GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Saka Tatal Sumpah Pocong, Ahli Metafisika Ungkap Pesan Penting Ini: Sesuatu Akan...

Setelah Saka Tatal sumpah pocong di Padepokan Amparan Jati Cirebon, ahli metafisika ungkap pesan penting ini. Seperti apa?  Simak artikelnya berikut ini...
Senin, 12 Agustus 2024 - 16:15 WIB
Setelah Saka Tatal Sumpah Pocong, Ahli Metafisika Ungkap Pesan Penting Ini
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Setelah Saka Tatal sumpah pocong, ahli metafisika ungkap pesan penting ini. 

Saka Tatal melakukan ritual sumpah pocong dan disaksikan masyarakat luas di Padepokan Amparan Jati Cirebon. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemuda 23 tahun ini nekat menjalani sumpah pocong untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah dalam kasus kematian Vina Cirebon. 

Sementara itu, Iptu Rudiana yang pertama kali melontarkan ide sumpah yang sakral tersebut justru tidak datang.

Sumpah pocong Saka Tatal ini juga turut mendapat perhatian dari praktisi supranatural.

Ahli metafisika Velline Ratu Ayu memberikan pesan ini kepada Saka Tatal usai menjalani ritual sumpah pocong. Seperti apa? Simak artikelnya berikut ini.


Saka Tatal. Sumber: kolase tvOnenews.com

Perdebatan soal sumpah pocong untuk membuktikan kebenaran dalam kasus Vina Cirebon, akhirnya terjawab. 

Saka Tatal memberanikan diri untuk melakukan sumpah pocong pada (9/8/2024).

Mantan terpidana kasus Vina Cirebon itu ingin meyakinkan pada masyarakat bahwa dirinya tak terlibat atas kematian Vina dan Eky.

Selain itu, dia juga bersumpah bahwa kasus Vina merupakan rekayasa dari ayah Eky, Iptu Rudiana. 

Sumpah keramat itu dipimpin langsung oleh pimpinan Padepokan Amparan Jati Cirebon, Raden Gilap Sugiono.

Namun, pihak Iptu Rudiana yang pertama kali melontarkan soal sumpah pocong, tidak terlihat ada di lokasi.

Sumpah pocong dinilai merupakan sebuah tradisi yang begitu sakral.

Inilah upaya terakhir yang biasanya dilakukan seseorang untuk membuktikan bahwa dirinya benar. 

Sebab, apabila tidak benar atau melakukan kebohongan, disebut-sebut akan ada laknat dan azab yang menimpa dari Sang Pencipta.


Saka Tatal. Sumber: tvOne

Ahli metafisika Velline Ratu Ayu mengatakan bahwa sumpah pocong yang dilakukan Saka Tatal ialah sebagai bentuk keresahan dari dalam dirinya.

Saka Tatal merasa dia menjadi korban fitnah pembunuhan Vina dan kekasihnya, Eky pada 2016 silam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sumpah pocong yang diungkapkan seseorang ini wujud dari rasa kekhawatiran, wujud ingin membuktikan kebenaran,” kata Velline Ratu Ayu dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Waswas.

Velline juga menyebutkan seseorang yang melakukan sumpah pocong itu merupakan wujud proteksi diri. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT