News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhirnya, Iptu Rudiana Muncul ke Publik dan Bersedia Diwawancara, Ayah Eky: Sangat Berat... 

Setelah sekian lama dituding menghilang, Iptu Rudiana akhirnya muncul ke publik dan bersedia diwawancara media, ayah Eky itu ungkap keadaan sebenarnya.
Jumat, 26 Juli 2024 - 07:51 WIB
Iptu Rudiana akhirnya muncul ke publik
Sumber :
  • tvOne

tvOnenews.com - Iptu Rudiana akhirnya muncul ke publik dan bersedia diwawancara mengenai tudingan yang selama ini mengarah kepadanya.

Sejak ramainya kembali kasua Vina dan Eky, Iptu Rudiana alias ayah almarhum Eky menjadi sosok paling banyak dibicarakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iptu Rudiana dituding menghilang untuk menghindari publik.


Iptu Rudiana atau Ayah Eky. Sumber: tvOne
 

Terlebih, ketika muncul saksi kasus Vina Cirebon untuk mencabut keterangannya di BAP tahun 2016.

Sebelumnya, saksi Liga Akbar mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui kejadian sebenarnya atas insiden yang terjadi kepada Vina dan Eky.

Liga Akbar mengaku dipaksa oleh Iptu Rudiana seolah-olah mengetahui malam kejadian yang menimpa Eky dan Vina.

Baru-baru ini, Dede Riswanto yang juga menjadi saksi kunci di kasus Vina Cirebon.

Mengejutkannya, Dede juga mengaku bahwa dirinya tidak melihat peristiwa seperti yang ditertera dalam BAP kasus tewasnya Vina dan Eky itu.

Dede mengaku bahwa dirinya terpaksa memberikan kesaksian palsu atas arahan dari Iptu Rudiana dan Aep.

Atas tudingan tersebut, sontak Iptu Rudiana menjadi sosok utama yang paling disoroti oleh publik.


Iptu Rudiana. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Menanggapi tudingan tersebut, kuasa hukum Iptu Rudiana, telah melakukan somasi terhadap tiga orang yakni Dede, Liga Akbar, dan Dedi Mulyadi yang dianggap telah merekam dan menyebarkan video fitnah, pada Senin (22/7/2024).

Kuasa hukum Iptu Rudiana membantah keras, dengan mengatakan bahwa tuduhan yang selama ini diarahkan kepada kliennya itu merupakan fitnah dan pencemaran nama baik.

Usai sekian lama tak terlihat muncul di publik, akhirnya Iptu Rudiana bersedia untuk diwawancara media.

Iptu Rudiana dapat ditemui usai berziarah ke makam putranya Eky atau Muhammad Rizky Rudian.

Melalui kesempatan tersebut, Iptu Rudiana membantah bahwa dirinya selama ini menghilang.

Iptu Rudiana mengatakan bahwa dirinya tidak menghilang dan selama ini hanya mematuhi kode etik serta taat kepada kepolisian.


Iptu Rudiana. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

"Kepada seluruh warga Indonesia, saya sampaikan, saya bukan menghilang," ujar Iptu Rudiana kepada tvOne.

"Namun karena saya sebagai anggota kepolisian yang masih aktif, tentunya saya taat pada aturan-aturan di kepolisian dan kode etik," sambungnya.

Kapolsek Kapetakan tersebut mengaku bahwa selama ini dirinya masih bekerja seperti biasa dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat.

Ia pun mengatakan baru bersedia diwanwancara setelah didampingi oleh pengacara, di antaranya Pitra Romadoni dan Elza Syarief.

Sebagaimana diketahui, Iptu Rudiana dibela oleh 60 pengacara yang tergabung dalam Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (Perhakhi).

"Tentunya Alhamdulillah saya sudah didampingi lawyer saya, Bang Pitra dan Bu Elza," ujar ayah mendiang Eky.

"Mereka secara sukarela membantu saya untuk meluruskan yang selama ini beredar di dunia, yang seolah saya digiring sebagai seseorang yang bersalah," sambungnya.


Iptu Rudiana. Sumber: tvOne
 

Mengenai tudingan yang selama ini mengarah kepadanya, Iptu Rudiana mengakui bahwa dampaknya sangat berat terhadap keluarganya.

"Berkaitan dengan informasi yang beredar di media sekarang dan lain-lain, tentunya sangat besar saya rasakan, terutama buat anak saya, keluarga, semua yang di rumah. Berkaitan dengan sehari-hari di sekolah maupun dalam pergaulan," ujar Iptu Rudiana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sangat berat, namun demikian kami tetap kuat, kami tetap tabah, yakinlah bahwa kebenaran itu dilindungi Allah Yang Maha Kuasa," sambungnya.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT