinan atas kondisi yang dialami para petani, kelompok tani yang dipimpin Pak Pujo Arto kemudian mempunyai inisiatif  mengembangkan budi daya burung hantu. Kami pernah menggunakan cara tradisional, seperti gropyokan atau pengasapan, namun tidak membuahkan hasil dan justru membuat serangan tikus semakin meraja lela”, ungkap Minto.

Kehadiran tyto alba sangat efektif membasmi hama tikus, karena burung ini dapat memangsa hingga 3 ekor tikus perhari. Dan dapat membunuh dengan cengkramannya sampai 10 ekor tikus perhari,

Dibantu penyuluh Dinas Pertanian setempat, para petani kemudian mulai beternak dan menangkarkan burung hantu ini. Dalam waktu tidak lebih dari enam bulan, puluhan burung hantu berhasil dikembangbiakkan.

Binatang predator ini selanjutnya diserahkan kepada para petani untuk ditempatkan di sawah-sawah sebagai pemburu tikus.

Agar burung pemburu tikus ini bisa berkembang biak dengan pesat, para petani  lainnya dihimbau ikut mengembangkan budi daya tyto alba.

“Kehadiran tyto alba sangat efektif membasmi hama tikus, karena burung ini dapat memangsa hingga 3 ekor tikus perhari. Dan dapat membunuh dengan cengkramannya sampai 10 ekor tikus perhari”, ungkap  Minto.

Setelah lebih dari 12 tahun berjalan, para petani sudah berhasil membiakkan lebih dari 1000 burung hantu, yang tersebar di wilayah Demak, Kudus dan Pati.

Kepala Desa Tlogoweru, Sutejo (55) menyatakan, keberhasilan kelompok tani di desanya dalam melakukan karantina tyto alba kini menjadi inspirasi para petani dari  wilayah lain.

“Saat ini banyak  petani dari daerah lain,  baik dari Jawa Tengah, bahkan luar Jawa datang ke Demak  untuk belajar pengembangbiakan  tyto alba ini,” jelas Sutejo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena banyak yang berkunjung, desa Tlogoweru  kini dikenal sebagai desa wisata pengembangan burung hantu. Saat  ini di desa Tlogoweru  didirikan ratusan rumah  burung hantu  (rubaha), sehingga setiap malam hari bisa  didengar  suasana khas burung hantu.

“Tidak hanya melihat dari dekat budi daya tyto alba, para pengunjung juga bisa menyaksikan suasana malam saat burung burung hantu ini keluar mencari mangsa”, pungkas  Sutejo.  (Syamsul Arifin)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Terancam Obrak-abrik Rekor Milik Red Sparks di Liga Voli Korea, Gara-gara Hal Ini

Megawati Hangestri Terancam Obrak-abrik Rekor Milik Red Sparks di Liga Voli Korea, Gara-gara Hal Ini

Megawati Hangestri terancam merusak rekor milik Red Sparks usai dirinya resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea.
Pimpinan MPR Turun Tangan Tangani Dugaan Teror ke Josepha Usai Polemik Lomba Cerdas Cermat, Kondisi Ocha Disebut Memprihatinkan

Pimpinan MPR Turun Tangan Tangani Dugaan Teror ke Josepha Usai Polemik Lomba Cerdas Cermat, Kondisi Ocha Disebut Memprihatinkan

Politikus PAN tersebut mengatakan polemik yang terjadi harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan LCC Empat Pilar dan metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI ke depan.
Komisi XI DPR Setuju Pernyataan Prabowo Soal Pelemahan Rupiah: yang Terdampak Orang Kaya, Bukan Orang Desa

Komisi XI DPR Setuju Pernyataan Prabowo Soal Pelemahan Rupiah: yang Terdampak Orang Kaya, Bukan Orang Desa

Menurut Misbakhun, pesan yang disampaikan Prabowo bertujuan menjaga ketenangan masyarakat agar tidak terpancing kepanikan di tengah menguatnya mata uang AS.
Jay Idzes Tiba-Tiba Dipuji Setinggi Langit oleh Pelatih Italia Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Matchday, Ada Apa?

Jay Idzes Tiba-Tiba Dipuji Setinggi Langit oleh Pelatih Italia Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Matchday, Ada Apa?

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mendapatkan pujian selangit dari pelatih asal Italia jelang tampil di FIFA Matchday. Namun, statusnya untuk saat ini masih belum diketahui.
Hati-Hati! Marak Penjambretan HP di Jakarta, Kali Ini Terjadi di Jakarta Barat

Hati-Hati! Marak Penjambretan HP di Jakarta, Kali Ini Terjadi di Jakarta Barat

Akhir-akhir marak penjambretan HP di Jakarta. Sebelumnya penjambretan terjadi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, dan korbannya adalah seorang WNA.
Lonjakan Harga Hantam Pasar Pangan Nasional, Cabai hingga Minyak Goreng Merangkak Naik

Lonjakan Harga Hantam Pasar Pangan Nasional, Cabai hingga Minyak Goreng Merangkak Naik

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional cabai rawit merah mencatat lonjakan paling tinggi dengan kenaikan 9,26 persen menjadi Rp71.400/kg

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Dengan mata berbinar-binar, gubernur Malut Sherly Tjoanda menceritakan perjalanan asmaranya dengan mendiang Benny Laos sebelum putuskan menikah pada tahun 2005.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT