News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah 15 Tahun Mengabdi jadi Pilot Garuda, Kini Pilih Resign, Setelah Keluar Baru Berani Akui kalau Dia Tidak Kuat lagi untuk Urusan…

Pilot Garuda Indonesia ini memilih resign meski sudah 15 tahun mengabdi. Dalam pengakuannya, sang pilot tidak kuat lagi untuk beberapa urusan ini. Seperti apa?
Selasa, 6 Agustus 2024 - 09:17 WIB
Captain Rizka Triansyah
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Sosok Captain Rizka Triansyah Leihitu diketahui telah 15 tahun menjadi pilot di Garuda Indonesia.

Di tengah perjalanan karirnya, Rizka memilih keluar dari maskapai ternama tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah taubat seorang pilot Garuda Indonesia ini sempat jadi perbincangan beberapa waktu lalu.

Dalam sebuah kesempatan, ia mengungkap bahwa menjadi pilot begitu membuatnya galau dan dilema.

Kisah taubatnya Capt Rizka Triansyah Leihitu, pilot yang sudah 15 tahun bekerja di Garuda Indonesia, cukup menarik untuk dibahas.

Pasalnya, Rizka memutuskan untuk keluar dari maskapai Garuda Indonesia padahal sudah lama bekerja di sana.

Setelah resmi meninggalkan pekerjaannya, Rizka baru berani mengungkap alasannya memilih berhenti bekerja.

Pada sebuah kesempatan, Captain Rizka Triansyah mengaku tak kuat lagi menjadi pilot untuk urusan ini saat penerbangan. Seperti apa?

Dikutip dari kanal YouTube Kasisolusi, berikut penuturan Rizka Triansyah Leihitu, mantan pilot yang sudah mengabdi 15 tahun di Garuda Indonesia.

Ketika masih bekerja sebagai pilot, Captain Rizka mengaku merasa dilema harus bekerja secara profesional.

Disisi lain harus menjalankan syariat Islam sebagai pegangan hidupnya di dunia. 

Saat disinggung soal syariat Islam yang dimaksud, ia mengaku masalahnya bukan pada jam salat.

Rizka mengaku masih bisa menjalani salat 5 waktu selama menjadi pilot di Garuda.

Karena dirinya tetap bisa melaksanakan salat 5 waktu di kabin pesawat, sebelum ataupun setelah penerbangan.

Lantas apa yang menjadi tantangan besar bagi Rizka selama menjadi pilot di Garuda Indonesia?

Rizka Triansyah Leihitu mengaku tidak nyaman dan tidak kuat dengan kebiasaan bersalaman dengan pramugari atau lawan jenis yang kerap dilakukan saat berpapasan.

"Ada culture di Indonesia kita harus salaman. Lu ngasih tangan aja gini akhirnya begitu gua, itu butuh proses,” kata Captain Rizka menjelaskan.

Namun secara bertahap Rizka mengaku bisa menghindari salaman dengan lawan jenis dengan beralasan sudah punya wudhu dan takut batal kemudian.

“Awalnya nggak enak sampai akhirnya gue belajar lagi gue bilang 'Sorry gua udah punya wudhu', soalnya mereka udah nggak bisa berani sentuh," imbuhnya.

Tantangan yang kedua adalah harus menatap setiap kru pesawatnya untuk memastikan keamanan penerbangan.

Tentunya berat bagi dirinya jika harus menatap lawan jenis karena bertentangan dengan prinsip dalam Islam serta tanggung jawabnya sebagai seorang suami.

"Kita harus tegur sapa ya. Terus terang gua masih belum bisa yang begini (menunduk). Tapi itu juga bukan tanpa alasan, gua harus profiling kru gua," ujar Rizka.

"Nggak mungkin dong gua terlalu saklek, terus akhirnya jadi mudarat buat semua orang," sambungnya.

Capt Rizka juga menyebutkan alasan terbesarnya ingin mundur sebagai pilot Garuda Indonesia walau sudah 15 tahun bekerja di sana.

Rupanya, Rizka ingin mengejar cita-citanya untuk bisa memperdalam ilmu agama, belajar bahasa Arab, hingga tinggal di Jazirah Arab.

Di sisi lain, Captain Rizka menganggap bahwa pilot sebagai profesi yang membawa keberkahan dan sangat mulia.

Sebab, bisa dikatakan dengan mengantarkan orang safar, apalagi tujuannya adalah menuju Tanah Suci, maka ia turut mendapat pahala perjalanan.

"Jadi pilot itu berkah loh. Lu nganter orang safar, lu sendiri jadi ikut safar. Apalagi kalo lu nganternya ke Tanah Suci. MasyaAllah," jelasnya.

Rizka mengaku punya keinginan besar untuk bisa tinggal di daerah Arab karena dapat dengan mudah bepergian ke Tanah Suci setiap saat.

Dengan berbekal pengalaman serta kemampuannya sebagai pilot pesawat, Rizka mengaku sudah melamar di berbagai maskapai negara-negara jazirah Arab.

“Gua pikir mana jalan yang paling mudah buat gua ke sana, dengan skill yang gua miliki gua apply pilot di negara-negara jazirah Arab,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Rizka mengaku sama sekali tidak ingin melupakan Indonesia sebagai tanah airnya, sehingga ia akan tetap berkontribusi untuk Tanah Air sebagai penyumbang devisa negara.

“Gua pekerja, gua akan jadi TKI di sana, pejuang devisa buat Indonesia, jadi gua tetap kontribusi buat negara ini,” tutup Rizka Triansyah Leihitu. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Red Sparks Ketar-ketir, Media Korea Selatan Spill Tim yang Akan Megawati Hangestri Pilih Jika Comeback ke V League

Red Sparks Ketar-ketir, Media Korea Selatan Spill Tim yang Akan Megawati Hangestri Pilih Jika Comeback ke V League

Peluang Megawati Hangestri kembali ke V-League kembali mencuat, setelah bintang voli Indonesia itu dikabarkan berubah pikiran dalam beberapa hari terakhir.
Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Bermain di Ningbo Olympic Sports Centre, China, pada Jumat (10/4/2026), siang WIB, Jonatan Christie kalah dua game langsung 21-23 dan 17-21.
Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Jakarta Electric PLN Mobile berada di peringkat ketiga, sementara Popsivo Polwan masih terpuruk di dasar klasemen. Selisih posisi tersebut menjadikan laga ini sebagai momentum
Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia mulai mencuri perhatian pengamat sepak bola Eropa setelah dinilai memiliki kualitas yang tak kalah, bahkan lebih unggul dari rival regionalnya.
Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, ungkap kabar buruk jelang pertandingan krusial pekan ke-27 Super League 2025-2026 melawan Bali United pada Minggu (12/4/2026).
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Duel Dua Tim Pesakitan akan Buka Hari Kedua Seri Solo

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Duel Dua Tim Pesakitan akan Buka Hari Kedua Seri Solo

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Jumat 10 April yang akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT