News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Carut Marut Kasus Kematian Vina Cirebon Sampai Bikin Eks Wakapolri Turun Tangan, Dia Sudah Merasa Kalau Sedari Awal Memang...

Rumitnya kasus kematian Vina Cirebon dan Eky yang terjadi pada 2016 silam sampai menyedot atensi dari mantan Wakapolri. Ia pun sudah merasa bahwa polemik ini...
Jumat, 19 Juli 2024 - 19:48 WIB
Eks Wakapolri turun tangan di kasus kematian Vina Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Mantan Wakapolri masa jabatan 2013 sampai 2014 yakni Komjen Oegroseno sampai turun tangan dalam polemik kasus kematian Vina Cirebon 2016.

Komjen Oegroseno bahkan mengungkapkan kalau penyidikan terhadap kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky yang terjadi pada 2016 sedari awal tidak jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, polisi sebelumnya menetapkan 11 orang sebagai tersangka dalam kasus kematian Vina Cirebon dan kekasihnya Eky.

Dari 11 orang itu, delapan di antaranya telah dilakukan penahanan, sementara tiga lainnya masih dalam pengejaran atau DPO, salah satunya Pegi Setiawan alias Perong.

Selain Pegi Setiawan alias Perong, dua nama lainnya yang menjadi buruan utama polisi dalam kasus pembunuhan terhadap Vina Cirebon dan Eky ialah Andi dan Dani.

Namun belakangan, Andi dan Dani dihapus dari statusnya sebagai DPO setelah polisi berhasil menangkap Pegi Setiawan pada bulan Mei 2024.

Pegi Setiawan diketahui ditangkap pada Mei 2024 atas dugaan kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky. Ia pun sempat mengganti namanya menjadi Robi.

tvonenews

Akan tetapi, setelah 49 hari menjalani masa penahanan di Polda Jawa Barat, Pegi Setiawan akhirnya dinyatakan tidak bermasalah oleh Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Eman Sulaeman.

Situasi inilah yang membuat masyarakat mulai curiga terhadap proses penyidikan Pegi Setiawan hingga tersangka lainnya terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon pada 2016 silam.

Padahal, masyarakat telah menunggu lama siapa sebenarnya dalang dibalik kasus kematian Vina Cirebon dan Eky yang mulai dibuka kembali setelah delapan tahun.

Apalagi, para terpidana lainnya mulai berani buka suara setelah mengetahui kalau Pegi Setiawan terbebas dari jeratan sebagai tersangka kasus Vina Cirebon.

Polemik ini kemudian ditanggapi oleh Wakapolri periode 2013-2014, Komjen Oegroseno yang mempertanyakan siapa pihak yang awalnya menunjuk Pegi Setiawan hingga Saka Tatal sebagai pelaku di kasus tersebut.

“Yang memunculkan Pegi, memunculkan Andi atau Dani atau ada juga Saka Tatal, ini saya juga belum tahu siapa orang ini,” ungkapnya.

“Orang ini harusnya didatangi kembali, kok bisa muncul ini apakah sudah ada alat bukti yang menyatakan ini pelakunya? Apakah didapat karena kira-kira ini ya geng motor namanya siapa disitu,” pungkas eks Wakapolri itu.

Komjen Oegroseno bahkan menambahkan kalau ternyata alamat dari Pegi Setiawan yang sebelumnya telah mengalami penahanan justru berbeda dari DPO atas nama serupa.

“Ini DPO yang pertama kali di bikin atas nama Pegi saja alamatnya juga berbeda dari Pegi yang ditangkap kemarin,” sambungnya.

Komjen Oegroseno mengatakan kalau seharusnya penetapan tersangka kasus Vina Cirebon dan Eky tidak tergesa-gesa dan harus didalami lagi.

Vina Cirebon

Vina Cirebon (Source: Istimewa)

“Masih perlu didalami oleh ya mungkin dari propam ya juga harus turun, kenapa penyidikan dulu mengarahnya seperti ini, tidak ada foto, tidak ada ciri-ciri orang yang mau ditangkap gitu lho,” tegasnya.

Hal itulah yang kemudian menurut Komjen Oegroseno bahwa penetapan tersangka kasus kematian Vina Cirebon dan Eky pada 2016 sedari awal memang tidak jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya seperti itu (semua tidak jelas). Jadi berkas perkaranya juga kenapa jaksa tidak mengontrol dengan jelas, berapa kali P-19 dan sebagainya, kenapa langsung diajukan, hakim juga cepat memutusnya,” kata Komjen Oegroseno di kanal YouTube Abraham Samad.

Kini, Pegi Setiawan yang telah menjalani masa penahanan selama 49 hari akhirnya bisa menghirup udara bebas usai menang sidang praperadilan beberapa waktu lalu. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau

BNPB: Dua Kabupaten di Jawa Tengah Mulai Dilanda Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau

Memasuki periode awal musim kemarau pada pertengahan Juni 2026, krisis air bersih mulai membayangi sejumlah wilayah di Jawa Tengah. 
BNN: Peran Keluarga Jadi Kunci Utama Lingkungan Bebas Narkoba

BNN: Peran Keluarga Jadi Kunci Utama Lingkungan Bebas Narkoba

Upaya menciptakan wilayah yang bersih dari penyalahgunaan narkotika di Kota Tangerang terus diperkuat melalui keterlibatan aktif masyarakat. 
Dedi Mulyadi Fokus Bangun Tajug di Pemukiman demi Kembalikan Esensi Spiritualitas Masjid

Dedi Mulyadi Fokus Bangun Tajug di Pemukiman demi Kembalikan Esensi Spiritualitas Masjid

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tengah mengarahkan kebijakan pembangunan rumah ibadah ke arah yang lebih menyentuh akar rumput. 
Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Seorang honorer SD di Pelalawan, Riau, ditangkap setelah merampok kasir perusahaan sawit dan menusuk korban 22 kali. Pelaku mengaku terjerat utang pinjol dan judi online
Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Sejumlah pihak meminta Pemerintah Indonesia kembali melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat mengalami permasalahan terkait dugaan praktik korupsi.
Kronologi Tragis YTT: Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis

Kronologi Tragis YTT: Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis

Terungkap kronologi hilangnya YTT, perempuan asal Bandung yang diduga disekap dan dianiaya kekasihnya selama lebih dari tiga tahun. Korban ditemukan kritis di RSHS Bandung dengan luka berat

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Baik Jerman maupun Pantai Gading mencatatkan kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Keduanya tentu mengejar kemenangan lagi demi memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar.
Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Frans Antoni, bendahara jaringan narkoba Fredy Pratama, ditangkap di Malaysia setelah buron sejak 2023. Ia diduga membawa uang hasil kejahatan hingga ratusan kali dan menjadi
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Tanggal 22 Juni 2026 disebut dalam ramalan zodiak sebagai salah satu momen ketika energi finansial bergerak cukup dinamis. Berikut yang paling bercuan deras.
Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Buka Pesparawi XIV di Manokwari, Wapres Gibran Tegaskan Papua Jadi Prioritas Pembangunan Indonesia-sentris

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh pelosok negeri, dengan menempatkan Papua sebagai salah satu wilayah prioritas utama. 
Jakarta Tembus Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia 2026, Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi

Jakarta Tembus Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia 2026, Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi

Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Jakarta dalam skala global. Berdasarkan laporan World's Best Cities 2026 yang dirilis oleh Resonance Consultancy, firma riset asal Brussels, Belgia, Jakarta sukses mengamankan posisi ke-53 dalam daftar 100 kota terbaik di dunia.
Mahasiswa Nekat Rampok Minimarket Pakai Pistol Mainan, Aksi ARM di Bekasi Berakhir Tragis setelah Viral di Medsos

Mahasiswa Nekat Rampok Minimarket Pakai Pistol Mainan, Aksi ARM di Bekasi Berakhir Tragis setelah Viral di Medsos

Seorang mahasiswa berinisial ARM ditangkap Polda Metro Jaya setelah merampok minimarket di Bekasi menggunakan korek api berbentuk pistol. Begini kronologi lengkap
Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Terjerat Pinjol dan Judol, Tenaga Honorer SD di Riau Nekat Rampok Kasir Perusahaan! Korban Ditusuk 22 Kali demi Rp76 Juta

Seorang honorer SD di Pelalawan, Riau, ditangkap setelah merampok kasir perusahaan sawit dan menusuk korban 22 kali. Pelaku mengaku terjerat utang pinjol dan judi online
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT