News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terawangan Wanita Indigo ini Bilang Pelaku Kasus Vina Cirebon Bukan 8 Orang yang Dihukum? ke Uya Kuya Bilang Pelaku Sebenarnya Sudah...

Terawangan wanita indigo ini bilang pelaku kasus Vina Cirebon itu bukan 8 orang yang dihukum. Lantas, siapa pelaku sebenarnya? Simak artikelnya berikut ini
Selasa, 6 Agustus 2024 - 23:38 WIB
Terawangan Wanita Indigo, Chacha Caroline soal Kasus Vina Cirebon
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Terawangan wanita indigo ini bilang pelaku kasus Vina Cirebon itu bukan 8 orang yang dihukum. Lantas, siapa pelaku sebenarnya?

Kasus kematian Vina Cirebon masih menjadi sorotan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vina dan Eky menjadi korban pembunuhan oleh komplotan geng motor Cirebon pada 2016 silam.

Sebelum dibunuh, gadis remaja itu menjadi korban pemerkosaan.

Ada delapan orang yang telah dipenjara terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Satu terpidana, Saka Tatal telah bebas dan tujuh lainnya masih mendekam di balik jeruji besi.

Sementara itu, tujuh terpidana lainnya ialah Rivaldi Aditya Wardana, Eko Ramadhani, Hadi Saputra, Jaya, Eka Sandi, Sudirman, dan Supriyanto.

Saat peristiwa tragis itu terjadi, Saka Tatal satu-satunya tersangka yang masih di bawah umur.  Hal ini membuatnya divonis penjara hanya 8 tahun.

Kemudian, Saka Tatal mendapat keringan sehingga dia hanya menjalani hukuman hanya sekitar 4 tahun.

Usai bebas, Saka Tatal bersama tim kuasa hukumnya mengajukan Peninjauan Kembali (PK) untuk memulihkan namanya.

Mantan terpidana itu merasa dirinya tak terlibat dalam kasus kematian Vina dan Eky.


Chacha Caroline terawang kasus Vina. Sumber: kolase tvOnenews.com

Terbaru, wanita indigo bernama Chacha Caroline mengungkap pelaku sebenarnya kasus kematian Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky. 

Di hadapan Uya Kuya, Chacha Caroline mencoba menerawang identitas asli sang pelaku pembunuhan Vina dan Eky.

Menurutnya, sosok Linda yang sempat dirasuki arwah Vina mengetahui peristiwa sebenarnya. Sebab Linda ada di waktu kejadian.

“Sesuai penglihatan aku, Linda itu saat kejadian itu dia ada di situ,” kata Chacha Caroline dilansir dari kanal YouTube Uya Kuya TV.

Kemudian, wanita indigo ini menyebut salah satu pelakunya masih wara-wiri di media.

“Ada satu cowok di situ ada salah satu tersangka wara-wiri tapi gak ada yang notice kalau dia itu salah satu pelaku,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak tanggung-tanggung, Chacha juga membongkar bahwa anak bupati juga terlibat dalam kasus Vina.

"Bupati ada dua, karena dua-duanya juga pelaku. Cuma yang satu awalnya masih ada di Jakarta terus film Vina tayang, agak minggir dikit ke ke pelosok nih, perbatasan Jawa Barat," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT