GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Film Karya Anak Bangsa "Before, Now & Then" Masuk Kompetisi Utama Festival Film Berlin

Film baru “Before, Now & Then” atau “Nana” karya sutradara Kamila Andini berhasil masuk dalam daftar program kompetisi utama Festival Film Internasional Berlin dan akan melakukan pemutaran perdananya di gelaran tersebut.
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:27 WIB
Film "Before, Now & Then" masuk kompetisi utama Festival Film Berlin
Sumber :
  • (instagram.com/kamilandini)

Jakarta - Film baru “Before, Now & Then” atau “Nana” karya sutradara Kamila Andini berhasil masuk dalam daftar program kompetisi utama Festival Film Internasional Berlin dan akan melakukan pemutaran perdananya di gelaran tersebut.

Kabar itu diumumkan oleh penyelenggara festival pada Rabu (19/1) waktu setempat yang juga disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube resminya. Festival yang dikenal dengan sebutan Berlinale itu dijadwalkan digelar pada 10 hingga 20 Februari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Before, Now & Then” bersaing dengan 17 film lain dari berbagai negara yang akan memperebutkan piala penghargaan Golden Bear dan Silver Bears di festival edisi ke-72 itu.

Film ini diproduseri oleh Ifa Isfansyah dan Gita Fara serta dibintangi oleh Happy Salma, Laura Basuki, Arswendy Bening Swara, dan Ibnu Jamil.

“Masih agak tidak percaya (bisa masuk) karena (festival) Berlin kan banyak, ya, programnya, ada Panorama, Forum, Generation, dan seterusnya, kadang-kadang nggak berani mimpi untuk bisa ke kompetisi utamanya,” kata Ifa saat dihubungi pada Rabu (19/1).

Menurutnya, kabar baik tersebut datang seperti membawa angin segar dan energi bagi perfilman Indonesia di awal tahun dan di tengah pandemi yang masih berlangsung. “Saya juga bisa bilang ini pencapaian tertinggi saya sebagai produser dan Kamila Andini sebagai sutradara serta tim Fourcolours. Kami belum pernah ada pencapaian film yang di titik seperti ini,” ujarnya.

Film berbahasa Sunda ini diangkat berdasarkan kisah hidup Raden Nana Sunani yang diadaptasi dari salah satu bab dalam novel “Jais Darga Namaku” karya Ahda Imran.

Nana melarikan diri dari kota kelahiran saat gerombolan orang datang ingin mempersuntingnya. Ia kemudian menetap di Bandung dan menikah dengan laki-laki yang berasal dari keluarga menak. Nana bertemu dengan perempuan simpanan suaminya, tetapi keduanya juga saling memberi dukungan sebagai sesama perempuan yang hidup pada tahun 1960-an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah serta gambaran karakter dalam “Before, Now & Then”, kata Ifa, dituturkan secara personal sekaligus menampilkan lapisan lain yang menyinggung sejarah Indonesia pada masa itu.

Ifa mengatakan, sejauh ini tim produksi masih mempersiapkan dan mengusahakan agar bisa melakukan perjalanan untuk menghadiri festival tersebut secara langsung, mengingat aturan perjalanan bisa berubah secara cepat saat pandemi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tradisi Makan Bandeng Bersama di Tambak, Cara Warga Pesisir Pantura Pati Sambut Ramadhan

Tradisi Makan Bandeng Bersama di Tambak, Cara Warga Pesisir Pantura Pati Sambut Ramadhan

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar tradisi makan bersama di area tambak.
Mulai Hidup Sehat, Ini 3 Cara Tanpa Ribet dan Tetap Hemat

Mulai Hidup Sehat, Ini 3 Cara Tanpa Ribet dan Tetap Hemat

BRI memahami kebutuhan nasabahnya untuk tetap hidup sehat dengan cara yang hemat. Oleh karena itu, BRI melakukan kolaborasi spesial bersama Re.juve.
Ayah di Magetan Tega Bakar Mulut Bayi Berusia Tujuh Hari dengan Korek Gas, Keluarga Laporkan ke Polisi

Ayah di Magetan Tega Bakar Mulut Bayi Berusia Tujuh Hari dengan Korek Gas, Keluarga Laporkan ke Polisi

Seorang ayah bernama Guritno (43) melakukan tindakan kekerasan yang memilukan terhadap anaknya yang baru lahir tujuh hari dengan menyulut api ke bagian mulut bayi menggunakan korek gas.
3 Nama Pemain Naturalisasi Era STY yang Disingkirkan John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

3 Nama Pemain Naturalisasi Era STY yang Disingkirkan John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Siapa saja pemain naturalisasi era STY yang diprediksi akan disingkirkan John Herdman dan tidak bisa bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?
Budi Karya Sumadi Mangkir Panggilan KPK Hari Ini

Budi Karya Sumadi Mangkir Panggilan KPK Hari Ini

Menteri Perhubungan periode 2019-2024, Budi Karya Sumadi (BKS) tak penuhi pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Rabu (18/2/2026).
Red Sparks Kembali Takluk dari AI Peppers, Catat 11 Kekalahan Beruntun di Liga Voli Korea

Red Sparks Kembali Takluk dari AI Peppers, Catat 11 Kekalahan Beruntun di Liga Voli Korea

Jung Kwan Jang Red Sparks kembali menelan kekalahan setelah takluk 3-2 dari AI Peppers, memperpanjang rekor buruk mereka menjadi 11 kekalahan beruntun. (18/2).

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT