News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awas Penipuan! Netizen Ini Hampir Ditipu Setelah Beli TV di Aplikasi Kredit Online, Datanya Langsung Kesebar dan Diteror 3 Kali Sehari!

Netizen tersebut hampir saja menjadi korban penipuan setelah membeli TV lewat aplikasi kredit online bernama Akulaku. Bahkan, ia diteror penipu hingga 3 kali.
Rabu, 10 Juli 2024 - 22:15 WIB
Curhat netizen yang hampir ketipu setelah membeli TV di aplikasi kredit online.
Sumber :
  • X (Twitter)

tvOnenews.com - Penipuan menjadi salah satu momok menakutkan, apalagi di era digital yang serba canggih ini. Sebab, ada banyak cara yang dilakukan penipu untuk bisa menarik korbannya, salah satunya dengan membobol akun mereka.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesialan tidak mengenal waktu dan tempat. Hari apes pun tidak ada di kalender, sehingga bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Tentu, setiap orang harus selalu waspada, salah satunya dengan kasus penipuan yang akhir-akhir ini makin merajalela.

 

Salah seorang netizen di media sosial X (Twitter) pun hampir saja apes karena penipu yang terus menerornya. Lewat Komunitas Marah-Marah di X pada Rabu (10/7/2024), seorang netizen membagikan ceritanya mengenai hal tersebut.

 

 

tvonenews

 

 

Ia hampir saja menjadi korban penipuan setelah membeli TV untuk nany atau babysitter yang dipekerjakan olehnya. Ia membelinya di sebuah aplikasi kredit yang disebutkan bernama Akulaku.

 

"AKULAKU SEREM BGT ANJIR? Pagi ini gue pesen TV buat nany dirumah gua, terus tbtb akulaku nelfon nanya nanya tagihan cicilan dll, katanya buat formalitas? Dia minta gua ss cicilan gua, pas gua ss katanya "jangan di crop, kalo ada tagihan lain gapapa" gue ss dah tu cicilan kan," tulis netizen tersebut sebagai pembuka thread yang ia unggah di Komunitas Marah-Marah.

 

Beberapa jam setelah melakukan checkout pembelian TV tadi, ia langsung mendapat telepon dari orang tak dikenal yang mengaku sebagai pihak Akulaku. Penelepon tersebut pun bertanya-tanya soal tagihan cicilan, meminta bukti cicilan, hingga menanyakan memiliki cicilan di platform apa saja.

 

Curiga, pemilik akun @cokopaiy yang mengunggah cerita tersebut pun bertanya mengenai hubungan apa bertanya seperti itu dengan checkout barang yang dilakukan olehnya di Akulaku.

 

"Abis itu dia nanya gua punya cicilan di platform apa aja? Gua blg "hubungannya apa ya" terus dia blg formalitas. Gue blg aja cuma di akulaku," tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Bahkan, netizen tersebut mengaku jika ia tidak hanya ditelepon oleh satu orang saja, melainkan dua orang dalam waktu berdekatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT