News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Berani Tantang Bareskrim Polri Bongkar Bukti Kasus Vina Cirebon, Polda Jabar Panik sampai Beberkan Hal ini…

Dedi Mulyadi tantang Bareskrim Polri usai Iptu Rudiana resmi dilaporkan. tim psikolog yang memeriksa Pegi Setiawan beberkan penyebab penyidik Polda Jabar panik
Jumat, 19 Juli 2024 - 07:50 WIB
Dedi Mulyadi tantang Bareskrim tuntaskn kasus Vina Cirebon
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kabar mengenai Dedi Mulyadi menantang Bareskrim Polri usai Ayah Eky, Iptu Rudiana resmi dilaporkan oleh pihak keluarga terpidana.

Serta, anggota dari tim psikolog yang memeriksa kejiwaan Pegi Setiawan berani beberkan penyebab penyidik Polda Jabar panik tangani kasus pembunuhan Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua informasi tersebut menjadi berita kasus pembunuhan Vina Cirebon terpopuler di tvOnenews.com pada Kamis, 18 Juli 2024.

Seperti apa informasi mengenai kedua berita tersebut? Simak rangkumannya berikut ini.

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi. (Tim tvOne)

Dedi Mulyadi Tantang Bareskrim Polri Bongkar Kasus Vina Cirebon

Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi turut mendampingi keluarga terpidana kasus Vina Cirebon dan para kuasa hukumnya untuk melaporkan Iptu Rudiana ke Bareskrim Polri.

Dedi Mulyadi mengatakan para terpidana melaporkan Iptu Rudiana atas dugaan kesaksian palsu dan keterlibatannya dalam kasus ini.

“Pertama menyampaikan laporan terhadap dugaan kesaksian palsi Pak RT Pasren dan anaknya Abdul Kahfi,” ungkap Dedi Mulyadi.

“Yang kedua dugaan kesaksian palsu Aep dan Dede, nah ini sekarang yang ketiga ini yang akan dilaporkan Pak Rudiana,” lanjutnya.

Setelah ayah Eky, Iptu Rudiana dilaporkan atas kasus Vina Cirebon, Dedi Mulyadi meminta Mabes Polri untuk segera melakukan penyidikan ulang.

“Agar tidak terjadi simpang siur yang terus-menerus berkembang di masyarakat, sebaiknya Mabes Polri, meskipun putusan hukumnya belum berubah karena kita baru mengajukan PK (peninjauan kembali), tetap harus melakukan penyidikan,” ujarnya.

Seiring dengan laporan Iptu Rudiana, Dedi Mulyadi dengan tegas menantang Bareskrim untuk membuka bukti-bukti temuan seperti CCTV dan ponsel para terpidana.

“Saya pikir Mabes Polri memiliki kemampuan menganalisis peristiwa ini secara baik, mengapa? Karena tahun 2016 itu belum jadul, masih tahunnya tahun digital,” kata Dedi Mulyadi.

Mantan Bupati Purwakarta ini meyakini kasus Vina Cirebon dapat terbongkar, terlebih dapat membuka rekaman CCTV pada tahun 2016 agar kasus semakin jelas.

Simak berita selengkapnya: Iptu Rudiana Resmi Dilaporkan, Keterlibatan Dedi Mulyadi di Kasus Vina Cirebon Semakin Jauh, sampai Berani Tantang Bareskrim…

Pegi Setiawan
Pegi Setiawan. (Tim tvOnenews - Ilham)

Polda Jabar Panik Atasi Kasus Vina Cirebon

Salah satu anggota tim psikolog yang telah memeriksa kejiwaan Pegi setiawan, Nurafni beberkan penyebab penyidik Polda Jabar panik dalam menangani kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Bukan hanya penyidik Polda Jabar, Nurafni mengatakan kepanikan juga dialami oleh semua pihak yang terlibat dalam penyidikan kasus Vina Cirebon.

“Jadi, kalau saya lihat panik, nggak hanya Polda-nya, tampang panik gitu, tapi di dalam proses hukum ini memang kayaknya semua berusaha dengan kepentingan dan kemauan sendiri-sendiri,” ujar Nurafni.

Afni mengatakan adanya catatan penting saat pihaknya memeriksa Pegi Setiawan ketika penyidikan yang dilakukan Polda Jabar.

Dirinya menyoroti bahwa kasus ini kembali ramai setelah viralnya film Vina: Sebelum 7 hari hingga kondisi pemeriksaan psikologi Pegi Setiawan turut menjadi perhatian.

Terlebih saat dirinya terkejut usai Polda Jabar bocorkan hasil tes psikologi Pegi Setiawan pada sidang praperadilan lalu.

“Yang menjadi catatan bagi kami mungkin yang memeriksa itu adalah bagaimana ketidakkondusifan ini yang jadi ramai gitu. Kita periksa terhadap data mungkin saya lebih ke situ (soroti-red) ya,” jelas Nurafni.

Tak hanya itu, menurutnya tersangka juga memiliki batas waktu selama penyidikan polisi, maka ini menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya kepanikan pada penyidik Polda Jabar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simak berita selengkapnya: Terang-benderang! Tim Psikolog Ungkap Penyebab Penyidik Polda Jabar Panik Memeriksa Pegi Setiawan, Ternyata Ada Hal Besar di Kasus Vina Cirebon

(adk/lgn/kmr)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT