News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Teman Sesama Kuli Bangunan Tersangka Kasus Vina, Berani Bilang Begini soal Pegi Setiawan di Hadapan Dedi Mulyadi, Katanya Pegi itu Sebenarnya...

Kesaksian teman sesama kuli bangunan tersangka kasus Vina dan Eky Cirebon, berani bilang begini soal Pegi Setiawan di hadapan Dedi Mulyadi, katanya Pegi itu...
Jumat, 12 Juli 2024 - 21:34 WIB
Indra Pratama - Pegi Setiawan
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Kesaksian teman sesama kuli bangunan tersangka kasus Vina dan Eky Cirebon, berani bilang begini soal Pegi Setiawan ke Dedi Mulyadi.

Seorang teman tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon datang ke Dedi Mulyani dan memberikan kesaksiannya mengenai Pegi Setiawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Dedi Mulyadi merupakan seorang aktivis dan politikus yang turut menyoroti kasus Vina Cirebon yang menyita perhatian publik Indonesia.

tvonenews

Dedi Mulaydi mengungkapkan niatnya untuk menguji kebenaran di balik kasus kematian Vina dan Eky Cirebon tahun 2016.

Bahkan, Dedi turun langsung untuk mengumpulkan bukti-bukti baru terkait kasus tersebut.

Ia bertekad untuk memberikan keadilan bagi orang-orang yang tidak bersalah di kasus ini.

Termasuk mewawancarai saksi-saksi terkait kasus Vina Cirebon ini.

Salah satunya Dedi Mulyadi mendatangkan Indra Pratama, teman dari terdakwa kasus Vina Cirebon yang merupakan seorang kuli bangunan.

Delapan terpidana kasus Vina Cirebon di antaranya Rivaldi Aditya Wardana (21), Eko Ramadhani (27), Hadi Saputra (23), Jaya (23), Eka Sandi (24), Sudirman (21), Supriyanto (20), dan Saka Tatal.


Dedi Mulyadi dan Indra Pratama. Sumber: Tangkapan layar YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
 

Namun, Saka Tatal yang masih dibawah umur dijerat 8 tahun penjara dan kini sudah bebas.

Indra mengaku merupakan teman tongkrongan dari Eka, Eko, Jaya, Supri, Hadi, dan Teguh. Ia pun mengaku saat itu (malam kejadian) tidak ada Sudirman.

Menariknya, Indra mengaku tidak mengenal Pegi Setiawan, yang sebelumnya ditangkap dan ditahan oleh Polda Jabar karena dituduh sebagai salah satu DPO.

"Nggak kenal, Pegi Setiawan," kata Indra.

"Pegi suka nongkrong di situ nggk?" tanya Dedi Mulyadi.

"Nggak, saya tongkrongannya nggak ada dia," kata Indra. 

Di hadapan mantan Bupati Purwakarta tersebut, Indra mengaku meski satu desa dengan Pegi Setiawan tapi ia tidak mengenal Pegi.


Dedi Mulyadi dan Pegi Setiawan. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Seperti diketahui, Pegi akhirnya terbukti tidak bersalah dan status tersangkanya resmi dicabut.

Pegi Setiawan resmi bebas dari Polda Jawa Barat usai permohonan praperadilan yang diajukannya dikabulkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (8/7/2024).

Atas bebasnya Pegi Setiawan, maka kebenaran kesaksian Aep perlu dipertanyakan.

Aep dan Dede merupakan saksi yang mengaku melihat tersangka pada saat kejadian pembunuhan Vina dan Eky.

Karena kesaksian Aep dan Dede, delapan tersangka dan satu DPO yaitu Pegi Setiawan sebelumnya bisa ditangkap dan ditahan.

Menurut Indra, Aep memberikan kesaksian palsu hingga teman-temannya dipenjara karena Aep memiliki dendam kepada teman-teman tongkrongannya itu.

Sebab, sebelumnya Aep dan Dede pernah terlibat konflik dan dipukuli oleh teman-temannya.

"Aep itu kemungkinan punya dendam sama anak-anak," ujar Indra.

"Waktu itu pernah digebukin Aep itu, karena yang bawa cewenya Aep sama Dede itu," lanjutnya.


Aep dan Pegi Setiawan. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Terbaru, kuasa hukum tujuh terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon dengan didampingi Dedi Mulyadi telah melaporkan Aep dan Dede atas dugaan kesaksian palsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi dan kuasa hukum tujuh terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon mendatangi Mabes Polri pada Rabu (10/7/2024).

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT